Kejar Penjualan, Renuka Coalindo Targetkan Dapatkan Izin Tambang

Oleh : Hariyanto | Minggu, 02 Juli 2017 - 10:10 WIB

Tambang Batubara (ist)
Tambang Batubara (ist)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) menargetkan peroleh izin usaha pertambangan operasi produksi khusus (IUP OPK). Hal tersebut dilakukan untuk dapat mengejar penjualan batu bara mencapai 600.000 ton.

Tahun lalu perseroan mengatakan telah memperolah kontrak baru untuk mengekspor batu bara, namun sayangnya ekspor ini terkendala karena perseroan belum memperoleh ijin IUP OPK tersebut.

"Kami sudah mengurus perizinan tersebut. Setelah izin terbit, kami baru bisa ekspor," kata Direktur Utama PT Renuka Coalindo Tbk, Shantanu Lath di Gedung BEI, pada awal Juni lalu.

Untuk itu, tahun ini perseroan optimis dapat melakukan ekspor kepada pembeli utama dari batu bara yang diproduksi perseroan, yakni Grup Shree Renuka Sugars Limited, India.

Shantanu mengatakan, tahun ini perseroan akan fokus dalam bisnis perdagangan batu bara setelah melakukan penjualan terhadap dua asetnya di Jambi Prima Coal dan Surya Global Makmur.

SQMI pernah mencapai angka penjualan batu bara tertinggi di angka 1,2 juta ton pada tahun 2012. Namun sayangnya ketika harga komoditas batu bara mengalami penurunan, perseroan merugi dan memutuskan untuk menjual aset tambangnya.

Untuk tahun buku 2016-2017, perseroan mencatakan penjualan bersih senilai US$4,38 juta yang mengalami penurunan sebesar 40% dibandingkan dengan pendapatan di tahun buku 2015-2016 senilai US$7,30 juta.

Selain itu perseroan memperoleh laba bersih senilai US$527 ribu dari hasil penjualan asetnya, sementara untuk tahun 2015-2016 perseroan masih mengalami rugi senilai US$1,76 juta.

Saat ini total aset yang dimiliki perseroan adalah senilai US$479 ribu untuk tahun 2016-2017, mengalami penurunan dari US$10,94 juta di tahun 2015-2016.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.