INDUSTRY.co.id - Subang – Kredit Pintar terus memperkuat komitmennya dalam literasi keuangan melalui program Kelas Pintar Bersama, yang kali ini menyapa ibu-ibu di Balai Warga Desa RW 03, Wantilan Cipendeuy, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (14/2/2026).
Acara bertajuk “Menjadi Ibu Cerdas #TemanAturUang” ini tidak sekadar mengajarkan pencatatan keuangan, melainkan menanamkan semangat untuk menciptakan rasa aman dan tenang dalam keluarga melalui pengelolaan finansial yang bijak.
Dalam kegiatan edukatif tersebut, para ibu diajak untuk menyelami pentingnya mengenali berbagai jenis pinjaman serta mengelola uang dengan cerdas demi masa depan keluarga yang lebih terencana. Di tengah kemudahan akses layanan keuangan digital, literasi menjadi garda terdepan untuk menjaga stabilitas finansial rumah tangga. Harapannya, para ibu dapat menjadi pengambil keputusan yang cermat dan pelindung ekonomi keluarga.
Edukasi finansial kini bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Pemahaman mendalam mengenai pinjaman, risiko yang menyertainya, dan kemampuan membayar, menjadi bekal krusial agar keluarga terhindar dari lilitan beban finansial.
“Kegiatan ini telah menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong inklusi keuangan yang aman dan bertanggung jawab. Melalui sesi edukatif dan diskusi interaktif, peserta diajak memahami pentingnya membuat perencanaan keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta memilih produk pinjaman sesuai kemampuan finansial.” kata Puji Sukaryadi, Head of Brand & Communications Kredit Pintar.
Lebih lanjut, Puji juga menegaskan bahwa literasi keuangan adalah fondasi utama menuju kemandirian dan ketenangan hidup. “Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan tidak mudah tertipu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, mampu meminjam sesuai kapasitas, serta menjaga kondisi keuangan tetap sehat tanpa beban berlebih.” lanjut Puji.
Kelas Pintar Bersama merupakan bagian dari dedikasi berkelanjutan Kredit Pintar sebagai platform pinjam meminjam berbasis teknologi informasi yang terkemuka, berizin, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melalui kampanye #TemanAturUang, Kredit Pintar berupaya menjadi pendamping dalam pengelolaan keuangan, mendorong masyarakat untuk menjadi pengguna layanan keuangan yang cerdas, kritis, dan terlindungi.
Kredit Pintar terus berupaya menyediakan edukasi yang mudah dipahami dan relevan, serta mendorong peran aktif ibu sebagai pengelola keuangan keluarga agar semakin cerdas, bijak, dan percaya diri dalam mengambil keputusan finansial.
Dadang, Ketua RW 03 Wantilan Cipendeuy, Subang, menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan program ini di wilayahnya. “Kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Kredit Pintar yang telah memilih lingkungan kami sebagai lokasi pelaksanaan Kelas Pintar Bersama," ujar Dadang.
"Edukasi literasi keuangan seperti ini sangat bermanfaat, khususnya bagi para ibu sebagai pengelola keuangan keluarga. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat lebih bijak dalam mengatur keuangan dan mengambil keputusan terkait pinjaman,” ujarnya.
Komitmen Kredit Pintar dalam tata kelola keuangan yang sehat juga terlihat dari kontribusinya kepada negara. Pada acara Tax Gathering yang baru-baru ini diadakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan II, Kredit Pintar menerima penghargaan sebagai salah satu dari 20 perusahaan pembayar pajak terbesar tahun 2025.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Kredit Pintar tidak hanya dalam memperluas inklusi keuangan yang bertanggung jawab, tetapi juga dalam mendukung pembangunan nasional melalui kepatuhan pajak. Melalui berbagai inisiatif literasi keuangan dan kontribusi nyata kepada negara, Kredit Pintar terus memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya masyarakat dalam membangun masa depan finansial yang lebih baik.” ungkap Puji.
Sejak tahun 2022 hingga Februari 2026, program Kelas Pintar Bersama telah menjangkau lebih dari 3.270 anggota masyarakat di 44 kota di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara, Bali, dan Kalimantan.
“Jumlah ini akan terus bertambah seiring komitmen Kredit Pintar dalam menyediakan edukasi yang merata, memperluas inklusi keuangan, serta membekali masyarakat dengan pengetahuan untuk mengambil keputusan finansial yang cerdas, aman, dan berkelanjutan di era digital, termasuk dalam hal ini menjangkau para ibu.” tambah Puji.
Sejalan dengan upaya literasi tersebut, kinerja penyaluran pembiayaan perusahaan menunjukkan pertumbuhan solid dengan penyaluran pinjaman lebih dari Rp 9,5 triliun sepanjang tahun 2025.
Sejak berdiri pada 2017, total akumulasi pinjaman yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp 61,4 triliun, merefleksikan kepercayaan masyarakat dan tanggung jawab perusahaan dalam menghadirkan akses pembiayaan yang inklusif dan terkelola dengan baik.