Kinerja GTS International untuk Energi Dunia Lebih Baik

Oleh : Abraham Sihombing | Sabtu, 13 Mei 2023 - 10:36 WIB

PT GTS Internasional Tbk
PT GTS Internasional Tbk

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Setelah pencapaian yang signifikan, PT GTS Internasional Tbk melakukan paparan kinerja 2022 melalui Analyst dan Media Gathering dengan mengundang sekuritas dan juga rekan media. Kegiatan yang berlangsung pada 12 Mei 2023 tersebut dilakukan di Hotel Gran Melia, Jakarta.

 

Pada program tersebut, GTSI mengundang analis dari 5 sekuritas Indonesia dan 33 Media Nasional. Hal ini dilakukan sebagai ajak mempererat tali silaturahmi dan lebih mengenal lagi antara korporasi dan media juga sekuritas. Dalam makan siang bersama, Jajaran Direksi GTSI juga memaparkan kondisi korporasi saat ini khususnya terkait pencapaian 2022.

 

Dalam paparan tersebut, Direktur GTSI, Dandun Widodo menyampaikan dengan penuh optimis pencapaian perseroan. “Bergerak dari potensi industri dan usaha yang masih cukup menjanjikan, meski tahun 2022 tidak mudah dilewati dan mempunyai berbagai tantangan, GTSI terus berfokus dalam meningkatkan kelancaran operasional serta kepercayaan pelanggan atas layanan Perseroan”.

 

 

Kinerja Keuangan

Di tahun 2022, Perseroan berhasil mencetak kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan tahun 2021. Secara pendapatan, per 31 Desember 2022, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar USD 41.226.395, lebih tinggi 34,03% dibandingkan 2021 sebesar USD30.759.409.

 

Selain itu, laba bersih Perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 143,03%, dari rugi sebesar USD11.914.342 menjadi mencetak laba bersih sebesar USD5.126.255. Per segmen usaha, pendapatan Perseroan juga mulai membaik di tahun 2022 yang mengindikasikan bahwa langkah strategis yang telah dirumuskan dan diimplementasikan oleh Direksi sejak awal tahun 2022 telah membuahkan hasil yang diharapkan.

 

Selain itu, Dandun menambahkan, “Perseroan juga tetap berada dalam posisi keuangan yang aman, dengan total asset sebesar USD123.802.012 di tahun 2022”. Hal ini didukung dengan Ekuitas Perseroan juga menguat di tahun 2022 menjadi USD56.962.210, meningkat sebesar 18,55% dari USD48.049.953 di akhir tahun 2021. Arus kas Perseroan juga menguat di tahun 2022, dengan kas dan setara kas di awal tahun 2022 sebesar USD13.521.647 menjadi USD20.369.841 di akhir tahun buku 2022.

 

Profitabilitas Perseroan juga berhasil naik secara signifikan dengan net profit margin di 2021 sebesar -39%, di akhir 2022 tercatat mengalami perbaikan hingga 12%. Likuiditas Perseroan juga masih tetap terjaga di tahun 2022 dengan rasio lancar sebesar 117,89% dan rasio liabilitas terhadap ekuitas sebesar 117,34%.

 

Aset Perseroan mengalami penurunan sebesar 3,79% di tahun 2022 menjadi USD123.802.012 yang utamanya disebabkan oleh penurunan akun aset tidak lancar yang memiliki porsi dominan terhadap komposisi aset Perseroan. Aset tidak lancar tahun 2022 menurun 23,60% dari tahun sebelumnya, disebabkan reklasifikasi akun asset hak guna - neto.

 

Nilai liabilitas di tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 17,11% menjadi USD66.839.802 yang utamanya disebabkan oleh penurunan akun liabilitas jangka panjang yang memiliki porsi dominan terhadap komposisi liabilitas Perseroan. Liabilitas jangka panjang tahun 2022 turun 47,82% utamanya karena tanggal 31 Desember 2022 Perseroan mengklasifikasikan seluruh liabilitas sewa kapal menjadi liabilitas tersedia untuk dijual.

 

Selain itu, Perseroan telah melunasi liabilitas sewa kendaraan pada bulan Juli 2022. Sementara itu, liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan sebesar 40,30% menjadi USD39.429.428 yang disebabkan oleh Perseroan melakukan reklasifikasi liabilitasnya ke dalam akun liabilitas tersedia untuk dijual.

 

Ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2022 tercatat sebesar USD56.962.210 atau naik sebesar 18,55% dibandingkan pencapaian tahun 2021 yang disebabkan oleh peningkatan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi.

 

Perseroan per tanggal 31 Desember 2022 mencatat peningkatan nilai pendapatan sebesar 34,03% menjadi USD41.226.395 dibandingkan kinerja tahun 2021 sebesar USD30.759.409.

 

Hal ini disebabkan oleh peningkatan seluruh komponen pendapatan termasuk jasa sewa kapal dan pengelolaan kapal Perseroan sementara itu mencatat penurunan beban pokok pendapatan sebesar 15,22% menjadi USD26.693.670. Sementara itu, beban operasi lainnya menurun dari USD7.802.840 menjadi USD2.107.802. Laba (Rugi) Tahun Berjalan Tahun ini Perseroan mencatat laba tahun berjalan sebesar USD5.126.255 dibandingkan tahun 2021, dimana Perseroan mencatatkan rugi sebesar USD11.914.32. Perseroan juga mencatat Total Penghasilan - Komprehensif tahun berjalan sebesar USD11.737.257 dari sebelumnya mencatat rugi komprehensif tahun berjalan sebesar USD16.215.770 di tahun 2021.

 

Per tanggal 31 Desember 2022, Perseroan mencatatkan kas dan setara kas sebesar USD20.396.841 atau meningkat sebesar USD6.875.194 dibandingkan posisi tahun 2021 yang mencapai USD13.521.647. Hal ini antara lain disebabkan oleh peningkatan total kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar 31050,50% menjadi USD24.550.244 dari minus USD79.321 di tahun 2021. Sementara total arus kas bersih dari aktivitas investasi tercatat USD 1.620.135 di tahun 2022 dari sebelumnya minus USD10.225.142 di tahun 2021.

 

Kemudian total arus kas bersih dari aktivitas pendanaan mencapai minus USD17.668.090 di tahun 2022 dari USD6.012.085 di tahun 2021.

 

Selanjutnya, Tammy Meidharma selaku Direktur Utama GTSI memaparkan langkah-langkah keberlanjutan yang ditempuh perseroan. Menurut beliau, “Tata Kelola Perusahaan yang Baik merupakan satu perangkat yang mengatur hubungan Perseroan dan keseluruhan organ-organ perusahaan serta pemangku kepentingan."

 

Perseroan telah berkomitmen dalam optimalisasi kualitas penerapan tata kelola perusahaan agar sesuai dengan prinsip-prinsip GCG yang berlaku secara universal, konsisten, serta berkesinambungan. Hal ini dilakukan guna mempersiapkan organisasi perusahaan dalam menghadapi dinamika tak terduga bisnis di masa yang akan datang.

 

 

Prospek Usaha

Sejak 2021, pasar gas alam cair global telah mengetat dan konsumsi gas global diperkirakan akan menurun sebesar 0,8% di tahun 2022 sebagai dampak dari kontraksi sebesar 10% di Eropa dan tidak adanya perubahan dalam permintaan di daerah Asia Pasifik. Konsumsi gas secara global diprediksi hanya akan bertumbuh sebesar 0,4% di tahun 2023, tetapi prospek ini juga akan terpengaruh oleh berbagai ketidakpastian.

 

Meski demikian, industri gas alam cair di Indonesia di tahun 2023 diperkirakan masih akan lebih stabil dan tidak terlalu terpengaruh dengan pasokan dari Rusia. Gas bumi saat ini juga telah menjadi andalan proses transisi dari energi kotor ke energi bersih sehingga produk gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) di Indonesia juga diperkirakan akan terus meningkat. Satuan Kerja khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan produksi LNG di tahun 2023 sebesar 204 kargo, lebih tinggi dibandingkan realisasi produksi LNG di tahun 2022 yang mencapai 196 kargo.

 

Selain itu, proyeksi pasar LNG Indonesia masih didominasi dengan rencana proyek regasifikasi yang telah dicanangkan oleh Pemerintah dalam KepMen ESDM no 249/2022 tentang penunjukan PLN dalam melakukan migrasi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar LNG. Hal ini  mencakup energi transisi dan energi bersih untuk beberapa pembangkit listrik di Indonesia.

 

Dengan meningkatnya permintaan terhadap ketersediaan clean energy baik secara domestik maupun internasional, Perseroan yang bergerak dalam industri kapal pengangkutan dan infrastruktur LNG, siap melayani dengan terus menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan secara lingkungan hidup. ***

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto kiri-kanan (Markus Rozano Antar Prasetyo - Bung Kepra selaku Ketua Koordinator Pergelaran; Dirjen Bimas Budha Supriyadi; Ketua Umum Panitia Acara Siddhartha The Musical, Sutina Irsan)

Sabtu, 25 Mei 2024 - 02:40 WIB

Keren! Hadir Kembali Setelah 17 Tahun, Siddhartha The Musical Sukses Hipnotis Warga Jakarta

Jakarta- Kerinduan warga Jakarta, khususnya umat Budha akan Siddhartha The Musical akhirnya terobati. Penampilan para seniman panggung Siddharta The Musical sukses menghipnotis warga yang memadati…

[Ki-Ka] M. Ade Kurniawan - CEO of ACSI, Jaja Ahmad Subarja - President Director of ACSI Corp, Yusup

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:22 WIB

Kukuhkan Kepemimpinan Teknologi Lingkungan, Cetta Akuisisi EAS.ai

Akuisisi EAS.ai akan memperkuat posisi Cetta sebagai pemimpin dalam industri teknologi lingkungan di Indonesia dengan mengembangkan kemampuan teknologi AI-nya serta membuka peluang pasar baru.

Kegiatan CSR PT Krakatau Sarana Properti

Jumat, 24 Mei 2024 - 16:48 WIB

PT. Krakatau Sarana Properti Gelar Kegiatan CSR Bidang Pendidikan dan Lingkungan di Provinsi Banten

PT. Krakatau Sarana Properti (KSP) baru saja menggelar aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) yang rutin dilaksanakan di wilayah Cilegon maupun juga disekitar daerah Provinsi Banten.…

Apartemen

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:42 WIB

Sentimen Positif Dorong Permintaan Apartemen di Jakarta Selama Paruh Kedua Tahun 2024

Colliers memperkirakan permintaan apartemen di Jakarta akan mengalami peningkatan sepanjang sisa semester tahun ini, terutama pada paruh kedua dengan penetapan pemerintahan baru dan kondisi…

PT Charoen Pokphand Indonesia

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:18 WIB

Citi Indonesia Rampungkan Kesepakatan Fasilitas Kredit Sindikasi Bergulir untuk Charoen Pokphand

Citibank Indonesia (Citi Indonesia), bertindak sebagai Bank Koordinator Tunggal, telah sukses menyelesaikan kesepakatan fasilitas kredit sindikasi bergulir (syndicated revolving credit facilities)…