INDUSTRY.co.idJakarta - Pasar properti nasional pada 2026 masih menunjukkan tren yang positif, termasuk di kawasan Bekasi yang terus menjadi salah satu lokasi hunian favorit di koridor timur Jabodetabek.

Melihat tingginya permintaan rumah premium, Sinar Mas Land resmi meluncurkan Klaster Livia di Grand Wisata Bekasi dengan harga mulai Rp2 miliar.

Peluncuran Klaster Livia dilakukan setelah klaster sebelumnya, Dovia di kawasan Ladoria, ludes terjual dalam waktu singkat. Kondisi ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa permintaan hunian di kawasan kota mandiri masih tetap tinggi.

CEO of Residential National Sinar Mas Land, Prasetijo Tanumihardja mengatakan, antusiasme pasar terhadap produk residensial Grand Wisata Bekasi terus meningkat, sehingga perusahaan kembali menghadirkan klaster baru untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern.

"Keberhasilan klaster sebelumnya yang terjual habis dalam waktu singkat mendorong kami untuk kembali menghadirkan Klaster Livia sebagai hunian modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern akan ruang tinggal yang nyaman, berkualitas, dan bernilai investasi," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (10/8/2026).

Klaster Livia dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare dengan total 146 unit rumah. Sinar Mas Land memasarkan hunian ini di kisaran harga Rp2-3 miliaran.

Klaster ini mengusung konsep arsitektur mediterania modern dengan sentuhan natural. Tersedia tiga tipe hunian, yakni Livia 7, Livia 8, dan Livia 9, dengan luas bangunan mulai 97 meter persegi hingga 160 meter persegi.

Setiap unit dilengkapi 3 hingga 4+1 kamar tidur serta carport untuk tiga mobil, sehingga menyasar keluarga yang membutuhkan ruang lebih luas dan fungsional.

Salah satu daya tarik Grand Wisata Bekasi adalah kelengkapan fasilitas yang telah tersedia. Kawasan ini memiliki Living World Grand Wisata, Sport Club, Go Wet! Waterpark, Pasar Modern, area komersial, serta akan segera hadir Farmtopia by Dairyland Cimory Group dan The Quantis Club.

Di sektor pendidikan, penghuni memiliki akses ke Sekolah Al-Azhar, IPEKA, Notre Dame, dan rencana kehadiran Al Wildan Islamic School. Sementara fasilitas kesehatan didukung oleh Mitra Keluarga, Hermina, dan Eka Hospital.

Klaster Livia juga berada di lokasi strategis di sisi barat Grand Wisata Bekasi, dekat Gerbang Tol Setu Utara (JORR 2) serta memiliki akses melalui Tol Jakarta-Cikampek via Gerbang Tol Tambun.

Grand Wisata Bekasi turut diuntungkan oleh sejumlah proyek infrastruktur besar yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti Tol Becakayu, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT Jabodebek, dan jalur MRT Cikarang-Balaraja.

Menurut Prasetijo, perkembangan infrastruktur tersebut akan meningkatkan konektivitas Bekasi dengan Jakarta dan wilayah sekitarnya, sekaligus mendorong kenaikan nilai investasi properti.

Berdasarkan survei Rumah123 pada Juli 2026, harga rumah nasional tumbuh sekitar 1,1% secara tahunan (year-on-year), yang mencerminkan pasar properti dalam kondisi relatif stabil. Di tengah kondisi tersebut, Bekasi dinilai masih memiliki prospek yang menjanjikan sebagai kawasan hunian maupun investasi.

Dengan kombinasi lokasi strategis, fasilitas lengkap, dan dukungan infrastruktur, Klaster Livia Grand Wisata Bekasi diproyeksikan menjadi salah satu pilihan hunian premium yang menarik di koridor timur Jabodetabek.