INDUSTRY.co.id - Hulu Sungai Tengah - Di tengah geliat pertanian hortikultura, sosok Wahyuni—akrab disapa Mang Iyun—menjadi inspirasi baru bagi para petani di Kalimantan Selatan. Pria 45 tahun asal Hulu Sungai Tengah itu berhasil menunjukkan bahwa inovasi dan kemauan belajar dapat mengubah arah kehidupan petani menuju kesejahteraan.

Bertani bukan hal baru bagi Mang Iyun. Sejak 2005, ia menekuni profesi ini, terinspirasi dari sang kakek yang sejak kecil menanamkan kecintaan pada tanah dan tanaman.

Perjalanan karier Mang Iyun memasuki babak baru pada 2010 saat ia mulai menggunakan benih unggul Cap Panah Merah. Dukungan teknis, edukasi budidaya, serta inovasi varietas menjadikan titik balik kesuksesannya di dunia pertanian.

“Panen itu membuat saya semakin yakin bahwa semangka bisa menjadi sumber rezeki asalkan dirawat dengan sungguh-sungguh,” kata Mang Iyun.

Salah satu pencapaian terbesar Mang Iyun adalah saat ia menanam semangka varietas AMELIA F1 dari Cap Panah Merah di lahan 20 borong, menghasilkan 11 ton panen berkualitas.
Keberhasilan ini membuatnya fokus pada budidaya semangka sebagai komoditas utama.

Saat ini, Mang Iyun mengelola lahan seluas 2 hektar dan tak bekerja sendirian. Ia juga mengajak dan membina sekitar 10 petani lain untuk menerapkan teknik budidaya semangka yang lebih efektif dan modern.

“Kalau bertani sendirian bisa berhasil, itu biasa. Tapi kalau bisa ngajak orang lain ikut berhasil, itu luar biasa,” ujarnya.

Ketekunan dan kontribusinya dalam mendorong kemajuan petani sekitar membuat Mang Iyun dianugerahi gelar Master Panen Cap Panah Merah. Namun baginya, pencapaian ini bukan garis finis.

“Master Panen itu bukan berhenti di sini. Itu tanda saya harus terus belajar dan berusaha lebih baik lagi,” tutur Mang Iyun.

Berkat pendekatan berbagi pengetahuan dan pendampingan, semakin banyak petani di daerahnya yang mulai menerapkan teknik penanaman modern, memilih benih unggul, dan meningkatkan kualitas panen.

Mang Iyun menjadi contoh bahwa pertanian bukan hanya tentang cuaca atau keberuntungan, tetapi juga pengetahuan, kemitraan, dan kemauan berkembang.

Dengan semangat berbagi dan bertumbuh bersama, Mang Iyun berharap semakin banyak petani di Indonesia yang mampu meraih keberhasilan lewat inovasi dan ketekunan.