Presiden Jokowi ke Ukraina, Segera Gabung Uni Eropa

Oleh : Herry Barus | Kamis, 23 Juni 2022 - 16:18 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

INDUSTRY.co.id - Jakarta-  Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Kiev, Ukraina pasca Uni Eropa secara resmi memberikan status kandidat anggota menjelang digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 atau G7 Summit di Jerman.

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin menyampaikan ucapan syukur bahwa pekan lalu Komisi Eropa merekomendasikan Dewan Eropa untuk memberikan status calon Uni Eropa kepada Ukraina.

“Kami menyambut baik keputusan positif yang datang sebagai hasil dari penilaian berdasarkan prestasi dari Ukraina yang telah menerapkan banyak reformasi dan membuat kemajuan besar di jalur integrasi Eropa,” tuturnya, Rabu (22/6).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan beberapa hari yang lalu bahwa minggu ini adalah hari-hari yang bersejarah bagi Ukraina. Tidak saja bagi masa depan Ukraina di Eropa, tetapi masa depan Eropa secara keseluruhan sedang diputuskan.

“Kami menantikan KTT Uni Eropa pada akhir minggu ini yang memberikan status kandidat Uni Eropa kepada Ukraina. Langkah ini akan memberikan harapan bagi rakyat Ukraina di tengah perjuangan kita dan juga membuktikan bahwa Uni Eropa adalah kekuatan global dengan kekuatan transformatif yang kuat dan positif,” tuturnya.

Dengan keputusan kandidat anggota bagi Ukraina, persatuan Uni Eropa akan diperkuat karena akan membuktikan kepemimpinan dan kesiapan Uni Eropa untuk menghadapi tantangan sejarah dimana Rusia melancarkan agresi sejak tiga bulan lalu.

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin menjelaskan dengan status kandidat UE akan menempatkan Ukraina ke dalam proyek integrasi Eropa dan mengakhiri dekade ambiguitas pasca menyatakan merdeka dari Uni Soviet.

Sementara bagi Uni Eropa, pemulihan hubungan Ukraina dengan negara-negara Eropa secara praktis akan memperkuat visi Eropa yakni utuh, bebas, dan damai. Ini akan menjadi kontribusi terbesar bagi masa depan Eropa selama bertahun-tahun.

Pemberian status akan menjadi langkah politik yang kuat bagi kedua pihak. Bagi Ukraina keputusan Komisi Eropa akan membawa kemenangan Ukraina lebih dekat dan memberikan sinyal politik yang kuat kepada Rusia bahwa Uni Eropa terus mendukung Ukraina.

“Sementara bagi Ukraina, keputusan pemberian status kandidat Uni Eropa akan memberikan dorongan besar untuk transformasi positif lebih lanjut dari negara Ukraina yang sejak 2014 mendapat gangguan dari Rusia,” tuturnya.

 

Meski demikian, lanjutnya, Ukraina sepenuhnya menyadari bahwa status kandidat UE belum berarti keanggotaan langsung dan masih ada jalan yang harus ditempuh hingga kami memenuhi kriteria Kopenhagen yang diperlukan untuk bergabung dengan UE.

 

Diketahui Ukraina telah menerapkan sekitar 70% aturan, standar, dan norma Uni Eropa. Kepemimpinan dan masyarakat Ukraina 100% bertekad untuk menerapkan reformasi lebih lanjut agar Ukraina memenuhi kriteria Kopenhagen.

Kriteria Kopenhagen ditetapkan pada Pertemuan Dewan Eropa di Kopenhagen pada Juni 1993 yang menetapkan apakah suatu negara layak untuk bergabung dengan Uni Eropa, kriteria tersebut antara lain meliputi adopsi demokrasi, mempunyai dasar hukum, menghormati Hak Asasi Manusia dan kaum minoritas.

Negara kandidat Uni Eropa menganut asas ekonomi pasar dan mempunyai kapasitas untuk mengatasi tekanan persaingan dan memiliki kemampuan untuk memenuhi semua kwajiban sebaai anggota Uni Eopa

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kehadiran Holding BUMN Farmasi di JIEXPO

Senin, 04 Juli 2022 - 09:54 WIB

Meriahkan Jakarta Fair 2022, Kemenkes Boyong Holding BUMN Farmasi di Event Ulang Tahun Kota Jakarta

Setelah vakum selama dua tahun karena pandemi Covid-19, Jakarta Fair 2022 kembali digelar. Bertempat di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Pekan Raya Jakarta atau PRJ yang merupakan rangkaian dari…

Pembangunan Bendungan Jlantah

Senin, 04 Juli 2022 - 09:54 WIB

Selesai 2024, Bendungan Jlantah Akan Aliri Air 1.494 Ha Sawah di Karanganyar

Sebagai upaya meningkatkan tampungan air dan mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus membangun…

Minyak Goreng Curah (ilustrasi)

Senin, 04 Juli 2022 - 09:47 WIB

Kemenperin Catat Penyaluran MGCR Rata-rata Mencapai 81,72% dari Kebutuhan Bulanan Tiap Provinsi

Pada periode 1-30 Juni 2022, Kementerian Perindustrian mencatat pencapaian panyaluran program Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) rata-rata mencapai 81,72% dari kebutuhan bulanan di setiap provinsi.…

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika

Senin, 04 Juli 2022 - 09:22 WIB

Hingga 1 Juli 2022, Kemenperin Mencatat Sebanyak 130 Perusahaan Terdaftar Dalam Program SIMIRAH 2

Kementerian Perindustrian mencatat, hingga 1 Juli 2022, sebanyak 130 perusahaan sudah mendaftar ke dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) 2.0. Dari total tersebut, meliputi 51…

Menteri Basuki Tinjau Peningkatan Jalan Sirip Nias Utara

Senin, 04 Juli 2022 - 09:20 WIB

Tinjau Peningkatan Jalan Sirip Nias Utara - Gunung Sitoli , Menteri Basuki Instruksikan Perhatikan Kualitas

Selain pembangunan Jalan Lingkar Nias, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini juga tengah memulai pekerjaan peningkatan struktur Jalan Laehuwa - Ombulata -Tumula-Faekhuna’a…