INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara konsisten terus menancapkan 'pondasinya' sebagai bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terbesar di Tanah Air.

Advertisement

Hal tersebut dibuktikan dengan pencapaian penyaluran KPR BCA yang menyentuh angka Rp 114 triliun sepanjang semester I-2023. Angka tersebut meroket 11% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2022.

"Semester I-2023, penyaluran KPR kami tumbuh 11% menjadi Rp114 triliun jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata Executive Vice President Consumer Loan Division PT Bank Central Asia Tbk., Welly Yandoko kepada media, beberapa waktu lalu.

Advertisement

Dijelaskan Welly, kawasan Jabodetabek masih menjadi area mayoritas untuk penyaluran KPR BCA di semester I-2023. Selanjutnya diikuti Surabaya, dan Jawa Timur (Jatim), serta kota-kota lainnya seperti Bandung, Semarang dan daerah lainnya.

"Jabodetabek masih mayoritas sebesar 45-50% diikuti Surabaya dan Jatim sebesar 12-15% dari total penyaluran KPR," terangnya.

Advertisement

Menurut Welly, pasar properti masih sangat 'seksi' dan potensial, ditambah dengan masih tingginya angka backlog perumahan. Hal ini tentunya juga akan berdampak signifikan pada permintaan KPR yang akan terus bertumbuh.

Advertisement

Berdasarkan data Susenas BPS tahun 2021 menyebutkan, tidak kurang dari 12,7 juta rumah tangga yang belum memiliki rumah dengan pertambahan keluarga baru sekitar 800 ribu setiap tahunnya.

"Sektor properti tetap tumbuh karena rumah merupakan kebutuhan primer, meskipun ada keraguan dari masyarakat saat memasuki tahun politik. Kami (BCA) akan terus berkomitmen membantu masyarakat memiliki hunian melalui skema KPR yang meringankan konsumen,” tutur Welly.

Oleh karena itu, dirinya optimis penyaluran KPR BCA akan terus bertumbuh hingga akhir tahun 2023. 

"Kami optimistis akan terus tumbuh. BCA tahun ini menargetkan penyaluran KPR senilai Rp 122 triliun,” jelasnya.

Sebagai salah satu pemain utama penyaluran KPR, Bank BCA menyediakan pilihan suku bunga yang menarik bagi masyarakat. 

Selain itu, BCA juga akan terus berusaha untuk meningkatkan penetrasi ke segmen pasar yang relatif belum tergarap saat ini, khususnya segmen muda dan payroll BCA.