Kenali Cara Kerja Endoskopi Saluran Cerna

Oleh : Herry Barus | Selasa, 05 Desember 2023 - 09:52 WIB

, dokter I Gede Pande Sastrawan Sp.PD,
, dokter I Gede Pande Sastrawan Sp.PD,

INDUSTRY.co.id - Bali - Masalah pencernaan jika diabaikan akan berdampak signifikan terhadap kinerja tubuh. Karenanya, ada beberapa cara yang disarankan dokter untuk mengetahui dan memastikan kesehatan saluran pencernaan Anda. Melalui edukasi bincang sehat yang diadakan Siloam Hospitals Bali (Selasa, 29/11), bertajuk : 'Mengenal Endoskopi Saluran Cerna', dokter I Gede Pande Sastrawan Sp.PD, menyampaikan bahwa Endoskopi adalah salah satu metode pemeriksaan paling jitu yang disarankan dokter. 

"Endoskopi adalah prosedur medis untuk memeriksa organ dalam tubuh Anda tanpa melakukan pembedahan besar. Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan suatu alat khusus yang disebut endoskop, yaitu alat berbentuk selang yang dilengkapi dengan senter dan kamera", tutur I Gede Pande Sastrawan melalui kanal Instagram yang disiarkan Siloam Hospitals Bali.

Menurut I Gede Pande, endoskopi merupakan tindakan medis dengan memasukkan endoskop atau selang tipis dan panjang secara langsung ke dalam tubuh melalui mulut atau dubur ke dalam saluran cerna guna mengamati organ dalam atau jaringan secara menyeluruh.

Apa Itu Endoskopi Saluran Cerna Atas?

Ada sejumlah jenis endoskopi sesuai lokasi periksa, salah satunya adalah endoskopi saluran cerna atau gastrointestinal endoscopy. Endoskopi saluran cerna atas adalah prosedur untuk melihat saluran pencernaan bagian atas secara visual, meliputi kerongkongan, perut ( lambung) hingga usus kecil atau duodenum. Prosedur ini disebut juga dengan esophagogastroduodenoscopy (EGD). Dan untuk Endoskopi saluran cerna bawah meliputi : Anus, Ujung usus besarbesar  (Rektum), ujung bawah usus kecil (Ileum terminal).

Dikatakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam I Gede Pande, endoskopi saluran cerna atas dapat menemukan penyebab dari beberapa gejala, yaitu adanya sensasi nyeri ulu hati, mual dan muntah, kembung berkepanjangan, bersendawa, mengalami pendarahan dan adanya masalah saat menelan.

"Termasuk adanya penurunan berat badan yang tak dapat dijelaskan dan beberapa lainnya", imbuhnya.

Adapun beberapa penyakit yang bisa dideteksi menggunakan prosedur endoskopi adalah: Gastroesophageal reflux disease (GERD), Kanker, Luka,

Peradangan atau iritasi, Kelainan pra-kanker seperti Barrett’s esophagus, penyakit celiac, penyempitan kerongkongan, penyumbatan dan beberapa lainnya.

"Saat melakukan prosedur endoskopi saluran cerna atas , tentunya ada beberapa hal yang perlu disiapkan terlebih dahulu. Pertama, pasien perlu menceritakan pada dokter tentang riwayat kesehatan , termasuk gejala yang dirasakan, alergi, dan semua obat maupun vitamin yang dikonsumsi. Dokter akan memberikan sejumlah arahan sebelum menjalani prosedur ini", tutur dokter I Gede Pande.

 

Penanganan

Agar mencapai hasil optimal, Dokter akan meminta berpuasa selama 6-8 jam dengan tujuan agar lambung kosong dan bersih. Jika tidak, dokter akan kesulitan memeriksa dengan jelas sebab saluran cerna tertutup dengan makanan.

Kemudian, memungkinkan diberikan obat penenang agar nyaman selama tindakan. Anda juga mungkin diberikan bius cair berbentuk obat kumur atau semprotan guna membuat tenggorokan mati rasa dan mencegah tersedak. Dalam beberapa kasus, endoskopi bisa dilakukan tanpa pembiusan. Selama tindakan, dokter mungkin akan: Melakukan biopsi,

Menghentikan pendarahan pada saluran pencernaan,Melakukan prosedur lain, misal melebarkan penyempitan saluran pencernaan.

 Adapun lamanya prosedur endoskopi adalah sekitar 15 sampai 30 menit. Selama tindakan, Anda tidak akan merasakan apapun, kecuali tertidur dengan pulas akibat dari pemberian obat bius.  Selanjutnya, dokter akan memberikan arahan tentang perawatan pasca-endoskopi dilakukan. Endoskopi adalah prosedur yang tergolong aman. Namun, seperti prosedur medis lainnya, tetap mungkin efek samping dari tindakan ini. Pada kasus langka, komplikasi bisa  terjadi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi FMCG E-commerce

Jumat, 01 Maret 2024 - 16:46 WIB

Jelang Ramadhan, Jumlah Produk Terjual F&B di E-commerce Meningkat Hingga 75 Persen

Beberapa hari jelang menyambut Ramadhan, Compas.co.id selaku E-commerce Market Insight for FMCG Brands secara seksama memonitoring keadaan e-commerce di Indonesia, khususnya untuk sektor Fast…

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungan Kerja Ke IKN

Jumat, 01 Maret 2024 - 16:24 WIB

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungan Kerja Ke IKN

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melaksanakan peresmian Pabrik Amonium Nitrat di Bontang, peletakan batu pertama/groundbreaking kantor Bank…

Irfan Setiaputra Dirut Garuda Indonesia

Jumat, 01 Maret 2024 - 15:04 WIB

Optimalkan Momentum Kebangkitan Pariwisara, Maskapai Penerbangan Pemerintah Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Selain meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara melalui penambahan frekuensi penerbangan rute internasional mulai akhir Maret 2024, Garuda Indonesia juga secara bertahap menambah frekuensi…

HR Talks: Memperkenalkan Revolusi Bisnis Melalui HR-Tech Bersama Jobseeker Company

Jumat, 01 Maret 2024 - 14:29 WIB

HR Talks: Memperkenalkan Revolusi Bisnis Melalui HR-Tech Bersama Jobseeker Company

Jakarta, DKI Jakarta - 24 Februari 2024 - Jobseeker Company dengan bangga mengadakan "HR Talk: Leveraging HR-Tech to Scale-Up Your Business," acara komunitas yang akan berlangsung pada 29 Februari…

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (dok. Kemenko Perekonomian)

Jumat, 01 Maret 2024 - 13:56 WIB

Hadiri Simulasi Program Makan Siang, Menko Airlangga Berharap Gizi Anak-Anak Terpenuhi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang mengadakan simulasi program makan siang bernama Anak Sehat dan Sejahtera (Aksara)…