INDUSTRY.co.id - Kuba telah memutuskan untuk melonggarkan pembatasan Covid-19 mulai Rabu (6/4/2022). Menurut Direktur Nasional Kebersihan dan Epidemiologi, Francisco Duran, wisatawan tidak diharuskan menunjukkan sertifikat vaksinasi pada saat kedatangan, atau bahkan menunjukkan laporan negatif Covid-19.

Advertisement

Melansir dari laman Times of India, laporan menunjukkan bahwa pengambilan sampel acak untuk Covid-19 akan berlangsung di bandara, dan bahkan di pelabuhan. Ini sebagian besar akan diarahkan pada penumpang yang datang dari negara-negara dengan tingkat kasus Covid-19 yang tinggi.

Selain itu, mereka yang dites positif selama tes tersebut akan dirawat di rumah sakit, dan semua protokol kesehatan Covid-19 harus diikuti.

Advertisement

Penumpang juga harus ingat bahwa langkah-langkah protokol kesehatan lainnya, seperti memakai masker, menjaga jarak sosial, dan bahkan mencuci tangan terus dilakukan.

"Relaksasi langkah-langkah memperhitungkan tingkat imunisasi yang tinggi (terhadap Covid-19) di negara itu, dengan tiga dosis dan dosis booster diberikan kepada sebagian besar populasi," kata Francisco Duran dalam sebuah pernyataan.
 
Havana adalah tujuan Kuba yang paling dicari, dan sekarang wisatawan dapat berharap untuk mengunjungi kota yang indah tanpa banyak kerumitan karena aturan perjalanan selama pandemi.

Advertisement

Negara ini telah berhasil memvaksinasi lebih dari 9,9 juta penduduk dari 11,2 juta penduduknya. Ada total 619 kasus infeksi Covid-19 baru di Kuba, dengan satu kematian.

Advertisement