INDUSTRY.co.id, Jakarta- Keyakinan terhadap tumbuhnya UMKM menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional juga diutarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Sandiaga Salahudin Uno. Dirinya pun optimis target 30 juta UMKM atau artisan onboarding di toko daring hingga 2023 melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), tercapai.
"Saya yakin dengan kerja sama kita, 30 juta UMKM Indonesia bisa berkontribusi dalam ekonomi digital, tercapai. Targetnya pertumbuhan ekonomi akan meningkat sebesar 1,7 persen tambahanya," katanya.
Tercapainya target tersebut, Menparekraf mengungkapkan bisa turut membuka peluang 2 juta lapangan kerja baru di Indonesia. Kondisi ini tentu membuat pertumbuhan ekonomi nasional naik dengan cepat.
"Pencapaian Gernas BBI itu berkat gerak bersama, kolaborasi berbagai pihak mulai dari 29 kementerian lembaga (K/L), pemerintah daerah (Pemda), badan usaha milik negara (BUMN), platform marketplace, hingga para top brand," kata Sandiaga.
Belajar dari Gernas BBI 2020 dan 2021, selain pembelian oleh masyarakat umum, Sandiaga pun menyakini pengadaan barang dan jasa pemerintah akan produksi dalam negeri dapat berkontribusi meningkatkan transaksi pembeliannya.
Aksi Afirmasi Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri dalam rangka Gernas BBI oleh K/L, Pemda, dan BUMN, transaksi diyakini mencapai Rp400 triliun pada 2022.
"Jadi buat yang di Papua, jangan lupa kaka beli produk- produk ekonomi kreatif yang ada dari Tanah Papua, karena produknya unik dan berkualitas," pungkas Menparekraf Sandiga Uno.
Sementara saat yang sama, Asisten Bidang Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Y. Derek Hegemur meyakini jika Gernas BBI yang digelar di Bumi Cenderawasih akan memberikan optimism UMKM Papua untuk menembus pasar global.
"Hadirnya Gernas BBI Papua itu, kami yakini akan membantu UMKM untuk bisa memasuki pasar global dan go internasional," kata Hegemur.
Maka itu Pemprov Papua dikatakannya telah berkomitmen mendukung percepatan penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.
Sampai saat ini Pemprov Papua sudah menggunakan 103 e-katalog dalam negeri, dan 30 e-katalog digunakan oleh kabupaten dan kota di Papua. Langkah ini akan mewujudkan kemandirian ekonomi di tengah pandemi dan menghadapi era digitalisasi, juga target kemajuan UMKM lokal.
Acara puncak Gernas BBI "Binar Digital Papua" diramaikan dengan pameran produk UMKM, pertunjukan tarian budaya Papua, artis Papua, fashion show, peresmian Binar Digital Papua dan lainnya.
Festival Kopi Papua yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) juga meramaikan puncak Gernas BBI di depan GOR Cenderawasih, Jayapura. Festival berlangsung sejak 23-27 Agustus 2022.
Pembukaan acara puncak Gernas BBI Rabu (24/8/2022) diawali dengan pertunjukan Tarian Tifa dari Sanggar Hen Tecahi Abepura dan Tarian Pangkur Sagu oleh Sanggar Papua Melanesia. Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan Tifa.
Acara itu juga dihadiri secara online oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menkominfo Johnny G Plate, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Kemudian secara offline hadir, Gubernur Papua Lukas Enembe yang diwakili Asisten Bidang Umum Sekretariat Daerah Papua, Y. Derek Hegemur, Staf Ahli Mendagri, Asisten Deputi Pengembangan SDM UKM Kemenko UKM, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R. M. Manuhutu, dan Kepala Grup Perlindungan Konsumen DPUPK Bank Indonesia, serta Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo, Usman Kansong.