INDUSTRY.co.id - Jakarta-Perusahaan perdagangan komoditas Louis Dreyfus Company (LDC) , secara global berkomitmen menjalankan bisnis berkelanjutan di semua rantai pasoknya, termasuk di Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen bisnis berkelanjutan, tahun lalu, LDC meluncurkan pembinaan pola pertanian kopi berkelanjutan yang dikemas dalam program Stronger Coffee Initiative

Advertisement

Lebih dari 18 ribu petani kopi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Lampung telah mengikuti program keberlanjutan kopi ala LDC. Lampung sebagai salah satu wilayah penghasil kopi di Indonesia menjadi fokus utama Stronger Coffee Initiative, tercatat hampir 13 ribu petani kopi di provinsi dengan julukan “Sai Bumi Ruwa Jurai” tergabung dalam program ini.

Bagaimana program kopi berkelanjutan yang dilakukan oleh LDC Indonesia? Apa saja dampaknya bagi para petani kopi? Rajat Dutt, Country CEO for Indonesia, Louis Dreyfus Company memaparkan bagaimana komitmen LDC membantu petani kopi dan bagaimana rencana bisnis LDC di Indonesia.

Advertisement

Bisa dijelaskan mengenai Stronger Coffee Initiative?

Ini merupakan program kopi berkelanjutan yang LDC luncurkan pada tahun 2022. Tujuannya adalah untuk memajukan praktik produksi kopi berkelanjutan yang dapat mendukung penghidupan petani dan memenuhi permintaan pelanggan akan biji kopi berkelanjutan berkualitas tinggi.

Advertisement

Inisiatif ini mencakup empat bidang utama, yaitu membangun kesejahteraan petani dengan memberdayakan komunitas kopi agar sukses dan berkembang, mengembalikan kesehatan tanah melalui kerja sama dengan petani untuk meningkatkan keanekaragaman hayati pertanian, memfasilitasi investasi berbasis koalisi dengan menjalin kemitraan untuk meningkatkan dampak positif di tingkat petani, dan mengurangi emisi karbon dengan melakukan upaya pada tingkat pertanian untuk mitigasi perubahan iklim.

 

Advertisement

Bagaimana komitmen LDC terhadap praktik kopi berkelanjutan di Indonesia, terutama dalam hal membantu petani untuk mengoptimalkan produksi kopi?

Kami bekerja sama dengan para petani kopi untuk bisa menghasilkan produk yang lebih berkelanjutan. Beberapa cara yang sudah kami lakukan antara lain adalah mengubah setidaknya 620 hektar lahan pertanian menjadi pertanian organik dengan mengurangi penggunaan bahan kimia pertanian dan dampak negatifnya terhadap masyarakat dan keanekaragaman hayati.

 

LDC bekerja sama dengan lebih dari 18.000 petani untuk melestarikan dan melakukan regenerasi ekosistem kopi mereka, ini dilakukan bersama dengan Jacobs Douwe Egberts dan Louis Dreyfus Foundation, melalui praktik pertanian regeneratif seperti agroforestri, termasuk juga penanaman lebih dari 500 ribu pohon di Sumatera sejak tahun 2015.

 

Di Sumatera Utara kami mendukung sekitar 600 petani untuk menerima sertifikasi untuk transisi menuju praktik pertanian organik dan panen kopi mereka. Di Lampung Barat, LDC melaksanakan program vokasi kopi untuk melestarikan budaya kopi daerah dengan mempromosikan transmisi pengetahuan dan memperkuat komunitas dengan melatih lebih dari 5.000 petani muda dalam praktik pertanian berkelanjutan.

 

Lampung menjadi salah satu fokus kegiatan kopi berkelanjutan LDC. Bagaimana dampak program ini bagi para petani?

Lampung merupakan salah satu penghasil kopi Robusta terbesar di Indonesia, yang juga merupakan wilayah penghasil kopi utama bagi LDC. Melalui program kopi berkelanjutan ini kami melihat ada perubahan positif di kalangan petani kopi, misalnya meningkatnya keterampilan bercocok tanam, hasil panen yang lebih baik, dan pada akhirnya ini dapat meningkatkan ekonomi mereka.

 

Program yang dijalankan di Lampung mencerminkan strategi keberlanjutan global LDC yang dilakukan melalui dua pilar kegiatan, pertama, Program Responsible Sourcing (Sumber yang Bertanggung Jawab), fokusnya adalah meningkatkan proses ketelusuran hingga ke tingkat petani, menghentikan deforestasi untuk tujuan pertanian dari rantai pasokan kami, dan meningkatkan produksi dan pengadaan kopi bersertifikat atau terverifikasi.

 

Pilar kedua adalah Stronger Coffee Initiative yang fokus pada meningkatkan penerapan praktik regeneratif sebagai cara untuk meningkatkan dan memulihkan kesehatan tanah pertanian dan mengurangi ketergantungan petani pada input sintetis. Fokus lainnya adalah meningkatkan kesejahteraan petani dengan memberikan solusi jangka panjang dengan cara penerapan integrasi agroforestri, komunitas pembibitan, dan peternakan dalam ekosistem perkebunan kopi untuk mendiversifikasi sumber pendapatan petani. Fokus terakhir dari inisiatif ini adalah rendah karbon, sejalan dengan program carbon in-setting LDC, kami bertujuan untuk mengoptimalkan penyerapan karbon dalam rantai nilai operasional kami.

 

Selain menjalankan bisnis berkelanjutan, apa strategi dan rencana bisnis LDC di Indonesia.

Pertumbuhan operasional LDC di Indonesia sangat positif sejak kami membuka kantor pertama kali lebih dari 20 tahun yang lalu, ini dapat dilihat dari perluasan aktivitas bisnis, aset, dan tim LDC di Indonesia. Kami memulai perdagangan biji-bijian dan saat ini telah memulai aktivitas perdagangan dan pengolahan lokal di bidang kelapa sawit (biji minyak) dan kopi, kapas, tepung kedelai, jagung dan gandum. Kami hadir di beberapa kota di Indonesia: Jakarta, Balikpapan dan Lampung – dengan 6 aset, 1 kantor pusat dan kurang lebih 450 karyawan di seluruh Indonesia.

 

Kami berkomitmen untuk terus melihat peluang pengembangan bisnis yang sesuai dengan model bisnis dan strategi kami. Hal ini mencakup upaya untuk terus memperkuat portofolio bisnis kami dengan fokus pada perluasan di hulu dan diversifikasi sumber pendapatan melalui produk dan bahan berkualitas tinggi yang memiliki nilai tambah, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang di seluruh dunia.

 

Apa ada rencana investasi baru LDC di Indonesia?

Fokus LDC saat ini adalah mengembangkan kegiatan usaha dimana kami beroperasi saat ini dengan melakukan penambahan kapasitas dan keterampilan misalnya membangun fasilitas penyulingan gliserin baru dan pengemasan minyak nabati di kompleks pengolahan kelapa sawit di Lampung.

Pembangunan pabrik pemurnian gliserin akan dimulai setelah kami mendapatkan lisensi dan izin lingkungan yang diperlukan, dan kami bertujuan untuk menyelesaikan pembangunan ini dalam dua tahun ke depan.

Ekspansi ini akan memperkuat kapasitas kami untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat akan kebutuhan makanan dan bahan-bahan berkualitas tinggi dan bergizi. Ini merupakan bagian dari strategi LDC global untuk memperluas lebih jauh ke sektor hilir dan melakukan diversifikasi pendapatan melalui produk-produk dengan nilai tambah.