INDUSTRY.co.id - Jakarta – Perusahaan penyedia solusi mobilitas asal Jepang, movus kembali menegaskan komitmennya dalam mempermudah akses kepemilikan mobil bagi masyarakat Indonesia melalui produk unggulan Sewa Kepemilikan Mobil.
Komitmen tersebut disampaikan dalam acara Pemeriksaan Kesehatan dan Fisioterapi Gratis bagi ratusan pengemudi online driver yang digelar di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, 27–28 November 2025.
Sejak hadir di Indonesia pada 2022, movus menyoroti tingginya hambatan masyarakat dalam memiliki kendaraan, seperti bunga kredit yang tinggi, syarat administrasi yang rumit, serta minimnya skema pembiayaan yang bersahabat bagi pengemudi transportasi daring.
Melihat kondisi tersebut, perusahaan menghadirkan skema Sewa Kepemilikan, model langganan mobil yang terinspirasi dari sistem car subscription di Jepang namun dimodifikasi sehingga mobil dapat menjadi milik customer setelah masa sewa selesai.
Marketing Manager movus, M Rois Am menjelaskan bahwa sebagian besar customer movus merupakan online driver yang kerap terjebak dalam kemiskinan struktural karena kendaraan yang mereka gunakan bukan milik sendiri.
“Melalui skema Sewa Kepemilikan ini, kami ingin memastikan kendaraan bukan hanya menjadi alat mencari uang, tetapi juga dapat menjadi aset dan modal masa depan bagi keluarga mereka. Kesejahteraan keluarga Indonesia adalah tujuan utama kami,” ujar Rois.
Konsep ini menempatkan kendaraan sebagai aset produktif, bukan sekadar sarana operasional, sehingga mendukung peningkatan penghasilan dan stabilitas ekonomi pemilik.
Produk Sewa Kepemilikan Mobil movus menawarkan sejumlah keunggulan yang dirancang untuk menjawab persoalan akses kendaraan di Indonesia:
1. Biaya Awal Rp0, tanpa DP seperti pada pembiayaan leasing tradisional yang bisa mencapai 30% dari harga mobil.
2. Jaminan Kepemilikan, di mana mobil dapat menjadi milik customer setelah masa sewa selesai.
3. All-in Coverage 5 Tahun, dengan biaya sewa mulai Rp200 ribuan per hari, termasuk asuransi, pajak, dan servis lengkap (oli, aki, ban, dan lainnya).
4. Kebebasan Operasional, tanpa batasan wilayah atau kewajiban penggunaan aplikasi tertentu.
5. Pembayaran Fleksibel, dapat harian, mingguan, atau bulanan, bergantung hasil survei.
Skema ini diharapkan memberikan solusi praktis dan berkelanjutan, terutama bagi driver online yang membutuhkan kendaraan pribadi untuk meningkatkan pendapatan.
Dengan mayoritas konsumennya berasal dari kalangan driver transportasi online, movus meyakini bahwa kemudahan akses kepemilikan mobil dapat menjadi langkah penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan struktural.
Perusahaan mengusung misi, “Meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia dengan kemudahan akses kepemilikan mobil.”
Melalui pendekatan layanan yang inklusif, movus menargetkan masyarakat dapat memiliki kendaraan yang tidak hanya menunjang pekerjaan, tetapi juga menjadi aset jangka panjang bagi keluarga.