Waduh Gawat! Gara-gara Impor TPT Ilegal, Indonesia Kehilangan Pendapatan Capai Rp19 Triliun

Oleh : Ridwan | Minggu, 02 April 2023 - 10:00 WIB

Impor pakaian bekas
Impor pakaian bekas

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) mencatat volume impor tekstil dan produk tekstil (TPT) ilegal mencapai 320 ribu ton sepanjang tahun 2022.

Angka tersebut melampaui volume impor pakaian legal sebanyak 250 ribu ton.

Berdasarkan hitungan APSyFI, negara kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp19 triliun akibat impor TPT ilegal sepanjang tahun 2022.

"Kalau kita hitung 230 ribu ton nilainya sekitar Rp32 triliun. Kalau pemerintah kasih PPN, PPh, bea masuk dan BMTP, seharusnya pemerintah bisa dapat Rp 19 triliun. Artinya pemerintah kehilangan pendapatan Rp 19 triliun dari sektor pajak pakaian ilegal ini," kata Ketua Umum APSyFI, Redma Gita Wirawasta di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan Redma, volume impor sektor TPT termasuk pakaian bekas ilegal sebesar 320 ribu ton sepanjang tahun 2022 itu setara dengan 16 ribu kontainer per tahun.

Tak hanya ada kerugian dari potensi pendapatan, menurutnya, impor ilegal juga membuat kehilangan potensi serapan tenaga kerja langsung mencapai 545 ribu, dan 1,5 juta tenaga kerja tidak langsung dengan total pendapatan karyawan Rp54 triliun per tahun.

"Apabila tekstil diproduksi di dalam negeri, masukan sektor pajak bisa mencapai Rp6 triliun dan setoran ke BPJS tembus Rp2,7 triliun, serta berimplikasi pada kegiatan ekonomi disektor energi, perbankan, logistik, industri pendukung dan sektor lainnya," papar Redma.

Disisi lain, dirinya mengungkapkan bahwa saat ini banyak ditemukan perusahaan impor bodong yang menyalahgunakan izin impor untuk menyelundupkan barang. 

Dijelaskan Redma, banyak perusahaan yang memiliki Angka Pengenalan Importir-P (API-P untuk produsen) dan API-U (untuk pedagang umum) misalnya, yang hanya memiliki Izin Usaha Industri (IUI) saja, namun tidak punya mesin dan kapasitas produksi.

"Sebagian besar oknum importir mempunyai banyak perusahaan importir tekstil dan produk tekstil bodong, baik yang berperan sebagai produsen untuk mendapatkan Persetujuan Impor (PI) API-P dari Kementerian Perindustrian, maupun yang berperan sebagai API-U untuk mendapatkan PI dari Kemendag,” tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pasangan dokter Reza Gladys dan dokter Attaubah Mufid dapat Rekor MURI ketiga untuk bisnis kecantikan mereka, Glafidsya.

Jumat, 31 Mei 2024 - 00:36 WIB

Dokter Reza Gladys dan Dokter Attaubah Mufid Sabet Rekor MURI Lagi

Pasangan dokter Reza Gladys dan dokter Attaubah Mufid meraih rekor MURI dalam kategori "Paket Perawatan Terbanyak Sebanyak 116.676 Paket Dalam Kurun Waktu Kurang Lebih 3 Minggu untuk produk…

Lifree dari Uni-Charm luncurkan Popok Perekat dengan bahan 100 persen bersirkulasi.

Jumat, 31 Mei 2024 - 00:11 WIB

Lifree Luncurkan Popok Dengan 100 Persen Bahan Bersirkulasi

Peluncurkan Lifree Popok Perekat Baru ini melanjutkan inisiatif Uni-Charm di tahun 2023 untuk menggelar riset risiko dekubitus dan cara ampuh mengatasinya.

Digiplus Resmi Buka Outlet Terbarunya di FX Sudirman

Kamis, 30 Mei 2024 - 23:09 WIB

Digiplus Resmi Buka Outlet Terbarunya di FX Sudirman

Digiplus mulai hadir di Indonesia pada awal tahun 2021, terus menunjukan komitmen untuk menjangkau lebih banyak masyarakat melalui 70 outlet yang saat ini sudah tersebar di seluruh Indonesia.…

Synthesis Development gelar kampanye Wujudkan Mimpi.

Kamis, 30 Mei 2024 - 22:56 WIB

Synthesis Development Wujudkan Mimpi Gen Z Yang Kesulitan Memiliki Rumah Sendiri

Melalui program ‘Wujudkan Mimpi’ yang diluncurkan Synthesis Development, diharapkan dapat menjawab kebutuhan Property Hunter atau Pencari Properti yang memiliki preferensi berbeda-beda.

Penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MOU) untuk Project Kerja sama Komersialisasi Produk Diesel Exhaust Fluid (DEF)

Kamis, 30 Mei 2024 - 20:45 WIB

Sinergi BUMN Lahirkan Diesel Exhaust Fluid untuk Kendaraan Diesel

Pertamina melihat peluang besar dalam pengembangan Diesel Exhaust Fluid (DEF) seiring dengan kebijakan Pemerintah untuk mengedepankan penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.