INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Korea International Trade Association (KITA) akan berkolaborasi dalam pengembangan sektor perdagangan elektronik atau e-commerce.
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani menilai sektor e-commerce menjadi salah satu aspek utama dari kolaborasi antara Indonesia dan Korea.
"Kami akan mengoptimalkan keberadaan platform perdagangan tersebut," ungkap Shinta melalui keterangan tertulisnya di Jakarta (5/9/2017).
Ia menambahkan, kani lebih mengoptimalkan e-commerce yang ada jika dibandingkan dengan mengembangkan yang baru. "Kita lihat peluang apa yang belum dimaksimalkan," terangnya.
Shinta menjelaskan pihaknya berupaya menghilangkan hambatan dagang yang selama ini ada antara Indonesia dan Korea. Salah satunya dengan pendekatan yang dilakukan melalui kerja sama pelaku usaha di kedua negara.
"Hambatan dagang gimana caranya bisa diselesaikan bersama dengan involvement dari private sector," jelasnya.
Dengan kerja sama yang ada antara para pelaku usaha di dua negara, sambungnya, akan dapat menjadi masukan bagi pemerintah. Pasalnya, perundingan perjanjian kerja sama antara Indonesia dan Korea masih belum menemukan titik tengah.
Seperti diketahui, perundingan Indonesia dan Korea Selatan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) terhenti sejak 2014. Kedua negara disebut belum menemui titik tengah klausul yang diajukan masing-masing pihak.
Saat itu, negoisiasi Indonesia dan Korsel masih berkutat dalam tarik ulur pembukaan pos tarif. RI menysyaratkan Negeri Gingseng membawa masuk investasi di sektor tertentu jika ingin pemerintah meringankan bea masuk menjadi 0 persen.