INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menerima kunjungan delegasi Majelis Rakyat Nasional (APN) Aljazair di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (21/1/2026), sebagai langkah awal memperkuat kerja sama pariwisata dan hubungan bilateral kedua negara.

Advertisement

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyambut langsung Ketua APN Aljazair Mohamed Yazid Benhemmouda beserta delegasi dan perwakilan Kedutaan Besar Aljazair. Pertemuan ini dinilai membuka peluang kolaborasi yang berdampak langsung bagi pelaku pariwisata, UMKM, pemandu wisata lokal, hingga investor.

Data pascapandemi COVID-19 menunjukkan jumlah wisatawan Aljazair ke Indonesia tumbuh sekitar 25 persen, seiring peningkatan volume perdagangan kedua negara.

Advertisement

“Hal ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat pasar Afrika Utara dan pengembangan wisatawan muslim, sekaligus mendorong transfer pengetahuan melalui keberadaan enam politeknik pariwisata di bawah naungan Kementerian Pariwisata,” ujarnya.

Delegasi Aljazair menyatakan ketertarikan mempelajari pengalaman Indonesia dalam pengelolaan wisata religi dan wisata alam, dua sektor unggulan yang juga dikembangkan di Aljazair. Kesamaan visi tersebut membuka peluang kolaborasi melalui penawaran pengalaman wisata yang saling melengkapi antara negara maritim dan negara kontinental gurun.

Advertisement

“Indonesia dan Aljazair juga memiliki keselarasan dalam pengembangan wisata budaya,” kata Wamen Ni Luh.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini Mohammad Paham menegaskan, meski masih tahap awal, pertemuan ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan promosi pariwisata berkelanjutan.

Advertisement

“Arah kerja sama ke depan akan difokuskan pada dukungan kebijakan dari badan legislatif dan parlemen kedua negara, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif bagi pengusaha untuk membangun ekosistem pariwisata yang berdaya saing global,” ujar Martini.