INDUSTRY.co.id - Jakarta – Komitmen Apple terhadap pasar Indonesia kian nyata. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut resmi membuka Apple Academy dan Apple Developer Institute di berbagai wilayah Indonesia yaitu, Jakarta, Surabaya, Tangerang, dan Batam.
Langkah ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam mendorong penguatan industri telepon seluler dan komputer table nasional, sekaligus mempercepat pengembangan talenta digital dalam negeri.
Pembukaan fasilitas terbaru yang berlokasi di The Autograph Tower, Jakarta, menjadi bagian dari implementasi nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia dan Apple.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekedar simbolis, melainkan bukti nyata komitmen jangka panjang Apple di Indonesia.
“Apple menunjukkan komitmen yang sagat baik dengan merealisasikan secara bertahap apa yang telah disepakati dalam MoU, mulai dari pengembangan akademi, institute, hingga pusat R&D,” kata Menperin Agus saat meresmikan Apple Academy di Jakarta, Selasa (21/4).
Menurutnya, kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kini semakin terintegrasi dengan pengembangan pusat inovasi, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah industri nasional.
Tak hanya itu pemerintah juga mengapresiasi kontribusi Apple dalam mencetak sumber daya manusia unggul di sektor teknologi. Program Apple Developer Academy dan Institute dinilai mampu melahirkan talenta digital yang siap bersaing di tingkat global.
Menperin menyebut, kualitas lulusan program Apple sangat impresif. Bahkan, ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan dari akademi ke institute dinilai menjadi kekuatan utama.
“Ada continuity yang jelas. Alumni akademi bisa lanjut ke institute yang lebih spesifik dan siap masuk ke market. Mereka ini aset, bukan sekedar lulusan,” ujarnya.
Sementara itu, Susan Prescott, Vice President of Worldwide Developer Relationa Apple menilai developer Indonesia memiliki potensi besar dalam menciptakan solusi yang inovatif.
“Developer di Indonesia mempu memecahkan masalah nyata dengan kreativitas luar biasa. Kami ingin mendukung mereka di setiap tahap perjalanan karier,” kata Susan.
Menurutnya, Apple Developer Institute yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Tangerang, dan Batam menjangkau hapir 200 peserta dengan fokus pada bidang strategis yaitu, Kecerdasan Buatan (AI) dan Machine Learning, Developer Operations, Pengembangan Gim, dan Kewirausahaan Digital.
Di Surabaya, program AI dan Machine Learning dijalankan selama dua tahun bersama Universitas Ciputra. Sementara di Tangerang, program developer operations berlangsung selama delapan bulan dengan dukungan S-Quantum Engine dari Sinarmas Group.
Untuk pengembangan gim, Apple menggandeng Infinite Learning di Batam dengan program satu tahun yang mencakup produksi hingga strategi pemasaran. Adapun program kewirausahaan di Jakarta bekerja sama dengan RoketDigital untuk membantu startup berkembang dari tahap prototipe ke bisnis siap scale-up.
Apple juga menghadirkan Apple Developer Institute for Professionals di Jakarta sebagai pusat komunitas bagi developer berpengalaman. Fasilitas ini menyediakan ruang kolaborasi, networking, hingga inkubasi ide bisnis.