INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Senin (21/8/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat, meskipun minim katalis. Range IHSG kisaran 5806 sampai 5945.
William Surya Wijaya, Vice President Research Department PT Indosurya Mandiri Sekuritas mengatakan, sentimen yang akan menjadi pendorong IHSG rencana pengumuman BI reserve repo rate.
"Sembari menantikan kembalinya capital inflow dalam beberapa waktu mendatang, jelang rilis data perekonomian BI rate tentunya dapat memberikan sentimen pendorong untuk kenaikan IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat," kata dia di Jakarta, Senin (21/8/2017).
Meskipun demikian, ia akui, saat ini IHSG terlihat sedang berusaha untuk kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa nya kembbali ditengah capital inflow yang belum kunjung kembali secara signifikan ke dalam pasar modal Indonesia.
"Hal ini tentunya menjadi salah satu faktor sehingga pola gerak IHSG masih terus berada dalam fase konsolidasi, dan belum mampu untuk mencetak rekor baru," katanya.
Demikian juga dengan masih minimnya sentimen yang mampu membooster kenaikan IHSG juga menjadikan fase konsolidasi semakin terasa dalam gerak IHSG. Potensi kenaikan masih terlihat cukup kuat dengan tidak di jebolnya support.
Ia menyodorkan, beberapa saham pilihan, yaitu: MYOR, KLBF, ICBP, UNVR, HMSP, TLKM, BBNI, JSMR, TOTL