INDUSTRY.co.id - JAKARTA — Industri wisata medis (medical tourism) di Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya opsi pengobatan berkualitas, Medisata—perusahaan pionir yang bergerak di bidang layanan konsultasi dan fasilitator berobat luar negeri—kini bersiap menyambut tonggak sejarah satu dekade perjalanannya.

Sejak pertama kali beroperasi pada Juni 2017, Medisata secara konsisten hadir untuk mendampingi ratusan ribu pasien asal Indonesia dalam mendapatkan pendapat kedua (second opinion) maupun melakukan skrining kesehatan berkala (medical check-up) di berbagai rumah sakit terkemuka di Malaysia dan Singapura.

Berawal dari Pengalaman Pribadi

Di balik rekam jejak Medisata, ada cerita pendirian yang berakar dari pengalaman emosional sang pendiri, Andri Apriyadi. Cerita berdirinya Medisata mungkin terdengar cukup klise bagi sebagian orang, namun dampaknya terasa nyata bagi ribuan keluarga Indonesia. Semuanya bermula ketika Andri berjuang mencari opsi pengobatan alternatif untuk orang tuanya hingga ke Penang, Malaysia.

Pengalaman langsung merasakan efisiensi, aksesibilitas, serta kualitas pelayanan kesehatan di negara tetangga tersebut menggugah empati Andri. Meski tidak memiliki latar belakang di bidang medis, Andri bertekad untuk membantu masyarakat Indonesia lain yang mengalami kebimbangan serupa dalam mencari opsi pengobatan. Berbekal niat tulus dan pengetahuan seadanya pada saat itu, ia memberanikan diri merintis Medisata.

"Lewat Medisata, saya bertekad bisa membantu banyak orang yang membutuhkan second opinion atau yang ingin melakukan medical check-up," ujar Andri Apriyadi. "Hingga hari ini, senang sekali rasanya saat membaca begitu banyak testimoni dari para pasien yang berhasil pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga setelah berobat. Beberapa kisah pasien bisa dilihat di Instagram Medisata @medisataindoensia"

Angka Pertumbuhan dan Target Ekspansi

Perjuangan yang dimulai dari skala kecil tersebut kini telah membuah hasil. Saat ini, Medisata melayani ribuan pasien setiap tahunnya, dengan angka pertumbuhan yang terus meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun. Kredibilitas yang dibangun berlandaskan transparansi dan layanan tanpa biaya tambahan menjadikan Medisata sebagai salah satu fasilitator wisata medis paling terpercaya di tanah air.

Memasuki fase menuju 10 tahun berkarya, Medisata tidak berencana untuk berpuas diri. Andri menegaskan komitmennya untuk terus berkembang. Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, Medisata menargetkan untuk memperbesar skala jangkauan hingga dua kali lipat dari posisi saat ini.

Strategi utama yang akan diusung meliputi dua pilar penting. Pertama, Medisata akan gencar mengedukasi publik dan mengkampanyekan pentingnya mencari second opinion medis pada kasus-kasus kritis, serta menanamkan budaya medical check-up secara rutin sebagai langkah preventif. Kedua, perusahaan siap melakukan ekspansi bisnis dengan memperluas jaringan kemitraan (partner network) hingga ke berbagai daerah di seluruh pelosok Indonesia.

Melalui langkah ekspansi dan edukasi berkelanjutan ini, Medisata berkomitmen untuk terus menjembatani masyarakat Indonesia menuju akses pelayanan kesehatan internasional yang lebih mudah, aman, dan terjangkau.