Fitnah Terhadap Gatot dan Tentara Sejati

Oleh : Jaya Suprana | Minggu, 09 Juli 2017 - 12:00 WIB

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Ist)
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - SEMPAT beredar sebuah meme berhias foto saya dilengkapi fitnah bahwa saya akan memimpin demo jutaan warga keturunan Tionghoa untuk melengserkan Ahok dari tahta gubernur DKI Jakarta. Namun fitnah terhadap saya, secara kualitas dan kuantitas sebenarnya jauh di bawah fitnah terhadap Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.

Ibarat makin tinggi pohon makin deras angin, maka terpaan fitnah terhadap Gatot Nurmantyo memang jauh lebih deras akibat pada kenyataan memang beliau jauh lebih tinggi jabatannya serta jauh lebih ganteng penampilannya ketimbang saya. Maka  wajar apabila  Gatot Nurmantyo lebih kerap difitnah ketimbang saya.   

TENTARA

Saya mengenal Gatot Nurmantyo bukan lewat jalur politik  maupun bisnis apalagi militer, namun terbatas pada jalur kebudayaan. Sebagai Pangkostrad, Gatot sempat memperoleh anugerah MURI untuk prakarsa sepeda sebagai alat transpor para serdadu. Kemudian sebagai Panglima TNI sempat memberi kepercayaan untuk menyelenggarakan pergelaran wayang orang "Satha Kurawa" melibatkan para serdadu sampai jenderal TNI sebagai pemeran dalam rangka dirgahayu ulang tahun TNI.

Dari berbagai interaksi kerja sama kebudayaan itu, saya memperoleh kesan bahwa Gatot Nurmantyo memang gigih dalam menunaikan tugas sebagai Panglima TNI tanpa ambisi politik apalagi kekuasaan. Gatot Nurmantyo bukan politikus namun seorang tentara sejati. Ambisi Panglima TNI fokus pada maju-tak-gentar dalam mempertahankan keamanan dan kedaulatan negara, bangsa dan rakyat Indonesia seperti yang telah diteladankan oleh Panglima Besar Soedirman.

FITNAH

Kapuspen TNI, Wuryanto kewalahan sibuk meluruskan aneka ragam kreasi fitnah yang diterpakan ke Panglima TNI mulai dari Panglima TNI menyatakan ada SARA menjelang pilkada 2017, Panglima menyatakan ada penyusupan pada shalat bersama 212, kuda troya JK dan GN, Panglima TNI  ceramah pada acara Maulid Nabi di Petamburan, instruksi tembak di tempat dalam razia narkoba, rapim TNI dilakukan di Istana, Panglima TNI ditampilkan pada poster aksi damai bela Islam V, Panglima TNI lindungi Ahok, investigasi Allan Nairn tentang makar, pernyataan Panglima TNI di akun facebook Siti Humairoh, Panglima TNI  pembicara pada Tabligh Akbar dan Silaturahmi Notaris Muslim Indonesia, pernyataan Panglima TNI tentang tiga negara korban Cina, kisah tiga cinta sang Panglima, 16 elit militer sebagai Pasukan Berani Mati Panglima TNI, presiden akan mengganti Panglima TNI sampai persiapan Panglima TNI menjadi wapres bahkan presiden, dan lain-lain, dan sebagainya dan seterusnya dan selanjutnya yang terlalu banyak untuk ditulis semua di naskah sederhana ini.

LANGIT

Memang harus diakui bahwa di masa kini berbagai pihak luar biasa kreatif, inovatif serta produktif dalam menggubah fitnah. Ibarat makin tinggi pohon makin deras angin menerpa maka makin tinggi jabatan seseorang makin deras pula fitnah menerpanya. Namun di atas langit masih ada langit, di atas Panglima TNI masih ada Panglima Tertinggi TNI.

Maka presiden Jokowi sebagai Panglima Tertinggi TNI di negeri kita tercinta ini terpaksa menerima terpaan fitnah yang jauh lebih banyak, lebih kreatif, lebih inovatif, lebih deras, lebih kejam dan lebih keji. Pada hakikatnya adalah niscaya lebih baik difitnah ketimbang memfitnah. [***]

Penulis adalah warga Indonesia tidak setuju fitnah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…