INDUSTRY.co.id - Jakarta – NTT DATA memperkuat transformasinya sebagai perusahaan layanan berbasis AI-native melalui kemitraan strategis dengan Cursor, platform AI coding multi-model. Kolaborasi ini ditujukan untuk mempercepat modernisasi sistem enterprise, meningkatkan efisiensi pengembangan perangkat lunak, serta memperkuat tata kelola AI di lingkungan perusahaan.
Dalam pengumuman yang disampaikan pada Kamis (25/6), NTT DATA menjelaskan bahwa AI agent milik Cursor akan diintegrasikan ke dalam model software engineering dan delivery global perusahaan. Teknologi tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu merancang, membangun, hingga memodernisasi sistem enterprise secara lebih cepat dan terkendali, sekaligus memenuhi kebutuhan tata kelola perusahaan.
Melalui kolaborasi ini, NTT DATA juga mempercepat modernisasi sistem legacy milik pelanggan, mendukung transformasi cloud dan AI, serta menciptakan konsistensi yang lebih baik di berbagai lingkungan pengembangan aplikasi. Integrasi AI agent langsung ke dalam proses engineering memungkinkan pengembangan aplikasi tetap selaras dengan strategi AI perusahaan secara menyeluruh sekaligus memperkuat portofolio layanan full-stack yang dimiliki NTT DATA.
CEO and Chief AI Officer NTT DATA Inc., Abhijit Dubey, menilai modernisasi enterprise kini telah memasuki babak baru, di mana AI menjadi fondasi utama dalam pengembangan perangkat lunak.
"Modernisasi enterprise saat ini tidak lagi sekadar memindahkan sistem ke cloud, tetapi juga membayangkan kembali bagaimana perangkat lunak dibangun dan dioperasikan di era AI. Melalui kemitraan dengan Cursor, kami akan menempatkan AI di inti model engineering dan delivery kami, sehingga memungkinkan modernisasi yang lebih cepat, konsistensi yang lebih baik dalam skala besar, dan nilai yang lebih tinggi bagi klien. Dengan menerapkan kapabilitas ini terlebih dahulu di lingkungan bisnis kami sendiri, kami dapat membantu organisasi mengadopsi AI dengan lebih percaya diri, memiliki tata kelola yang lebih kuat, serta menghasilkan dampak yang terukur," ujar Abhijit Dubey.
Cursor sendiri merupakan platform AI coding yang mampu membantu pengembang menulis, meninjau, memperbaiki, hingga memodernisasi kode dengan memahami keseluruhan codebase melalui berbagai model AI. Bagi NTT DATA, platform tersebut menghadirkan kemampuan AI-native yang dipadukan dengan tata kelola berstandar enterprise, termasuk fitur privacy mode tingkat organisasi, Single Sign-On (SSO), administrasi terpusat, kontrol AI agent yang rinci, serta kebijakan yang dapat diaudit.
Dengan kombinasi tersebut, proses modernisasi sistem diharapkan berlangsung lebih cepat tanpa mengurangi aspek keamanan, konsistensi, maupun kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan.
Kemitraan ini juga memberikan manfaat bagi pelanggan NTT DATA yang ingin mengadopsi AI dalam skala besar. Perusahaan mengklaim mampu membantu organisasi mempercepat transformasi AI dan modernisasi sistem maupun codebase legacy secara aman dan bertanggung jawab, tanpa mengorbankan keselarasan dengan strategi AI perusahaan.
Chief Operating Officer Cursor, Jordan Topoleski, mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan bagaimana AI dapat mengubah proses pengembangan perangkat lunak di tingkat enterprise.
"NTT DATA menempatkan AI sebagai inti dari cara para insinyur memodernisasi sistem yang kompleks. Dengan menggabungkan AI agent dari Cursor, tata kelola berstandar enterprise, dan pendekatan enablement yang terstruktur, NTT DATA menunjukkan bagaimana AI dapat mengubah cara perangkat lunak dibangun dan dikirimkan dalam skala global. Kami bangga dapat mendukung tim NTT DATA dalam menghadirkan kapabilitas ini kepada perusahaan-perusahaan di seluruh dunia," kata Jordan Topoleski.
Pada tahap awal implementasi, NTT DATA akan menerapkan Cursor Enterprise kepada tim engineering prioritas. Penerapan tersebut selanjutnya akan diperluas secara bertahap ke berbagai wilayah operasional perusahaan. Selain itu, NTT DATA juga berencana membentuk Cursor Center of Excellence untuk mempercepat adopsi kapabilitas AI tersebut di berbagai praktik bisnis dan sektor industri secara global.