INDUSTRY.co.id - Jakarta-1. Bagaimana tanggapan Anda tentang imbauan Kapolri tentang pembukaan opsi remote working atau WFH paska Lebaran sebagai upaya mengurangi kemacetan arus balik?

Advertisement

Jawaban: kami mendukung kebijakan pak kapolri, karena ini menjadi role model gaya baru dalam bekerja implementasikan inovasi dan teknologi dalam kehidupan kita. Sangat menjawab kemacetan arus balik dan insyallah menjadi solusi. terobosan-terobosan seperti ini perlu dilakukan.

2. Apakah kebijakan kerja remote atau WFH sepekan setelah Lebaran efektif bagi perusahaan saat kembali menjalankan rutinitas seperti sebelum Lebaran?

Advertisement

Jawaban: efektif, kami anggota HIPMI mendukung dan saya mengajak kepada seluruh pemilik perusahaan yang bergabung di HIPMI implementasikan kebijakan ini. Harusnya tetap efektif, karena kami dalam dua tahun ini dilanda pandemi covid-19 yang dipaksa harus menggunakan teknologi informasi dalam bagian pekerjaan. Semoga ini tdk mengurangi efektivitas perusahaan dalam menjalankan roda bisnisnya.

3. Apa saja yang menjadi perhatian perusahaan jika kebijakan ini akhirnya diberlakukan?

Advertisement

Jawaban: tentu KPI (Key Performance Indicator) harus diclearkan. jangan sampai karyawan karena bekerja dr rumah juga lalai. Ini yg menjadi tantangan kita bersama meski tidak hadir secara fisik tapi bisa mendeliver dengan baik pekerjaan yang ada di kantor/ perusahaan. Negara maju sudah mulai mengimplementasikan WFH pasca covid ini.

Advertisement