INDUSTRY.co.id - Jakarta – Dalam rangkaian pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bekerja sama dengan Dyandra Promosindo menyelenggarakan tiga seminar berskala internasional. Seminar ini akan digelar pada 7–9 Maret 2025 di Free Function Area Convention Hall, JIExpo Kemayoran.

Advertisement

"Sebagai bagian dari IFEX 2025, seminar ini menjadi wadah diskusi dan kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya," kata Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur di Jakarta (5/3).

Tahun ini, seminar mengusung tema "Transformation and Acceleration of the Furniture and Craft Industry Towards Sustainable Exports", yang menyoroti strategi percepatan industri mebel dan kerajinan menuju ekspor berkelanjutan.

Advertisement

Topik dan Tujuan Seminar

Seminar ini menghadirkan narasumber terkemuka dari dalam dan luar negeri yang akan membahas berbagai isu strategis, antara lain:

Advertisement

1. Tren terbaru dalam desain furnitur, dekorasi rumah, dan kerajinan
2. Digitalisasi dan penerapan teknologi dalam industri furnitur dan pengolahan kayu
3. Peluang ekspor furnitur Indonesia ke pasar global

Adapun tujuan utama dari seminar ini meliputi:

Advertisement

1. Memetakan Peluang Pasar Global. Menyediakan wawasan berbasis data tentang tren ekspor terbaru yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri untuk memperluas jangkauan produk mereka di pasar internasional.

2. Mendorong Adopsi Teknologi Ramah Lingkungan. Memperkenalkan inovasi teknologi produksi yang efisien dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing industri di kancah global.

3. Meningkatkan Kapasitas Desain Produk Lokal. Menggabungkan elemen budaya Indonesia dengan tren desain global melalui kolaborasi dengan desainer profesional, sehingga menghasilkan produk yang lebih kompetitif.

4. Memperkuat Akses terhadap Bahan Baku Berkelanjutan. Membahas kebijakan tata kelola serta rantai pasok bahan baku yang mendukung keberlanjutan industri mebel dan kerajinan.

5. Mengembangkan Strategi Pemasaran Digital. Memberikan panduan bagi pelaku industri dalam memanfaatkan e-commerce dan pemasaran digital guna memperluas pasar ekspor.

6. Merumuskan Rekomendasi Kebijakan Industri. Memfasilitasi dialog antara pemerintah, industri, dan asosiasi guna menyusun kebijakan yang mendukung transformasi dan akselerasi ekspor berkelanjutan.

Fokus Bahasan: Modernisasi Industri

Salah satu sesi unggulan dalam seminar ini akan mengangkat topik “Modernizing Machinery: Enhancing Productivity in Furniture and Craft Manufacturing”, yang membahas;

• Tren terbaru dalam otomatisasi dan digitalisasi industri mebel dan kerajinan
• Strategi peningkatan produktivitas melalui modernisasi mesin
• Penerapan smart manufacturing dengan IoT, AI, dan sistem kontrol digital
• Studi kasus sukses dari perusahaan yang telah berhasil mengadopsi teknologi modern
• Strategi investasi teknologi bagi pelaku industri

Sobur berharap seminar ini dapat menghasilkan solusi konkret dan strategi komprehensif untuk mendorong daya saing industri mebel dan kerajinan Indonesia. 

Sebagai salah satu sektor unggulan, industri ini berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja bagi jutaan tenaga kerja, serta menjadi penyumbang devisa melalui ekspor produk berkualitas tinggi.

Dengan sumber daya alam yang melimpah, seperti kayu, rotan, bambu, dan serat alam lainnya, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dalam menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Sentuhan seni dan budaya lokal yang khas semakin memperkuat daya tarik produk Indonesia di pasar global.

Namun, industri ini juga menghadapi tantangan besar dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Permintaan terhadap produk yang ramah lingkungan, inovatif, dan berbasis teknologi terus meningkat, menuntut pelaku industri untuk melakukan transformasi. 

Oleh karena itu, inovasi desain, adopsi teknologi modern, serta penerapan praktik berkelanjutan menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing industri mebel dan kerajinan Indonesia di masa depan.