INDUSTRY.co.id - Karawaci- Pendiri Lippo Group Dr (HC) Mochtar Riady menerima tropi Manusia Bintang kategori Lifetime Achievement Award dari Kantor Berita Politik RMOL di gedung Mochtar Riady Institute for Nanotechnology Lippo Karawaci, Kamis siang (10/8/2017).

Advertisement

Tropi Manusia Bintang diserahkan langsung oleh Pemimpin Umum, Teguh Santosa, didampingi Pemimpin Perusahaan, Dar Edi Yoga; Pemimpin Redaksi, Aldi Gultom; dan Pemimpin Redaksi Majalah RMOL, Yayan Sopyani Al Hadi.

"Saya berterimakasih atas pemberian penghargaan ini. Ini merupakan penghargaan yang luar biasa buat saya dan saya sangat tersanjung," kata pria berumur 88 tahun itu, di ruang kerjanya.

Advertisement

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 2,5 jam tersebut, Mochtar banyak menyampaikan pandangan dan gagasannya tentang berbagai hal, terutama menyangkut perkembangan dunia digital dan perdagangan. Ia juga menyarankan kepada semua pihak yang ingin negara Indonesia maju agar lebih sensitif membaca perubahan teknologi, politik dan ekonomi.

Perlu diketahui, Mochtar mendapatkan penghargaan Lifetime Achievement Award karena sepanjang kariernya memiliki obsesi menjadikan manusia Indonesia siap bersaing menghadapi perkembangan zaman. Mochtar juga dianggap telah banyak membantu pemerintah Indonesia dalam pembangunan, dengan cara membuka lapangan kerja yang sangat luas serta mendirikan sarana pendidikan dan kesehatan berkualitas internasional di seluruh Indonesia.

Advertisement

Sedianya, Tropi Lifetime Achievement Award diserahkan pada Malam Budaya Manusia Bintang pada 29 Juli lalu. Namun Mochtar Riady kala itu berhalangan hadir.

Tips Hadapi Krisis dan Gejolak Politik

Advertisement

Pendiri Lippo Group Dr (HC) Mochtar Riady, rupanya punya strategi khusus dalam membangun bisnis di saat situasi ekonomi dan politik belum stabil. Mochtar memiliki pandangan saat ekonomi belum terlalu kuat merupakan waktu yang terbaik untuk berinvestasi.

Mochtar mengatakan kondisi ekonomi sebagai siklus yang selalu berputar dari situasi yang buruk menjadi baik. "Jadi kalau saat berada pada siklus di bawah, kami harus masuk (berinvestasi), maka lama kelamaan akan naik," ujar Mochtar kepada awak media dalam sebuah kesempatan belum lama ini.

Mochtar mengungkapkan sebagian pebisnis memilih mundur karena kegaduhan politik yang terjadi belakangan ini. Kegaduhan politik yang dimaksud Mochtar ketika terjadi pemilihan kepala daerah serentak di beberapa daerah, terutama saat pilkada DKI Jakarta.

"Kegaduhan-kegaduhan membuat pengusaha merasa tidak aman, melihatnya situasi menjadi tidak stabil. Tapi kami memilih masuk," kata Mochtar.


Dirinya mencontohkan, di tengah kondisi perekonomian dan kegaduhan politik ini, Lippo memilih berinvestasi dengan membangun kawasan perkotaan Meikarta. Kawasan ini nantinya akan dibangun di atas tanah dengan luas 50 juta meter persegi. Tahap pertama akan dibangun 20 juta meter persegi dengan investasi yang dibutuhkan lebih dari Rp 200 triliun.

"Kami membangun Kawasan Hunian Meikarta di Cikarang ini contohnya akan menenangkan pasar. Dengan begitu, ini mungkin akan menjadi faktor yang akan penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia, bisa menggerakan yang lainnya," kata dia.

Melihat Meikarta Proyek Prestisius Lippo Group Senilai Rp 278Ttrilliun

Perusahaan pengembang properti terbesar di Indonesia, Lippo Group, melakukan pembangunan kota baru berskala internasional dengan nama yang cukup visioner yaitu Meikarta. Adapun tota nilai proyek ini ditaksir mencapai Rp 278 trilliun. Proyek ini pun merupakan investasi Lippo terbesar yang pernah dikerjakan selama 67 tahun.

"Dalam rangka mewujudkan hal tersebut pada tahap awal ini Lippo Group akan mengerahkan seluruh potensi yang sudah dimilikinya mulai dari universitas, rumah sakit untuk mengisi kawasan tersebut. Kalau biasanya bangun gedung butuh 2-3 tahun maka kami akan menjadikannya 12-15 bulan saja," kata CEO Lippo Group James Riady, beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, Kota baru Meikarta nanti akan dilengkapi dengan sarana pendidikan yang saling terintegrasi. Khusus untuk fasilitas pendidikan, rencananya akan ada 100 sekolah dasar internasional dan nasional plus, dan 50 SMP, SMA nasional dan internasional, tiga universitas nasional, pusat riset industri, International exhibition center, dan Indonesian Silicon Valley sebagai wadah berkumpulnya para startup.

"Di Meikarta juga akan dikembangkan teknologi nano dan molekul untuk memberikan manfaat dibidang kesehatan, serta pusat riset dan pengembangan," ungkap James.

James menyebutkan, untuk tahap pertama, kota baru itu sudah memulai pembangunan 400 ribu unit perumahan. Pasokan rumah tersebut akan menampung lebih dari 2 juta penghuni. Pembangunan Meikarta seluas 28 juta meter persegi tahap pertama sudah dirancang sejak 2014.

"Pekerjaan fisik sudah dimulai sejak Januari 2016 dengan membangun 200 gedung, masing-masing terdiri atas 35 hingga 46 lantai. Proyek ini kita perkirakan akan menyedot 85 ribu tenaga kerja," sebut James.

"Dan dari 100 gedung yang dibangun pada tahap pertama, setengah atau 50 gedung di antaranya diperkirakan akan siap huni pada Desember 2018. Perusahaan juga akanmembangun 250.000 perumahan yang dapat menampung lebih dari 1 juta komunitas perkotaan," pungkasnya.