INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 0,6% atau 36 poin ke posisi 5.801 pada sesi akhir perdagangan Senin (24/07/2017) dibandingkan dengan posisi pada akhir pekan lalu di level 5.765. IHSG sepanjang perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 5.756-5.801.

Advertisement

Peningkatan IHSG pada perdagangan hari ini ditopang oleh kenaikan harga 148 saham. Disamping itu, ada 332 saham yang mengalami penurunan harga, 117 saham stagnan dan 144 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai jual-beli saham di BEI pada perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp6,66 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 8,10 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) senilai Rp321 miliar. Tetapi volume pembelian mereka mencapai 522 juta unit saham.

Advertisement

Sebanyak delapan dari 10 indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,39% atau 16,37 poin ke posisi 1.190. Kemudian disusul oleh indeks sektor keuangan dan indeks sektor konsumer yang masing-masing meningkat 0,98% dan 0,67%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers pada perdagangan hari ini adalah saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang harganya naik 4% atau Rp700 menjadi Rp18.100 per unit, saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang meningkat 3,5% atau Rp425 menjadi Rp12.575 per unit, saham PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) yang harganya terangkat 3,2% atau Rp100 menjadi Rp3.250 per unit.

Advertisement

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) yang harganya tergerus 2,6% atau Rp80 menjadi Rp2.990 per unit, saham PT Alam Sutera Tbk (ASRI) yang susut 1,9% atau Rp6 menjadi Rp310 per unit dan saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang turun 1,9% atau Rp20 menjadi Rp1.055 per unit. (Abraham Sihombing)

Advertisement