INDUSTRY.co.id - Jakarta — Genap berusia 14 tahun, Sampoerna Retail Community, jaringan toko kelontong binaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi dan digitalisasi UMKM melalui SRC Toko Kelontong Masa Kini.

Advertisement

Pembinaan Sampoerna terhadap toko kelontong tradisional selama 14 tahun terakhir berhasil membawa perubahan signifikan bagi para anggotanya, yang kini telah mencapai 160.000 toko kelontong di seluruh Indonesia. Kehadiran toko kelontong SRC juga turut berkontribusi sebagai penggerak perekonomian lokal maupun nasional, dan siap untuk ikut andil dalam pemulihan ekonomi di Tanah Air.

Head of Commercial Business Development Sampoerna Rima Tanago menyatakan rasa syukur dan bangga atas perkembangan SRC sebagai toko kelontong masa kini yang terus bertransformasi sesuai dengan kebutuhan zaman.

Advertisement

“Selama 14 tahun eksistensi SRC, kami terus bergerak, berinovasi, dan berkontribusi untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi UMKM dan masyarakat Indonesia,” kata Rima yang dikutip INDUSTRY.co.id, Minggu (29/5/2022).

Perjalanan 14 tahun ini, kata Rima, dimaknai SRC sebagai proses penting dalam transformasi toko kelontong menjadi adaptif dan inovatif terhadap kebutuhan masyarakat masa kini.

Advertisement

“Di usia ke-14 tahun ini, kami ingin merayakannya bersama seluruh masyarakat Indonesia serta toko kelontong, mitra dan partner atas kontribusi SRC sebagai toko kelontong masa kini yang sejak dulu berdampak dalam membawa perubahan terhadap pemilik toko kelontong dan keluarga, serta membantu banyak keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari,” ujarnya.

Rima berharap kehadiran SRC yang berkomitmen #BawaPerubahan ini akan menggerakkan masyarakat dalam mendukung UMKM dengan cara berbelanja di toko kelontong.

Advertisement

“Kehadiran toko kelontong di Indonesia sudah dekat dengan masyarakat sejak zaman dulu. Sehingga, warisan dan tradisi ini perlu terus dijaga. Itu sebabnya kami juga giat dalam mendukung digitalisasi toko kelontong dengan merilis aplikasi AYO SRC TOKO yang sistemnya selalu diperbaharui dari waktu ke waktu sehingga toko kelontong dapat menyesuaikan dengan era digital,” katanya lagi.

Sinergi baik yang tercipta antara pedagang kelontong SRC, masyarakat sebagai konsumen, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus dipupuk agar dampak dan kontribusinya makin terasa untuk kepentingan bersama. Kekuatan jaringan toko kelontong yang tersebar luas di 34 provinsi di Indonesia ini, kata Rima, diharapkan makin bermanfaat bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Solidaritas merupakan fondasi utama dari toko kelontong SRC yang ke depannya diproyeksikan menjadi jaringan toko kelontong terbesar dan terintegrasi di Indonesia. Harapannya, komitmen kami ini dapat didukung oleh seluruh komponen masyarakat karena bersama kita serba bisa dalam membawa perubahan,” tegasnya.