Ekspansi Jaringan, NusaTrip Tambah Penawaran Rute dan Maskapai Lewat Kerja Sama dengan Maskapai Rendah Biaya

Oleh : Hariyanto | Jumat, 09 Desember 2022 - 14:46 WIB

NusaTrip
NusaTrip

INDUSTRY.co.id - Jakarta - NusaTrip, OTA Indonesia dan platform vertikal bisnis travel milik Society Pass Incorporated (SOPA), ekosistem e-commerce, tekfin, loyalty berbasis data terkemuka di Asia Tenggara hari ini mengumumkan ekpansi jaringan 500 mitra maskapai global NusaTrip dengan penambahan JetStar Airways, VietJet Air, NokAir, Indigo Airlines, Thai Smile Airways, dan Thai Lion Air. 

Dengan bergabungnya enam maskapai rendah biaya tersebut, para pelanggan bisa menikmati lebih banyak konten penerbangan, pilihan perjalanan, harga lebih kompetitif, serta kenyamanan pemesanan multitrip/ multimaskapai melalui satu platform distribusi NusaXchange.

NusaXchange, teknologi distribusi dan konsolidator NusaTrip menyederhanakan integrasi konten penerbangan dari seluruh dunia dengan maskapai full service dan low cost (rendah biaya) melalui berbagai titik penjualan, dan mempermudah distribusinya secara global. Konten penerbangan di NusaTrip kini menawarkan banyak pilihan rute inbound dan outbound domestik dan internasional.

Johanes (Joe) Chang, CEO NusaTrip menggarisbawahi upaya perusahaan untuk terus memperkaya konten penerbangan di platform NusaXchange, demi melayani lebih banyak pengguna yang kini semakin menginginkan pengalaman yang lebih bervariasi namun tetap personal. 

“Dengan penambahan koneksi langsung dengan mitra maskapai, kami bisa menawarkan inventori yang lebih baik, respon yang andal dan lebih cepat, sekaligus harga yang lebih bersaing bagi para pelanggan dan mitra distribusi kami”, kata Joe dalam keterangannya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (9/12/2022).

Maskapai berbiaya rendah meraih momentum di tengah periode pemulihan pascapandemi COVID-19. Seperti tercatat di Pasar Maskapai Rendah Biaya berdasarkan Alasan, Destinasi, Jalur Distribusi: Analisis Peluang dan Perkiraan Industri Global, 2016-2030, nilai pasar Maskapai Rendah Biaya diperkiraan melonjak dari USD 155,02 miliar di 2016 ke USD 440,46 miliar di 2030, bertumbuh dengan tingkat CAGR sebesar 10,4% dari 2022 sampai 2030. 

Segmen domestik adalah penyumbang pertumbuhan tertinggi, sebesar USD 88.286 juta di 2021, dan diperkirakan mencapai USD 310.556,3 juta di 2030 dengan tingkat CAGR 10,2%.

NusaTrip menjalin kerjasama dengan Maskapai Rendah Biaya terkemuka di pasar regional. Membawa lebih dari 250 juta penumpang sejak 2004, JetStar Airways telah melayani lebih dari 5.000 penerbangan ke lebih dari 85 tujuan setiap minggunya - lintas Australia, Selandia Baru, Asia, dan wilayah Pasifik. 

VietJet, bersama afiliasinya ThaiVietJet, mengoperasikan total 197 rute domestik di Vietnam dan Thailand serta rute internasional ke Singapura, Malaysia, Myanmar, Indonesia, Kamboja, Taiwan, Korea Selatan, Cina, Jepang, dan India. NokAir, anak perusahaan Thai Airways International, adalah Maskapai Rendah Biaya yang bersertifikasi Bintang 3 dari SkyTrax, dan menawarkan penerbangan ke 25 destinasi di Thailand dan Myanmar. 

Thai Smile Airways, saat ini mengoperasikan 20 armada A320 serta anggota Star Alliance Connecting Partner, dan juga mengoperasikan program perjalanan rutinya, Royal Orchid Plus. Thai Lion Air, bagian dari Lion Air Group, termasuk Lion Air, Wings Air, Batik Air, Lion Bizjet, Malindo Air, dan beroperasi dari Bandara Internasional Don Mueang Bangkok. 

Indigo Airlines, adalah maskapai berbiaya rendah Asia tunggal terbesar dalam hal ukuran armada jet dan jumlah penumpang yang telah dibawa, dan secara keseluruhan adalah maskapai berbiaya rendah terbesar keempat di Asia.

NusaTrip menawarkan kemudahan merancang perjalanan, mulai dari memilih multimaskapai dan multirute hingga pilihan layanan personal untuk penerbangan. Layanan one stop booking NusaTrip memudahkan pembuatan rencana perjalanan bagi pelanggan yang memiliki gaya travel yang bervariasi. 

Pelanggan yang sering membuat rencana di detik terakhir dan tidak memiliki banyak waktu bisa dengan mudah membandingkan banyak pilihan maskapai, jadwal, serta tujuan akhir. Sedangkan para travel connoiseur bisa menikmati kenyamanan mengatur banyak hal sebelum penerbangan, mulai pilihan nomor kursi, makanan, atau fasilitas bagasi tambahan.

Sebagai vertikal bisnis travel, berbagai inisiatif dan keunggulan industri NusaTrip akan sekaligus memperkuat ekosistem Society Pass dan memperluas jaringan perusahaan di pasar-pasar Asia Tenggara dengan tingkat pertumbuhan tinggi.

 

 

 

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pupuk Bersubsidi Ilustrasi (ist)

Selasa, 31 Januari 2023 - 17:15 WIB

Pupuk Indonesia Siapkan Pupuk Subsidi Capai 16.770 Ton untuk Banten

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok pupuk bersubsisidi sebesar 16.770 ton untuk Provinsi Banten per tanggal 25 Januari 2022. Angka tersebut cukup memenuhi kebutuhan petani dalam beberapa…

SKIN+

Selasa, 31 Januari 2023 - 16:36 WIB

Perawatan Kulit Tetap Sehat dan Glowing

Tahun baru selalu diiringi dengan resolusi baru, mencapai kulit yang sehat dan glowing adalah salah satunya. Tentunya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kulit sehat dan bercahaya.…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Menko Polhukam Mahfud MD

Selasa, 31 Januari 2023 - 15:43 WIB

Ketua MPR RI dan Menko Polhukam Sepakat Realisasi Pendidikan dan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Papua

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad dan Ketua MPR RI For Papua (Forum Komunikasi Anggota MPR RI/DPR RI dan DPD RI…

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Selasa, 31 Januari 2023 - 15:33 WIB

Picu Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Pemerintah Dorong Aktivitas Ekonomi Masyarakat dan Sektor Pariwisata

Kondisi perekonomian global tengah menunjukkan sejumlah perbaikan ditandai dengan terkendalinya laju inflasi, kenaikan harga energi yang tidak setinggi perkiraan semula, hingga adanya perubahan…

Peresmian Pabrik Lead Rubber Bearing

Selasa, 31 Januari 2023 - 15:20 WIB

Resmikan Pabrik Lead Rubber Bearing, Menko Airlangga: Kapasitasnya Sangat Besar, Cukup untuk Penuhi Kebutuhan Kementerian PUPR

Perusahaan tersebut memproduksi Magda LRB yang telah memenuhi ketentuan TKDN yang cukup tinggi hingga mencapai 78,75%, sedangkan tipe bearing lainnya yaitu Magda Pot Bearing memiliki TKDN…