INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pengusaha nasional sekaligus anggota DPR RI, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta. Rachmat Gobel wafat dalam usia 63 tahun di RS Brawijaya Tebet, Jakarta.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak keluarga serta informasi di Instagram-nya, Rachmat Gobel meninggalkan istri, Retno Damayanti, serta dua anak, Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu dan keluarga besarnya.
Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan. Sementara prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Gorontalo.
Mengenang Sosok Rahmat Gobel
Rahmat Gobel adalah pengusaha dan politikus Indonesia yang dikenal sebagai tokoh industri elektronik nasional sekaligus mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia. Ia merupakan salah satu figur yang berperan dalam pengembangan industri manufaktur, perdagangan, dan hubungan ekonomi Indonesia dengan berbagai negara, khususnya Jepang.
Rahmat Gobel lahir di Jakarta pada 3 September 1962. Ia merupakan putra dari Thayeb Mohammad Gobel, pendiri Gobel Group, perusahaan nasional yang dikenal sebagai pelopor industri elektronik di Indonesia melalui kemitraannya dengan Panasonic.
Sejak muda, Rahmat Gobel telah dipersiapkan untuk melanjutkan kepemimpinan bisnis keluarga. Ia menempuh pendidikan di Jepang, yang kemudian membentuk pandangannya mengenai pentingnya inovasi, efisiensi, dan kualitas dalam dunia industri.
Karier di Dunia Usaha
Rahmat Gobel memulai kariernya di lingkungan Gobel Group, sebelum kemudian dipercaya memimpin perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, Gobel Group memperluas bisnis di berbagai sektor, mulai dari elektronik, manufaktur, perdagangan, logistik, hingga energi.
Salah satu pencapaian pentingnya adalah memperkuat kemitraan strategis dengan Panasonic Corporation Jepang, sehingga Indonesia menjadi salah satu basis produksi elektronik Panasonic di kawasan Asia.
Selain mengembangkan bisnis, Rahmat Gobel juga aktif mendorong peningkatan penggunaan komponen dalam negeri, pengembangan sumber daya manusia industri, serta peningkatan daya saing manufaktur Indonesia.
Rahmat Gobel pernah menjabat sebagai, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel), Ketua Jepang-Indonesia Association (JAPINDA), Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Pengurus berbagai organisasi bisnis dan industri nasional maupun internasional.
Ia dikenal aktif memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-Jepang dan mendorong investasi asing di sektor industri.
Pada 27 Oktober 2014, Presiden Joko Widodo menunjuk Rahmat Gobel sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia dalam Kabinet Kerja.
Selama menjabat, ia fokus pada memperkuat ekspor nasional, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, meningkatkan perlindungan konsumen, memperluas akses produk Indonesia ke pasar internasional.
Masa jabatannya sebagai Menteri Perdagangan berlangsung hingga 12 Agustus 2015.
Karier Politik
Setelah tidak lagi menjadi menteri, Rahmat Gobel bergabung dengan Partai NasDem.
Pada Pemilu 2019, ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan Gorontalo.
Pada 1 Oktober 2019, Rahmat Gobel dipercaya menjadi Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024 yang membidangi koordinasi ekonomi dan keuangan. Dalam posisinya tersebut, ia aktif mendorong penguatan industri nasional, pengembangan UMKM, ketahanan pangan, investasi, dan pemerataan pembangunan kawasan timur Indonesia.
Pada Pemilu 2024, Rahmat Gobel kembali terpilih sebagai anggota DPR RI mewakili Provinsi Gorontalo.
Rahmat Gobel dikenal sebagai tokoh yang konsisten mengusung konsep industrialisasi berbasis nilai tambah. Menurutnya, Indonesia perlu memperkuat sektor manufaktur agar tidak hanya menjadi pasar bagi produk impor, tetapi juga menjadi pusat produksi yang mampu bersaing di pasar global.
Ia juga sering menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam, penguatan industri nasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, kerja sama ekonomi internasional yang saling menguntungkan.
Selama berkarier di dunia usaha dan pemerintahan, Rahmat Gobel menerima berbagai penghargaan dari organisasi bisnis dan lembaga nasional maupun internasional atas kontribusinya terhadap pengembangan industri, perdagangan, dan hubungan ekonomi Indonesia dengan Jepang.
Rahmat Gobel merupakan salah satu tokoh yang menjembatani dunia usaha dan kebijakan publik. Pengalamannya memimpin perusahaan manufaktur besar serta kiprahnya di pemerintahan dan parlemen menjadikannya sosok yang kerap menyuarakan pentingnya penguatan industri nasional sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia