INDUSTRY.co.id - Jakarta - Peruri terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas digital masyarakat Indonesia, khususnya pelaku UMKM, melalui program Peruri Literasi dan Edukasi Masyarakat Digital (PRISMA).
Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini kembali digelar di Melting Pop, M Bloc Space Jakarta, dengan fokus meningkatkan kemampuan UMKM agar mampu bersaing dan tumbuh secara aman di ruang digital.
Tahun ini, PRISMA mengangkat tema “Secure Steps to Digital Success for Business Growth”, menegaskan pentingnya keamanan digital sebagai fondasi utama keberhasilan bisnis. Melalui tema tersebut, Peruri ingin mendorong pelaku UMKM untuk tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab.
POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding dan TJSL Peruri, Yahdi Lil Ihsan, membuka kegiatan ini dengan menegaskan peran PRISMA sebagai komitmen nyata perusahaan dalam memberdayakan UMKM.
“Di era yang semakin terhubung, kita tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga keamanan data,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi landasan kuat PRISMA sebagai program literasi digital yang mengedepankan keamanan dan efisiensi pemanfaatan teknologi bagi para pelaku usaha.
Program PRISMA tahun ini menghadirkan tiga pembicara dengan materi komprehensif yang relevan bagi UMKM yang ingin meningkatkan kehadiran di platform digital:
Fajar Himawan, Livestream Specialist di perusahaan FMCG multinasional, memaparkan materi seputar perilaku digital yang cerdas, keamanan digital, serta strategi social commerce. Ia menekankan pentingnya membangun jejak digital profesional sekaligus aman agar UMKM dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.
Agung Muhammad Reza, Entrepreneur sekaligus content creator ini berbagi strategi pemasaran digital yang aplikatif dan minim biaya. Ia menjelaskan bagaimana storytelling yang kuat dapat meningkatkan daya tarik brand, serta bagaimana UMKM dapat memaksimalkan marketplace sebagai kanal penjualan utama.
Holongan Simanjuntak memperkenalkan produk digital high security Peruri seperti sertifikat elektronik, tanda tangan digital, dan sistem autentikasi. Teknologi ini membantu UMKM mengamankan transaksi, melindungi data, serta meningkatkan kredibilitas brand di platform online.
PRISMA dikemas sebagai pelatihan interaktif satu hari yang menggabungkan sesi dialog, studi kasus, dan materi aplikatif. Pendekatan ini memungkinkan peserta memahami risiko siber, mengelola keamanan data, hingga memaksimalkan pemasaran digital secara efektif dan berkelanjutan.
Hingga 2025, PRISMA telah memberdayakan lebih dari 100 UMKM di Jabodetabek, menjadikannya salah satu program edukasi digital paling konsisten dari Peruri dalam tiga tahun terakhir.