Festival Jajanan Bango 2023 Ajak Pecinta Kuliner di Jakarta dan Makassar Lestarikan Kekayaan Kuliner Nusantara

Oleh : Nina Karlita | Jumat, 06 Oktober 2023 - 00:30 WIB

Kick-Off Festival Jajanan Bango 2023.
Kick-Off Festival Jajanan Bango 2023.

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menandai perayaan 95 tahun perjalanannya, Bango menggelar Festival Jajanan Bango 2023 di Jakarta dan Makassar.Festival ini akan menjadi festival kuliner pertama yang memberikan pengalaman multisensori untuk membangkitkan apresiasi dan semangat pelestarian kuliner Indonesia di tengah makin bermunculannya culinary gem dari mancanegara.  

Bango juga konsisten menjalankan misi melestarikan kuliner nusantara, salah satunya melalui pelaksanaan Festival Jajanan Bango sejak 2005. 

"Di acara ini, pengunjung bisa mengeksplorasi kelezatan aneka hidangan otentik yang disajikan oleh para legenda kuliner dari Sabang hingga Merauke – terutama yang menggunakan kecap manis: culinary gem asli Indonesia,” kata Ari Astuti, Head of Marketing Nutrition Indonesia, PT Unilever Indonesia, Tbk. yang akrab disapa Tutut.

Culinary gem atau pusaka kuliner adalah cerminan sejarah, identitas, tradisi, dan kearifan lokal yang unik dan tak lekang waktu. Tidak hanya menjembatani masyarakat dengan akar budaya mereka, culinary gem juga menjadi alat untuk memperkenalkan jati diri sebuah negara pada dunia. 

Contoh negara yang sukses melakukannya antara lain Jepang dengan Shoyu, Thailand dengan saus Sriracha, atau Korea dengan saus Gochujang. 

Istilah culinary gem muncul karena minat millennial dan Gen-Z untuk berpetualang kuliner kini semakin tinggi, termasuk hunting berbagai kuliner otentik dari mancanegara. Maka tak heran kalau Shoyu, Sriracha atau Gochujang jadi makin familiar di telinga dan lidah generasi muda. 

"Di tengah kondisi ini, salah satu misi platform DHKH adalah mengajak HalTeman, terutama millennial dan Gen-Z, agar tidak lupa akan kuliner nusantara dan terus mengeksplorasi kekayaannya," kata Bowo, pegiat pelestarian kuliner Indonesia yang merupakan Co-Founder Dari Halte ke Halte (DHKH). 

Festival Jajanan Bango mengajak pecinta kuliner melestarikan kecap manis dengan mengeksplorasi ragam hidangan berbasis kecap yang tersebar di seluruh wilayah nusantara. 

Setelah berpetualang kuliner, diharapkan akhirnya mereka menjadi lebih terdorong untuk menyajikan aneka hidangan berbasis kecap di rumah, yang secara tidak langsung artinya ikut berperan melestarikan kekayaan kuliner Indonesia.

Di Festival Jajanan Bango 2023, Bango memberikan pengalaman multisensori dalam bentuk sebuah galeri yang menonjolkan berbagai pesona kuliner nusantara menggunakan teknologi imersif yang memanjakan kelima indera.

Diharapkan dengan pengalaman ini, para pecinta kuliner akan semakin tidak sabar untuk menikmati aneka hidangan yang tersedia, dan akan lebih mengapresiasinya sebagai sebuah mahakarya yang patut dilestarikan.

Festival Jajanan Bango 2023 pertama-tama akan menyambangi Makassar yang memiliki predikat sebagai “Kota Makan Enak”. Kota ini terpilih karena di setiap sudut, terdapat begitu banyak kuliner ikonik yang menggugah selera, dan geliat pelestarian kulinernya juga terbilang sangat tinggi. 

Percaya bahwa “Kota Makan Enak” sangat pantas dipuaskan oleh “Ahlinya Makan Enak”, Festival Jajanan Bango 2023 yang akan digelar tanggal 7-8 Oktober 2023 di Parking Lot Phinisi Point akan menghadirkan 45 legenda kuliner, dimana 35 diantaranya berasal dari kota Makassar dan sekitarnya.

Selanjutnya, Festival Jajanan Bango 2023 akan kembali digelar di Jakarta tanggal 27-29 Oktober 2023 di Parkir Timur Senayan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, dimana Bango akan membangkitkan semangat pelestarian kuliner nusantara di tengah generasi muda dengan kehadiran lebih dari 100 legenda kuliner dari berbagai penjuru negeri.

“Kami mengundang seluruh pecinta kuliner di Jakarta dan Makassar bergabung di Festival Jajanan Bango 2023 untuk satukan tekad melestarikan kekayaan kuliner nusantara – terutama yang menggunakan kecap. Dengan demikian, keberadaan kecap manis dapat terus kekal sebagai culinary gem kebanggaan kita semua,” tutup Tutut. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI Jakarta, Marulina Dewi

Minggu, 16 Juni 2024 - 08:25 WIB

Dibalik Kemeriahan HUT Kota Jakarta, Inilah Daftar Dewan Juri DKJ Awards 2024

Jakarta- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk pertama kalinya menyelenggarakan ajang penghargaan Derap Kerja Sama Jakarta (DKJ) 2024 sebagai wujud apresiasi terhadap berbagai perusahaan yang…

Tampilan BRImo terbaru

Minggu, 16 Juni 2024 - 06:03 WIB

Rilis Daftar The Global 2000, Forbes Kembali Nobatkan BRI Sebagai Perusahaan Terbesar di Indonesia

Forbes Internasional, media keuangan dan ekonomi terkemuka di dunia, menerbitkan daftar perusahaan terbesar dunia, Forbes Global 2000 tahun 2024 pada Kamis (13/06) di New York. The Global 2000…

Suasana kegiatan di Kantor BRI

Minggu, 16 Juni 2024 - 05:48 WIB

BRI Pastikan Keandalan Layanan Perbankan Pada Saat Libur Iduladha 1445 Hijriah Tahun 2024

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan tetap memberikan layanan Kantor BRI secara terbatas pada periode libur Iduladha 1445 Hijriah Tahun 2024. Adapun layanan terbatas tersedia pada Selasa…

Direktur Utama PT Cipta Perdana Lancar Tbk. Hamim (Kiri) didampingi Direktur Tjoeng Rino Saputra menjelaskan perjalanan bisnis perusahaan yang dimulai dari industri rumahan hanya dengan empat karyawan kini berkembang menjadi perusahaan maju pesat, di Kantor CPL, Banten, Sabtu (15/06/2024).

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:31 WIB

Perjalanan Sukses PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART), dari Industri Rumahan Kini Tumbuh Pesat dan Siap Melantai di Bursa

Tangerang- PT Cipta Perdana Lancar Tbk. (PART) perusahaan yang bergerak di industri manufaktur dengan fokus pada stamping dan assembling parts menguraikan rencana dalam waktu dekat untuk melantai…

Peluncuran kolaborasi P&G Conscious Living dengan Rekosistem

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:05 WIB

P&G Indonesia Jalin Dengan Mitra Pengelola Sampah Rekosistem

Peluncuran kolaborasi P&G Conscious Living dengan Rekosistem dilakukan di saat yang bersamaan dengan penayangan video dokumenter serta diskusi interaktif bertajuk Kita dan Plastik.