INDUSTRY.co.id - JAKARTA — Seni kaligrafi hadir di tengah kawasan bisnis Mega Kuningan, Jakarta, melalui pameran yang digelar di Main Lobby World Capital Tower pada 16–18 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan apresiasi seni dengan kegiatan sosial melalui penjualan amal.

Pameran ini diselenggarakan oleh Asosiasi Kaligrafi Indonesia, Indonesia Calligraphy and Painting Institute, dan Chindo Business Center, dengan World Capital Tower sebagai lokasi penyelenggaraan. Kehadiran pameran menjadi bagian dari upaya membawa seni kaligrafi lebih dekat dengan masyarakat, khususnya pekerja, tenant, dan pengunjung kawasan perkantoran.

Empat kaligrafer, yakni Fang Fujie, Hu Sudan, Liu Haoyi, dan Juan Yuan Chun, menampilkan karya mereka dalam pameran tersebut. Keempat seniman memiliki pengalaman di bidang kaligrafi dan seni yang tercermin dari keterlibatan mereka dalam berbagai pameran, penghargaan, maupun kegiatan seni dan budaya.

Tak hanya berorientasi pada apresiasi seni, pameran tersebut juga membawa misi sosial. Penjualan karya dalam kegiatan amal ini ditujukan untuk membantu masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa pada Agustus 2026.

Bagi World Capital Tower, penyelenggaraan pameran kaligrafi di area Main Lobby memperluas fungsi gedung perkantoran sebagai ruang yang dapat mengakomodasi aktivitas seni dan komunitas. Kehadiran kegiatan tersebut sekaligus memberikan pengalaman tambahan bagi tenant dan pengunjung di luar aktivitas bisnis sehari-hari.

“Dengan menghadirkan pameran kaligrafi di area Main Lobby, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi komunitas perkantoran di Mega Kuningan untuk mengenal dan mengapresiasi seni kaligrafi secara lebih dekat, sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan yang memiliki nilai sosial,” demikian keterangan penyelenggara.

World Capital Tower merupakan gedung perkantoran Grade A yang berada di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Gedung yang dikembangkan oleh PT Pollux Properties Indonesia Tbk dan PT Mega Kuningan International tersebut memiliki 69 lantai dan menyediakan ruang perkantoran premium beserta fasilitas dan layanan untuk perusahaan, tenant, maupun pengunjung.

Sementara itu, Asosiasi Kaligrafi Indonesia berfokus pada pengembangan, pelestarian, dan promosi seni kaligrafi di Indonesia melalui pameran, edukasi, serta berbagai aktivitas seni dan budaya. Indonesia Calligraphy and Painting Institute juga bergerak dalam pengembangan seni kaligrafi dan seni lukis melalui pameran, workshop, serta program pertukaran dan apresiasi seni.

Adapun Chindo Business Center merupakan platform yang mendukung hubungan bisnis dan kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok. Layanannya mencakup business reception, riset dan investasi, pendirian perusahaan, legal, perpajakan, visa, human resources, marketing, hingga penyelenggaraan kegiatan dan pameran.