Mantap! Kinerja Industri Manufaktur Terus Melambung, Menperin Agus: Ekspor Tembus 139 Miliar Dolar AS

Oleh : Ridwan | Minggu, 18 September 2022 - 13:55 WIB

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kinerja industri manufaktur di tahun ini semakin menggembirakan. Hal ini tercermin dari catatan nilai ekspor sepanjang Januari-Agustus 2022 yang mampu menembus USD139,23 miliar atau naik 24,03 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. 

Sektor industri padat karya ini juga tercatat memberikan kontribusi paling besar, dengan sumbangsihnya hingga 71,55 persen terhadap total nilai ekspor nasional yang menembus USD194,60 miliar.

“Kinerja ekspor dari sektor industri manufaktur masih terus melambung, meskipun berada di tengah risiko ketidakpastian kondisi global yang membayangi ekonomi nasional," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (18/9).

Menperin menegaskan, pengapalan sektor industri manufaktur konsisten memberikan andil yang besar terhadap surplus neraca perdagangan Indonesia. 

“Neraca perdagangan kita surplus selama 28 bulan berturut-turut, dan ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam pemulihan ekonomi berada pada jalur yang tepat," ungkapnya.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan secara kumulatif pada Januari-Agustus 2022 mengalami surplus sebesar USD34,92 miliar atau tumbuh 68,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. 

"Surplus neraca perdagangan tidak terlepas dari program hilirisasi industri yang terus kami jalankan, guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di Indonesia," tutur Agus.

Nilai ekspor komoditas turunan nikel meningkat signifikan sejak pemerintah memberlakukan pelarangan ekspor bijih nikel mulai awal tahun 2020. Hal ini terlihat dari nilai ekspor komoditas turunan nikel pada Januari-Agustus 2022 yang mencapai USD12,35 miliar atau tumbuh hingga 263 persen jika dibandingkan tahun 2019, sebelum pemberlakukan larangan ekspor bijih nikel yang hanya mencapai USD3,40 miliar.

"Enam tahun yang lalu, ekspor kita dari nikel kira-kira hanya USD1,1 miliar. Sedangkan, pada tahun 2021 sudah mencapai USD20,9 miliar. Artinya, nilai tambah lompatannya hingga 19 kali. Oleh karena itu, pemerintah terus memacu tumbuhnya industri smelter yang terbukti memberikan multiplier effect yang luas bagi perekonomian nasional," papar Menperin.

BPS juga mencatat, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar jika dilihat menurut sektornya, dengan nilai ekspor mencapai USD19,79 miliar pada Agustus 2022. Pengapalan sektor manufaktur ini mengalami pertumbuhan 13,49 perseen apabila dibandingkan dengan nilai posisi pada Juli 2022.

"Kenaikan eskpor ini didorong oleh komoditas minyak kelapa sawit, besi baja, peralatan listrik, kendaraan dan bagiannya, serta turunan nikel," imbuh Agus. 

Sampai saat ini, Kementerian Perindustrian fokus memacu hilirisasi industri berbasis agro, bahan tambang mineral, serta migas dan batubara. 

Menurutnya, banyak manfaat yang telah didapatkan Indonesia dari implementasi kebijakan hilirisasi, antara lain menghasilkan nilai tambah, memperkuat struktur industri, menyediakan lapangan pekerjaan, dan memberikan peluang usaha. 

"Melalui hilirisasi, Indonesia tidak lagi menjual barang mentah, namun sudah diolah baik itu produk setengah jadi maupun menjadi produk akhir," ujar Menperin.

Pemerintah telah mampu menjaga kinerja ekonomi Indonesia tetap tumbuh pada kuartal II tahun 2022 sebesar 5,44 persen secara tahunan (year on year). Pertumbuhan ini lebih baik dibandingkan negara lain yang mengalami perlambatan ekonomi pada periode yang sama, seperti Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Spanyol, Korea Selatan, dan China.

Di samping itu, kondisi pengoperasian sektor manufaktur Tanah Air terus membaik dalam 12 bulan terakhir. Hal ini tercermin dari indeks Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia bulan Agustus 2022 yang mencapai 51,7 atau menguat dari angka 51,3 di bulan sebelumnya. 

“PMI Manufaktur Indonesia terus menunjukkan peningkatan di tengah menurunnya indeks tersebut di negara-negara Asia lainnya, seperti Korea Selatan (49,8 di Juli 2022 menjadi 47,6) dan Jepang (52,1 pada Juli 2022 menjadi 51,5)," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan membuka secara simbolis pada acara Pelatihan 3 in 1 SDM Industri Perkapalan

Rabu, 05 Oktober 2022 - 16:00 WIB

Gelar Pelatihan 3 in 1, Kemenperin Siap Ciptakan SDM Kompeten Industri Perkapalan

Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk terus meningkatkan penyediaan SDM terampil dan kompeten guna mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing industri perkapalan nasional.

Tahilalats, Karakter Web Komik Indonesia Umumkan Kolaborasi dengan Crayon Shinchan

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:49 WIB

Tahilalats, Karakter Web Komik Indonesia Umumkan Kolaborasi dengan Crayon Shinchan

Jakarta – Karakter web komik lokal Tahilalats secara resmi mengumumkan kolaborasinya dengan tokoh kartun ikonik asal Jepang, Crayon Shinchan. Kolaborasi ini sekaligus menandakan tiga dekade…

Presiden Jokowi pada peresmian revitalisasi fasilitas Pangkalan TNI AU/Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (05/10/2022). (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:25 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Revitalisasi Fasilitas Bandara Halim Perdanakusuma

Sebelum lepas landas menuju Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur untuk melakukan kunjungan kerja, Presiden Joko Widodo meresmikan revitalisasi fasilitas Pangkalan TNI AU/Bandara Halim Perdanakusuma,…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:23 WIB

Ini Jurus Menperin Agus Pacu Daya Saing Industri Galangan Kapal

sebagai upaya pengembangan industri perkapalan dalam negeri yang berdaya saing global, Kemenperin menilai perlunya langkah untuk mengurangi bahan baku dan komponen impor, dukungan pembiayaan…

Presiden Jokowi memimpin Upacara HUT ke-77 TNI, Rabu (05/10/2022), di halaman Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Humas Setkab/Jay)

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:11 WIB

Saksikan Defile Alutsista, Presiden Jokowi: Bentuk Kesiapan TNI Hadapi Perubahan Geopolitik

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia beserta Ibu Wury Ma'ruf Amin menyaksikan defile pasukan dan pawai alat utama sistem persenjataan (alutsista)…