INDUSTRY.co.id - Cikarang – Memasuki awal tahun 2026, LippoLand melalui kawasan pengembangan Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC) mempertegas komitmennya dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Tidak lagi sekadar aktivitas filantropi, CSR LCC kini diposisikan sebagai strategi penciptaan nilai bersama (creating shared value) yang terintegrasi dengan pembangunan kawasan inklusif dan berdaya saing.
Pada Januari 2026, LCC bergerak cepat merespons banjir yang melanda Kecamatan Sukatani, Cikarang. Bantuan kebutuhan pokok seperti beras, telur, ikan kaleng, dan air mineral disalurkan langsung kepada warga terdampak.
Langkah tanggap darurat ini menunjukkan kesiapsiagaan perusahaan dalam mendampingi masyarakat di masa krisis sekaligus memperkuat pilar Sosial Kemasyarakatan dalam kerangka besar program CSR.
Memasuki Februari, fokus program bergeser pada penguatan kehidupan sosial-keagamaan masyarakat. LCC memberikan perlengkapan ibadah ke sejumlah masjid di kawasan Cikarang guna mendukung kenyamanan dan kelancaran aktivitas ibadah warga.
Momentum Ramadan pada Maret 2026 turut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan sosial. Melalui kegiatan buka puasa bersama anak yatim di Pasar Central, lebih dari 200 anak menerima santunan. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sekaligus memperkuat relasi harmonis antara kawasan pengembangan dan komunitas sekitar.
Memasuki April, arah CSR LCC semakin strategis dengan menitikberatkan pada isu kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan stunting.
Melalui pelatihan kader Posyandu yang melibatkan sekitar 100 kader dari wilayah kerja Puskesmas Cibatu, LCC berupaya meningkatkan kapasitas garda terdepan layanan kesehatan masyarakat. Pelatihan ini menghadirkan dr. Bernas Napitupulu, Sp.OG dari RS Metro Hospitals Cikarang sebagai narasumber.
Materi yang diberikan meliputi pemenuhan gizi balita, pencegahan anemia, hingga penanganan ibu dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Inisiatif ini tidak hanya merepresentasikan pilar Kesehatan dan Pendidikan dalam program “Lippo untuk Indonesia PASTI”, tetapi juga selaras dengan agenda nasional penurunan angka stunting.

Deputy COO Lippo Cikarang Cosmopolis, Lukas Budi Setiawan, menegaskan bahwa rangkaian program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
“CSR bukan lagi sekadar program tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bisnis berkelanjutan kami. Melalui kerangka Lippo untuk Indonesia PASTI, kami ingin memastikan setiap inisiatif memberikan dampak yang terukur dan relevan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan pendekatan yang semakin terarah dan berbasis dampak, Lippo Cikarang Cosmopolis optimistis dapat terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan mandiri, sejalan dengan pertumbuhan kawasan yang inklusif dan kompetitif.