INDUSTRY.co.id - Jakarta - Gerakan pengembangan kepemimpinan mahasiswa kembali bergulir. Sebanyak 176 ribu mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari kawasan barat hingga timur, resmi bergabung dalam Novo Club Batch 4 yang digagas ParagonCorp.
Program yang telah berjalan sejak 2023 itu kini memasuki angkatan keempat dengan fokus membangun ekosistem nasional bagi mahasiswa agar menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.
Pembukaan Novo Club Batch 4 digelar secara hybrid pada Sabtu (25/4), menandai dimulainya perjalanan pengembangan selama 1,5 tahun bagi para peserta. Program ini dirancang sebagai ruang kolaboratif bagi mahasiswa untuk mengasah kapasitas kepemimpinan, menguji gagasan, sekaligus merancang solusi konkret atas berbagai persoalan sosial di masyarakat.
CEO Paragon Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI), Salman Subakat, mengatakan masa muda seharusnya menjadi fase untuk berani mengambil langkah, bukan sekadar menunggu momentum yang dianggap ideal.
“Masa muda bukan masa untuk menunggu. Masa muda adalah masa untuk mulai. Mulai mencoba. Mulai belajar. Mulai menentukan arah hidup,” ujar Salman dalam kegiatan Welcoming Novo Club Batch 4 yang mengusung tema Berani Berinovasi, Berdampak Tanpa Batas.
Menurut Salman, banyak perubahan besar lahir bukan dari mereka yang paling siap, melainkan dari individu yang berani melangkah lebih dulu. Ia menilai keberanian menjadi modal penting bagi generasi muda untuk membangun dampak yang lebih luas.
“Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Karena semua orang hebat hari ini pernah berada di titik yang sama: belum siap, tapi tetap melangkah,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Brian Yuliarto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi turut mengapresiasi inisiatif Novo Club. Ia menilai program seperti ini menjadi wadah penting untuk membentuk pola pikir, nilai, dan keberanian generasi muda dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
“Yang kita siapkan hari ini bagaimana cara berpikirnya, nilai yang dipegang, keberanian yang dimiliki untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan ketidakpastian,” ujar Brian.
Ia menambahkan, Novo Club menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mempertemukan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan kepemimpinan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
“Di sinilah gagasan diuji, nilai dibentuk, dan generasi masa depan Indonesia akan menemukan arah perannya,” lanjutnya.
Sejak pertama kali dibangun, Novo Club telah berkembang menjadi lebih dari sekadar program pelatihan. Selama 1,5 tahun, peserta akan menjalani proses pembelajaran yang dipadukan dengan praktik langsung di lapangan, termasuk membangun inisiatif sosial, menjalankan proyek kolaboratif, hingga menjadi penggerak komunitas di wilayah masing-masing.
Pendekatan tersebut tercermin dari capaian program yang telah melahirkan lebih dari 260 kegiatan dan inisiatif mahasiswa di berbagai daerah. Capaian itu menunjukkan bagaimana ide-ide yang lahir dari ruang diskusi dapat berkembang menjadi aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Tak berhenti di fase pembelajaran, Novo Club juga menghadirkan skema alumni empowerment yang membuka akses jejaring profesional dan peluang karier bagi para lulusannya. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan dampak yang dibangun mahasiswa dapat terus berlanjut dan berkembang.
Melalui Batch 4 ini, ParagonCorp berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga keberanian untuk mengeksekusi ide tersebut menjadi perubahan nyata, dimulai dari daerah masing-masing untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.