Catatan Ketua MPR RI, Mendorong Daerah Wujudkan Kemandirian Energi Bersih

Oleh : Bambang Soesatyo | Minggu, 04 Desember 2022 - 10:00 WIB

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

INDUSTRY.co.id - Potensi atau sumber-sumber energi bersih tersebar di berbagai pelosok daerah. Semua potensi  itu menjadi peluang bagi banyak daerah mewujudkan kemandirian menyediakan energi bersih. Tantangannya adalah membangkitkan kepedulian dan minat daerah untuk segera mengolah dan memanfaatkan semua potensi itu.

Sepanjang periode transisi energi sekarang ini, semua daerah dan komunitas hendaknya didorong untuk segera bergerak bersama-sama mengidentifikasi dan memahami sumber-sumber energi bersih dalam lingkungan kehidupan masyarakat setempat, baik potensi dalam wujud sungai, air terjun, sinar matahari hingga angin. Kebutuhan akan gerakan dan langkah bersama itu bertujuan membangkitkan kepedulian dan minat semua komunitas mewujudkan kemandirian menyediakan energi bersih.

Pemerintah dan sejumlah pakar energi dalam beberapa kesempatan terdahulu berulangkali memaparkan keberagaman sumber energi bersih di dalam negeri. Potensi pembangkit listrik tenaga hidro terbilang sangat besar, karena Indonesia memiliki 4.400 sungai. Lokasi ribuan sungai itu tersebar di berbagai daerah.

Tak kalah melimpahnya adalah potensi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)  dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal). Potensi yang terkandung dari pembangkit geothermal sangat besar, mencapai 29 ribu megawatt. Sayangnya, sejauh ini, baru bisa direalisasikan sekitar 2.000 Megawatt.

Hasil kajian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mencatat bahwa potensi teoritis energi surya di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencapai 66 giga watt (GW). Dari  potensi 66 GW itu, potensi teknis energi surya mencapai hampir 10 GW atau sekitar 9,9 GW. Karena itu, Kementerian ESDM memastikan pengembangan PLTS akan jadi tumpuan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) beberapa tahun ke depan.

Pemerintah dan sejumlah komunitas sudah berinisiatif. Kesungguhan pemerintah merealisasikan proyek PLTS berskala besar patut diapresiasi. Misalnya, proyek PLTS terapung di Cirata, Jawa Barat. PLTS Cirata diproyeksi menghasilkan kapasitas listrik hingga 145 MW.Sudah barang tentu penggunaan area perairan sebagai sumber energi dapat direplikasi di seluruh wilayah Indonesia.

Sedangkan di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Vena Energy sejak 2019 telah membangun PLTS. Di atas lahan seluas 29 hektar yang berlimpah sinar matahari, terbentang 64.640 panel surya. Dirancang dengan kapasitas terpasang 21 megawatt (MW), PLTS Likupang sudah menyalurkan listrik sampai 15 MW per hari.

PLTS dalam skala yang lebih kecil pun sudah direalisasikan di beberapa tempat. Misalnya, masyarakat di pulau-pulau kecil di sekitar Labuan Bajo kini telah menikmati listrik yang bersumber dari tenaga surya. PLN membangun PLTS untuk memenuhi kebutuhan daya listrik bagi warga Pulau Messah, Papagarang, Seraya Marannu, dan Batu Tiga Boleng. Atau, warga di Dusun Yarweser, Kampung Arefi Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Papua, kini sudah dapat menikmati daya listrik berkat bantuan 30 unit mikro PLTS dan energy storage dari PT PLN.

Komunitas pelaku bisnis juga peduli energi bersih. Inisiatif PT Astra Honda Motor (AHM) menggunakan EBT layak menjadi contoh. Sejak 2014, sebanyak 18.270 modul panel surya terpasang di atap gedung pabrik AHM Karawang dan Cikarang. Selain kedua pabrik tersebut, solar panel juga terpasang di AHM Safety Riding & Training Center Deltamas, Jawa Barat. Sumber listrik itu digunakan untuk mendukung kegiatan produksi sepeda motor.

Bali dicatat sebagai provinsi paling progresif dalam memanfaatkan potensi EBT. Demikian seriusnya sehingga pemerintah daerah setempat menerbitkan  beberapa kebijakan sebagai peta jalan mewujudkan Bali Energi Bersih. Program EBT yang secara masif akan diimplementasikan di Bali adalah pemasangan PLTS Atap. Selain itu, dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Pesanggaran, Denpasar, berkapasitas 2 X 100 MW. Pemda Bali juga memberlakukan ketentuan tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Contoh-contoh kasus tentang daerah atau komunitas yang berhasil memanfaatkan potensi sumber energi bersih ini layak dikedepankan untuk membangkitkan kepedulian dan minat komunitas di daerah lain. Semua potensi atau sumber-sumber energi bersih itu tersebar di berbagai pelosok daerah. Dengan begitu, semua potensi  itu menjadi peluang bagi banyak daerah mewujudkan kemandirian menyediakan energi bersih.
                                                                                                                                              
Agar semakin banyak daerah dan komunitas yang peduli dan berminat, aktivitas promosi transisi energi hendaknya lebih ditingkatkan. Boleh jadi, ungkapan dan makna tentang ‘transisi energi’ baru didengar dan dipahami oleh kalangan terbatas. Karena itu, Kementerian ESDM, Pertamina dan PLN perlu mengambil inisiatif mempromosikan kepada masyarakat makna transisi energi dengan segala agenda, program dan target.

Apalagi, pemerintah telah mematok target penambahan PLTS sampai 5,3 GW yang tersebar di sejumlah wilayah hingga tahun 2030, baik PLTS Terapung maupun PLTS Atap. Selain itu, Pemerintah pun telah berketetapan menjadikan sumber energi surya sebagai faktor pendorong percepatan pencapaian bauran EBT 23 persen pada 2025.

Boleh jadi, dengan memperbesar skala promosi dan penyebaran informasi yang intensif, akan semakin banyak daerah dan komunitas yang peduli dan berminat merealisasikan PLTS Atap. Apalagi tersedia insentif PLTS Atap berupa dana hibah yang disediakan pemerintah bekerja sama dengan UNDP (United Nations Development Programme). Insentif PLTS Atap menggunakan alokasi dana Hibah SEF (Sustainable Energy Fund) yang didistribusikan oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

Sebagai hal yang relatif baru bagi kebanyakan komunitas, melakoni transisi energi tentu bukan aktivitas yang mudah. Maka, peran pendampingan para ahli dan teknisi dari Kementerian ESDM, Pertamina dan PLN jelas sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Bambang Soesatyo: Ketua MPR RI dan Ketum IMI

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ichitan kampanye tutup botol berhadiah Private Fan Meeting bersama Bright Vachirawit ke Thailand.

Minggu, 29 Januari 2023 - 19:21 WIB

Bawa Bright Vachirawit Ke Indonesia, Ichitan Bikin Kejutan Tutup Botol Berhadiah Ratusan Juta Dan Fan Meeting Ke Thailand

Ichitan hadirkan kejutan dengan datangkan Bright Vachirawit ke Indonesia dan adakan tutup botol berhadiah Private Fan Meeting serta hadiah ratusan juta rupiah.

Presiden Jokowi bersama Menlu Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir

Minggu, 29 Januari 2023 - 15:50 WIB

Presiden Jokowi: ASEAN Penting dan Relevan bagi Kawasan dan Dunia

Presiden Joko Widodo meyakini bahwa ASEAN masih memiliki peran yang penting dan relevan bagi rakyat, baik di kawasan maupun di dunia. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya…

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Minggu, 29 Januari 2023 - 15:32 WIB

Menteri PUPR Basuki Dampingi Presiden Jokowi Buka Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023 di Hari Bebas Kendaraan…

Klub pencinta alam SMA 68 Elpala

Minggu, 29 Januari 2023 - 15:24 WIB

Elpala Rayakan Hari Jadi dengan Mendayung di Ancol Jakarta

Klub pencinta alam SMA 68 Elpala punya cara tersendiri dalam memperingati hari ulang tahunnya yang ke 37. Mereka merayakannya dengan mendayung bersama di Pantai Jimbaran, Taman Impian Jaya Ancol,…

BTN Pastikan Hasil Rights Issue Tepat Sasaran Untuk Masyarakat Punya Rumah

Minggu, 29 Januari 2023 - 15:16 WIB

Menteri Keuangan Mendukung Langkah BTN Menjadi Kebanggaan Indonesia

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memulai tahun 2023 dengan optimisme, terlebih setelah mendapatkan suntikan dana segar senilai total Rp 4,13 triliun dari hasil penyelenggaraan Rights…