INDUSTRY.co.id - Jakarta – Putu Agus Pransuamitra, analis pasar uang PT Monex Investindo, memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan bergerak pada kisaran 13.300-13.360 pada hari ini. Pada pukul 10.10 WIB, pergerakan nilai tukar rupiah terpantau di rentang 13.300-13.330 per dolar AS.
“Kendati dolar AS saat ini mengalami tekanan, namun mata uang negeri Paman Sam tersebut masih cenderung menguat terhadap mata uang negara-negara berkembang, termasuk Indonesia,” ujar Putu di Jakarta, Senin (03/07/2017).
Putu menjelaskan, bank sentral AS, The Fed, tetap optimistis bahwa tingkat suku bunga perbankan di Amerika masih akan kembali naik satu kali lagi. Rasa optimisme The Fed itu hingga kini masih menjadi sentimen positif bagi nilai tukar dolar AS di pasar uang global.
Sementara itu, demikian Putu, data inflasi Indonesia pada Juni 2017 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini akan menjadi faktor utama pergerakan nilai tukar rupiah kedepan.
“Jika inflasi masih terjaga, atau tidak terjadi lonjakan yang tinggi, maka nilai tukar rupiah berpeluang untuk menguat terhadap dolar AS,” imbuh Putu. (Abraham Sihombing)