INDUSTRY.co.id - Jakarta, Di tengah arus transformasi layanan publik yang semakin terdigitalisasi, PT TASPEN (Persero) memperluas jejak pelayanannya melalui kehadiran di 134 Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia, sekaligus menguatkan integrasi layanan lewat MPP Digital Nasional.

Langkah ini diposisikan sebagai upaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih terhubung bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pensiunan, hingga ahli waris—kelompok yang selama ini menjadi inti layanan jaminan sosial TASPEN.

Di tengah peresmian 8 MPP Semester I 2026 di Jakarta, Menteri PANRB Rini Widyantini memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut. Ia menekankan bahwa MPP harus menjadi ruang layanan yang hidup, bukan sekadar tempat administrasi.

“Pastikan kehadiran MPP berperan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat konsultasi, namun harus menjadi kanal layanan yang aktif dan konsisten,” ujarnya.

Ia juga menambahkan pengalamannya saat mengunjungi MPP di DKI Jakarta, di mana TASPEN dinilai aktif berinteraksi langsung dengan peserta layanan, khususnya pensiunan yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Kehadiran TASPEN di MPP memungkinkan berbagai layanan diakses dalam satu titik terpadu—mulai dari konsultasi, pengajuan klaim, hingga administrasi kepesertaan dan layanan pensiun. Model ini memperkuat konsep layanan satu pintu yang menghubungkan berbagai instansi dalam satu ekosistem pelayanan publik.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari perubahan cara kerja layanan publik yang lebih terintegrasi dan berbasis kebutuhan pengguna.

“Sebagai pengelola program jaminan sosial bagi ASN dan Pejabat Negara, TASPEN memandang Mal Pelayanan Publik sebagai simpul layanan yang mempertemukan berbagai kebutuhan masyarakat dalam satu ekosistem pelayanan yang terintegrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa integrasi layanan di MPP dan MPP Digital Nasional memungkinkan peserta mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

“Melalui kehadiran layanan TASPEN di MPP maupun aplikasi MPP Digital Nasional, peserta kini dapat mengakses layanan secara lebih mudah tanpa perlu datang ke kantor cabang tertentu,” lanjutnya.

Lebih jauh, TASPEN menempatkan transformasi ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju Center of Excellence layanan jaminan sosial, yang menitikberatkan pada pengalaman peserta, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi lintas lembaga.

Langkah tersebut juga disebut sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional serta kontribusi terhadap pencapaian Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.