Pameran Akbar Bertaraf Internasional untuk Sektor Industri Plastik, Percetakan Dan Pengemasan Kembali Digelar

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 31 Agustus 2022 - 18:10 WIB

Mengunjungi stan peserta pameran, Tampak (kiri ke kanan): Bp. Sofyanto Widjaja, General Manager Wahana Kemalaniaga Makmur (Wakeni), Ms. Lee Ai Ling, Senior Project Manager Messe Dusseldorf Asia, Ibu Rini Sumardi, Direktur Utama Wakeni
Mengunjungi stan peserta pameran, Tampak (kiri ke kanan): Bp. Sofyanto Widjaja, General Manager Wahana Kemalaniaga Makmur (Wakeni), Ms. Lee Ai Ling, Senior Project Manager Messe Dusseldorf Asia, Ibu Rini Sumardi, Direktur Utama Wakeni

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Empat tahun sejak edisi terakhir pameran INDOPLAS, INDOPRINT dan INDOPACK berlangsung, hari ini pameran kembali digelar dengan antusiasme tinggi dari peserta untuk melakukan kegiatan berbisnis.

Pameran yang ditunggu-tunggu ini diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia bersama PT Wahana Kemalaniaga Makmur (Wakeni) selama 4 hari mulai tanggal 31 Agustus hingga 3 September 2022 di Jakarta International Expo Kemayoran,Indonesia.

“Kami sangat bersemangat dengan penyelenggaran pameran tahun ini dan yakin pameran ini akan memberikan nilai tambah bagi peserta pameran dan pengunjung. Dengan platform 3-in-1, pameran ini menghadirkan seluruh aspek yang mencakup pemrosesan pengemasan, percetakan serta sektor plastik mulai dari bahan baku, mesin, peralatan pendukung, hingga layanan industri. Setelah lama absen, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyatukan industri dari berbagai aspek pemrosesan dan pengemasan dalam satu lokasi,” kata Gernot Ringling, Managing Director, Messe Dűsseldorf Asia.

Pameran ini menghadirkan para pemain global dengan merek-merek terkemuka di tiga sektor industri seperti teknologi pencetakan Heidelberg (Asia), spesialis dalam cetakan injeksi seperti Movacolor dari Belanda, dan perusahaan- perusahaan regional dan distributor terkemuka di dalam negeri. Beberapa diantaranya PT Perdana Jatiputra, Samafitro, ASABA, dan PT Perdana Bangun Pusaka TBK yang mewakili merek Konica Minolta, Ricoh, dan lainnya.

Susunan Program

Berbagai kegiatan demonstrasi akan berlangsung di berbagai stand antara lain 'A modern production environment : IRODORI - "Colouring the World Together”’ oleh Cyber Pte Ltd, peluncuran produk oleh Digital Media Grafindo, PT (Master Plotter), serta presentasi produk oleh berbagai peserta pameran. Para pengunjung akan merasakan sendiri produk dan solusi yang menawarkan peningkatan efisiensi, otomatisasi, dan manfaat penghematan biaya di berbagai produk dari ekosistem industri, mulai dari pencetakan 3D, berbagai kemasan hingga plastik berbasis bio.

Selama pameran berlangsung akan ada berbagai acara yang diselenggarakan oleh asosiasi industri yang terlibat seperti IPF, ATGMI, dan INAPLAS. Acara tersebut berupa seminar, program berkelas, presentasi, hingga diskusi panel yang dirancang  untuk  semua  yang  terlibat dalam industri  percetakan, pengolahan pengemasan dan plastik.

INDOPLAS, INDOPRINT, dan INDOPACK menyediakan platform yang ideal untuk berbagi wawasan dan menginspirasi yang mendorong pertumbuhan. Sejak dimulai hampir satu dekade lalu, pameran ini semakin menjadi pameran terpercaya di Indonesia bagi perusahaan internasional yang ingin memperluas pasar mereka di Indonesia.

Mengomentari relevansi pameran 3-in-1 dengan sektor pasar domestik dan komunitas bisnis Indonesia, Ibu Rini Sumardi, Direktur PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI), mengatakan, “Kami telah melihat ketahanan yang luar biasa dari perusahaan lokal yang berhasil keluar dari pandemi, terutama bagi rantai pasokan yang terganggu dengan tantangan ekonomi. Para pelaku bisnis Indonesia telah menyadari kebutuhan mereka akan inovasi dan menerapkan transformasi teknologi untuk lebih memperkuat sektor manufaktur negara.”

“Partisipasi yang tinggi dari perusahaan dalam negeri menunjukkan relevansi pameran sebagai platform untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan Perusahaan Internasional untuk meningkatkan kapasitas produksi, memenuhi permintaan domestik, serta membawa daya saing yang lebih besar ke Indonesia dan pasar global,” ujarnya.

Dengan latar  belakang  perkembangan pasar  dan melihat ke  depan, prospek ekonomi Indonesia, prospek pasar dan sektor manufaktur yang dinamis terlihat baik, terutama  dalam  mewujudkan  strategi  nasional  “Making  Indonesia  4.0” untuk merevitalisasi makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, dan sektor kimia.

Para peserta dan pengunjung pameran memiliki kesempatan bertemu dengan 200 peserta pameran dari 20 negara, dan bertemu dengan 10.000 pengunjung dari Indonesia dan negara-negara tetangga.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Yonif Mekanis 203 AK Jalin Keceriaan Beersama Anak Anak

Selasa, 06 Desember 2022 - 05:00 WIB

Satgas Yonif Mekanis 203 AK Jalin Keceriaan Beersama Anak Anak

Keceriaan dan senyum anak-anak Pegunungan Tengah terpancar bersama personel Satgas Yonif Mekanis 203/AK dalam kegiatan lomba mewarnai di Desa Lowanom, Distrik Malagayneri, Kabupaten Lanny Jaya,…

Prajurit Korem 174 ATW Terima Penyuluhan Hukum

Selasa, 06 Desember 2022 - 04:30 WIB

Prajurit Korem 174 ATW Terima Penyuluhan Hukum

Personel Korem 174/ATWyang dipimpin oleh Kasrem 174/ATW Kolonel Inf Frits Wilem Rizard Pelamonia menerima penyuluhan hukum dari Tim Penyuluh Hukum Kumdam XVII/Cenderawasih TA. 2022 oleh Kakumdam…

Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8

Selasa, 06 Desember 2022 - 03:57 WIB

Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8 Tahun 2022. Acara pembukaan dipusatkan di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD…

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital. Peluang yang besar ini mengingat tumbuh suburnya ekosistem digital.

Senin, 05 Desember 2022 - 23:26 WIB

Indonesia Butuh 9 Juta SDM Digital, Mendesak Kolaborasi Pendidikan dan Industri

Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital. Peluang yang besar ini mengingat tumbuh suburnya…

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan kader internal sebagai tokoh yang akan dimajukan sebagai calon presiden (capres).

Senin, 05 Desember 2022 - 22:58 WIB

Pengamat: Munculnya Dinamika Pencapresan di KIB Hal Wajar

Jakarta- Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan kader internal sebagai tokoh yang akan dimajukan sebagai calon presiden (capres). Hal itu diungkap Ketum PAN Zulkifli Hasan, yang mengatakan…