INDUSTRY.co.id, Jakarta-Lanskap jaringan internet telah memasuki era Web3 yang ditandai teknologi terdesentralisasi, pemberdayaan pengguna, dan fokus yang lebih besar pada identitas dan privasi digital. Oleh sebab itu, perlindungan privasi dan identitas menjadi penting dan relevan di tengah gaya hidup yang semakin terhubung dunia digital. 

Advertisement

"Ilustrasinya sama seperti memiliki kunci yang aman di pintu depan rumah. Web3 memberi Anda kekuasaan atas privasi, serta memungkinkan berinteraksi dengan aman di dunia digital," ujar Pendiri dan CEO dari crypto exchange CoinEx, Haipo Yang.

Lebih lanjut Yang menjelaskan, dengan kendali atas identitas digital teknologi terdesentralisasi Web3, pengguna bisa berkomunikasi dan menggunakan berbagai layanan online secara aman. Menurut Yang, terdapat beberapa aspek kunci untuk melindungi identitas dan privasi digital ketika memasuki dunia Web3 yang terdesentralisasi. "Yang pertama adalah keamanan. Bayangkan seberapa sering kita menggunakan akun online setiap harinya. Baik untuk media sosial hingga urusan perbankan. Semua akun ini rentan terhadap ancaman pencurian identitas atau kerugian finansial," katanya.

Advertisement

Dengan teknologi Web3 yang fokus pada keamanan, pengguna dapat mengambil langkah-langkah yang kuat untuk melindungi identitas digital dan aset kita.  "Web3 memberikan pengguna kekuatan untuk menjaga keamanan secara lebih efektif," ujarnya.

Aspek kedua ialah kontrol. Seperti kita menyewakan kamar di rumah kita dan harus memberikan semua riwayat hidup kita kepada penyewa. Menurut Yang ilustrasi tersebut serupa dengan kegiatan berbagi data di internet saat ini sering kali membuat pengguna kehilangan kendali atas informasi pribadi mereka. Dengan teknologi Web3, Yang menjelaskan, pengguna dapat memilih dengan siapa mereka berbagi data, memberikan mereka kekuatan untuk mengendalikan bagaimana informasi mereka digunakan.

Advertisement

Pada bagian ketiga, Yang merujuk aspek pribadi. Yakni, kemampuan teknologi Web3 yang memperhatikan privasi, pengguna dapat berinteraksi secara online tanpa kehilangan anonimitasnya. "Tanpa aspek ini, tentu riskan jika dunia di mana setiap langkah kita terpantau dan informasi pribadi kita bisa dilihat oleh siapa saja,” ujar Yang.

Selaras dengan potensi teknologi Web3, Haipo Yang menyampaikan bahwa bursa seperti CoinEx, juga berkomitmen menjaga privasi dan melindungi identitas pengguna. "Terutama pada di era popularitas aset kripto yang terus meningkat," kata Yang.

Advertisement

CoinEx sebagai bursa terkemuka, memiliki rekam jejak yang luar biasa tanpa kecelakaan dan komitmen yang kuat terhadap keamanan pengguna.  Yang mengatakan, CoinEx menjaga informasi dan dana pengguna dengan sangat baik melalui langkah-langkah keamanan yang kuat. "Yakni, mekanisme Proof of Reserve dengan Merkle tree dan rasio cadangan 100%.  Dengan demikian, CoinEx menjadi bursa yang andal dan aman," katanya.

Dia merujuk krisis baru-baru ini yang melanda beberapa bursa aset kripto. Sehingga menekankan pentingnya dedikasi CoinEx terhadap keamanan dan privasi pengguna. "CoinEx secara aktif memprioritaskan perlindungan pengguna dan menggunakan teknologi yang kuat. Hal ini memberikan kepercayaan kepada individu untuk melakukan perdagangan aset kripto dengan keyakinan, karena mereka tahu bahwa identitas dan aset digital mereka berada di tangan yang aman," jelas Yang.

Haipo Yang menegaskan, CoinEx berkomitmen dalam melindungi informasi dan aset pengguna sebagai bursa yang andal dalam ekosistem aset kripto.

Haipo Yang kembali menjabarkan beberapa contoh penerapan teknologi Web 3 yang kelak merevolusi kehidupan sehari-hari. Terutama dalam ihwal melindungi identitas dan privasi. "Ketiganya adalah Belanja Online, Kesehatan dan Pemungutan Suara," kata Yang.

Untuk ranah belanja online, dia menjelaskan bahwa teknologi Web3 menjadikan aktivitas berbelanja dengan aman sambil menjaga kerahasiaan informasi finansial pengguna. "Dengan ini, pengalaman berbelanja online menjadi lebih nyaman dan melindungi privasi kita," ujarnya.

Dalam khasanah kesehatan, teknologi Web3 mampu membuat sistem yang menyimpan rekam medis pasien secara aman di jaringan terdistribusi, sementara pengguna tetap memiliki kendali penuh untuk mengakses.  "Dengan demikian, Web3 tidak hanya meningkatkan privasi, tetapi juga mengurangi risiko pelanggaran data."

Sementara dalam kaidah pemungutan suara, Yang merujuk kemampuan Web3 sebagai sistem yang mencatat hasil pemilihan secara aman dalam buku besar digital yang terbuka dan tak terubah. Selain itu, menghilangkan risiko manipulasi atau kerusakan.  "Bagaimana hal ini mungkin? Jawabannya adalah teknologi Web3 yang memastikan privasi pemilih terjaga dan memastikan pemilu yang adil. Dengan inovasi ini, pemilihan menjadi lebih mudah dipahami dan menarik bagi semua orang," pungkas Yang.

Menurut Yang, transisi yang ditawarkan teknologi Web3 semakin relevan berkenaan pentingnya perlindungan identitas digital dan privasi.  "Dengan memahami konsep-konsep ini dan peran pertukaran aman, kita dapat melindungi informasi pribadi kita dan memahami dampaknya dalam kehidupan sehari-hari," katanya.