Akeselerasi UMKM untuk Go Digital, TikTok Kembali Hadirkan Program Pelatihan Maju Bareng TikTok

Oleh : Herry Barus | Jumat, 19 Januari 2024 - 11:51 WIB

TikTok Kembali Hadirkan Program Pelatihan Maju Bareng TikTok
TikTok Kembali Hadirkan Program Pelatihan Maju Bareng TikTok

INDUSTRY.co.id - Jakarta- TikTok, platform distribusi video singkat terdepan, kembali menyelenggarakan Maju Bareng TikTok, program rutin per kuartal setiap tahun untuk memberikan pelatihan digital kepada para pelaku Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UKM). Program ini menghadirkan berbagai kelas gratis untuk membantu pelaku UMKM go digital. Berlangsung mulai tanggal 17 hingga 18 Januari 2024 dengan total 600 peserta, program ini juga didukung oleh sejumlah pihak, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Digitalisasi UMKM masih menjadi prioritas utama pemerintah, yang menargetkan sebanyak 30 juta UMKM untuk masuk ke platform digital pada tahun 2024. Berdasarkan data per bulan Desember 2023, terdapat 27 juta UMKM yang telah go digital, menurut data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Namun, sebagian besar para pelaku UMKM masih mengalami kesulitan dalam memasarkan produk mereka (MSME Empowerment Report, 2022). Salah satu kendala utamanya adalah dalam membangun citra merek yang cukup kuat untuk bersaing dengan pemain lama yang sudah mapan.

"Program Maju Bareng TikTok yang sudah berlangsung secara rutin sejak tahun 2021 ini bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM dalam mengoptimalkan pemasaran, branding, dan praktik bisnis berkelanjutan, serta memberikan pondasi yang kuat bagi pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis mereka. Dengan dukungan dari pemerintah dan pihak terkait lainnya, program ini diharapkan dapat membantu UMKM memaksimalkan potensi bisnis mereka di TikTok dan membantu proses percepatan transformasi digital mereka," ungkap Haryobimo Pramudito, Head of SMB, TikTok Indonesia.

Program Maju Bareng TikTok yang berlangsung selama dua hari ini berfokus pada pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan edukasi tentang Ekosistem TikTok keseluruhan (TikTok Ads Manager, TikTok LIVE Shopping, dan kembalinya fitur belanja di TikTok) agar bisnis lokal dapat memasarkan produknya dan bersaing di platform digital. Dengan sesi diskusi dan workshop yang interaktif, para peserta UMKM dapat belajar tentang cara pembuatan konten dan pengunaan platform untuk mengembangkan bisnis di TikTok, mulai dari video pendek yang menarik, dan memanfaatkan kemampuan storytelling serta hubungan emosional yang diharapkan dapat membangun kesadaran merek, mendorong penjualan, dan menumbuhkan loyalitas pelanggan. Selain itu, MBT juga bermitra dengan enam komunitas UMKM untuk memperluas jangkauan program ke komunitas UMKM yang beragam.

TikTok, bersama solusi TikTok for Business, berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan UKM di Indonesia. Program Maju Bareng TikTok juga sejalan dengan komitmen 'support local' yang diumumkan TikTok pada TikTok Southeast Asia Impact Forum 2023. Salah satu implementasi dari komitmen tersebut ialah dengan memberikan kredit iklan untuk mendukung UMKM lokal dengan total senilai USD 3 juta selama tiga tahun (2023-2025). Selain itu, TikTok juga bekerja sama dengan sejumlah mitra komunitas UMKM untuk memberikan pelatihan pada program Maju Bareng Tiktok serta berkesempatan untuk menyalurkan sebagian dari kredit iklan tersebut.

Selain pelatihan Maju Bareng TikTok, TikTok bersama Tokopedia dan Grup GoTo juga berkomitmen untuk memberikan sejumlah inisiatif pemberdayaan UMKM lokal lainnya. Ini termasuk program huluisasi UMKM serta dukungan promosi produk Indonesia di platform Tokopedia dan TikTok melalui program Beli Lokal. Maju Bareng TikTok adalah salah satu dari berbagai program yang akan terus dilakukan TikTok guna pemberdayaan UMKM di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, termasuk formulir pendaftaran, silakan kunjungi www.MajuBarengTikTok.com.

"Beberapa tahun belakangan ini kami memiliki jurus khusus untuk membantu UMKM go digital sepenuhnya di tahun depan. Selain fokus dalam mengupayakan strategi pendanaan yang menyeluruh, kami juga berusaha untuk terus memfasilitasi UMKM dalam mendapatkan pendampingan yang maksimal agar usaha lokal dapat memperluas bisnisnya ke pasar global melalui digitalisasi," ujar Loto Srinaita Ginting, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN.

"Bisnis saya yang awalnya hanya berupa bisnis rumahan dan menjual 30 porsi sehari, sekarang saya dan tim dapat menjangkau pasar dengan skala nasional, setelah melakukan pemasaran di platform digital, termasuk di TikTok. Penjualan kami telah meningkat sekarang dan juga sudah terjual lebih dari ratusan ribu porsi. Saya juga berkesempatan berkolaborasi dengan influencer dan selebritas Tanah Air ternama. Menurut saya, program ini tidak hanya mampu menghidupkan kembali UMKM di Indonesia, tapi juga dapat membawa ekonomi digital indonesia ke tahap yang lebih maju," ungkap Najla Bisyir, pemilik Bittersweet by Najla.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi berdayakan apoteker lewat platform PharmAcademy.

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:42 WIB

Setahun Pharmacademy, Kuatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi hadirkan platform PharmAcademy yang telah menguatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia.

BNI Agen46

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:38 WIB

BNI Agen46 Bidik Seratus Ribu Pengunjung Java Jazz Festival

BNI Agen46, mitra PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang menyediakan berbagai layanan jasa keuangan, memeriahkan Jakarta International BNI Java Jazz Festival (BNI JJF) 2024 yang…

UMKM yang mengikuti PackFest 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:40 WIB

PackFest 2024 Kembali Hadir, Telkom Ajak UMKM Naik Kelas Melalui Kemasan Yang Kekinian

Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom kembali mengajak para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2024. PackFest merupakan program…

Festival Java jazz

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:31 WIB

Musisi Apresiasi BNI Java Jazz Festival

Pelaksanaan BNI Java Jazz Festival 2024 mendapatkan apresiasi dari kalangan musisi. Salah satunya datang dari Barry Likumahuwa yang juga menjadi salah satu musisi yang tampil dalam gelaran tahunan…

Ilustrasi Mobile Banking BNI

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:01 WIB

Pengunjung Java Jazz Festival Didorong Gunakan M-Banking BNI

BNI Java Jazz Festival 2024 kembali hadir memanjakan telinga dengan alunan musik merdu dari musisi ternama dunia. Festival yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 24 hingga 26 Mei 2024…