INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan pertemuan bilateral dengan Japan Airlines (JAL) di Tokyo guna memperkuat konektivitas udara serta menjajaki kolaborasi promosi pariwisata antara Indonesia dan Jepang.

Advertisement

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pariwisata menyampaikan apresiasi atas kontribusi Japan Airlines yang selama ini berperan penting dalam menghubungkan kedua negara melalui layanan penerbangan Tokyo–Jakarta. 

Rute ini dinilai strategis dalam mendukung mobilitas wisatawan, perjalanan bisnis, serta pertukaran masyarakat Indonesia dan Jepang.

Advertisement

Hubungan pariwisata antara kedua negara menunjukkan tren yang sangat positif. Sepanjang tahun 2025, Indonesia mencatat lebih dari 380 ribu kunjungan wisatawan Jepang, meningkat lebih dari 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sebaliknya, lebih dari 636 ribu wisatawan Indonesia melakukan perjalanan ke Jepang. Dengan demikian, total pertukaran wisatawan kedua negara telah melampaui satu juta perjalanan.

Advertisement

Meski demikian, kapasitas penerbangan langsung Indonesia–Jepang saat ini masih dinilai belum optimal. Dengan sekitar 685 ribu kursi per tahun dan 46 penerbangan per minggu, kapasitas tersebut masih berada di bawah potensi permintaan perjalanan yang terus meningkat.

“Konektivitas udara merupakan faktor kunci dalam memperkuat arus wisatawan antara Indonesia dan Jepang. Kami berharap Japan Airlines dapat mengeksplorasi peluang memperluas layanan ke Indonesia, termasuk penambahan frekuensi penerbangan ke Bali serta membuka akses menuju destinasi prioritas seperti Yogyakarta,” ujar Menteri Pariwisata.

Advertisement

Yogyakarta dinilai memiliki daya tarik besar bagi wisatawan Jepang, terutama karena kekayaan warisan budaya serta kedekatannya dengan Candi Borobudur yang merupakan situs warisan dunia UNESCO. Selain itu, destinasi ini didukung oleh Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.

Selain penguatan konektivitas, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi promosi pariwisata melalui berbagai platform milik Japan Airlines, seperti in-flight magazine, kanal digital, serta jaringan JAL Mileage Bank.

 Kolaborasi ini diharapkan dapat terintegrasi dengan kampanye Wonderful Indonesia untuk memperluas jangkauan promosi.

Kementerian Pariwisata turut mendorong penyelenggaraan familiarization trip bagi agen perjalanan, media, dan influencer Jepang. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan pemahaman pasar sekaligus memperkuat promosi destinasi Indonesia di Jepang.

Melalui pertemuan ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Japan Airlines sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan pariwisata, meningkatkan konektivitas udara, serta mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara.