- Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% di 2025, naik dari 5,03% di 2024
- PDB nominal tembus Rp 23.821 triliun — naik 40% dalam 5 tahun
- Pendapatan nasional per kapita 2025 mencapai Rp 61 juta
- 5 sektor dominasi 63,92% struktur ekonomi nasional
- Indonesia & Malaysia jadi satu-satunya negara ASEAN-5 yang akselerasi pertumbuhan
INDUSTRY.co.id — Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) resmi merilis publikasi "Pendapatan Nasional Indonesia 2021–2025" pada 22 Juni 2026. Data ini memberikan gambaran komprehensif tentang performa ekonomi Indonesia selama lima tahun terakhir, mencakup pertumbuhan PDB, struktur ekonomi, hingga posisi Indonesia di kancah regional dan global.
Pertumbuhan Ekonomi 2025: 5,11%
Ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan 5,11% pada tahun 2025, menandai akselerasi dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 5,03%. Pertumbuhan positif terjadi di hampir seluruh lapangan usaha dan seluruh komponen pengeluaran.
PDB Nominal Tembus Rp 23.821 Triliun
PDB atas dasar harga berlaku (nominal) mengalami peningkatan signifikan dari Rp 16.977 triliun pada 2021 menjadi Rp 23.821 triliun pada 2025 — naik sekitar 40% dalam 5 tahun. PDB per kapita 2025 mencapai sekitar Rp 83,7 juta.
Pendapatan Nasional Terus Naik
Pendapatan nasional Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang konsisten selama periode 2021–2025. Berikut perkembangannya:
| Tahun | Pendapatan Nasional | Per Kapita | Growth |
|---|---|---|---|
| 2021 | Rp 12.571 T | Rp 46,2 juta | Base |
| 2022 | Rp 14.394 T | Rp 52,3 juta | +14,5% |
| 2023 | Rp 15.150 T | Rp 54,7 juta | +5,3% |
| 2024 | Rp 16.015 T | Rp 56,9 juta | +5,7% |
| 2025 | Rp 17.363 T | Rp 61,0 juta | +8,4% |
Struktur Ekonomi: 5 Sektor Dominan
Lima lapangan usaha penyumbang terbesar PDB 2025 mendominasi 63,92% dari total ekonomi nasional. Struktur ini relatif tidak berubah selama periode 2021–2025.
Sektor Jasa Tumbuh Paling Kencang
Tahun 2025 menunjukkan dominasi sektor jasa dalam pertumbuhan ekonomi. Berikut peringkat sektor dengan pertumbuhan tertinggi:
Konsumsi Rumah Tangga: Tulang Punggung Ekonomi
Dari sisi pengeluaran, Konsumsi Rumah Tangga masih mendominasi struktur PDB dengan porsi 53,88% atau setara Rp 12.835 triliun.
Posisi Indonesia di ASEAN & Global
Indonesia dan Malaysia menjadi satu-satunya negara ASEAN-5 yang mengalami akselerasi pertumbuhan di 2025. Sementara itu, ASEAN-5 secara keseluruhan melambat dari 4,79% ke 4,55%.
Baca Juga: 7 Motor Listrik Rp15 Jutaan Terbaik 2026
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% pada tahun 2025, naik tipis dari 5,03% di tahun 2024. Pertumbuhan ini positif di hampir seluruh sektor dan komponen pengeluaran.
PDB nominal Indonesia 2025 mencapai Rp 23.821 triliun, naik sekitar 40% dari Rp 16.977 triliun pada tahun 2021. PDB per kapita mencapai sekitar Rp 83,7 juta.
Lima sektor terbesar adalah: Industri Pengolahan (19,07%), Perdagangan (13,17%), Pertanian (13,10%), Konstruksi (9,83%), dan Pertambangan (8,75%). Total kontribusi kelima sektor ini mencapai 63,92% PDB.
Pendapatan nasional per kapita tahun 2025 mencapai sekitar Rp 61 juta atau sekitar Rp 5,1 juta per bulan. Angka ini naik konsisten dari Rp 46,2 juta pada tahun 2021.
Indonesia dan Malaysia menjadi satu-satunya negara ASEAN-5 yang mengalami akselerasi pertumbuhan di 2025. Vietnam mencatat pertumbuhan tertinggi di ASEAN (8,02%), sementara ASEAN-5 secara keseluruhan melambat dari 4,79% ke 4,55%.
Sektor dengan pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya (9,93%), Jasa Perusahaan (9,10%), Transportasi & Pergudangan (8,78%), dan Informasi & Komunikasi (8,35%). Satu-satunya sektor yang kontraksi adalah Pertambangan (-0,66%).
Seluruh data berasal dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) "Pendapatan Nasional Indonesia 2021–2025" yang dirilis pada 22 Juni 2026.
- Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% di 2025, akselerasi dari 5,03% di 2024
- PDB nominal tembus Rp 23.821 triliun — naik 40% dalam 5 tahun (2021-2025)
- Pendapatan nasional per kapita mencapai Rp 61 juta/tahun atau ~Rp 5,1 juta/bulan
- 5 sektor dominan (Industri, Perdagangan, Pertanian, Konstruksi, Pertambangan) berkontribusi 63,92% PDB
- Sektor jasa tumbuh paling kencang, sementara Pertambangan satu-satunya sektor yang kontraksi
- Ekspor jadi komponen pengeluaran dengan pertumbuhan tercepat (+7,03%)
- Indonesia & Malaysia jadi satu-satunya negara ASEAN-5 yang akselerasi pertumbuhan di 2025
- Jumlah penduduk Indonesia 2025: 284,4 juta jiwa
Sumber: Publikasi BPS "Pendapatan Nasional Indonesia 2021–2025" (22 Juni 2026)