INDUSTRY.co.id, Jakarta-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pada tahun 2024 kasus stunting turun hingga di bawah 14 persen, sehingga diperlukan langkah-langkah terpadu.
“Mulai calon pengantin harus disiapkan, agar mereka tahu apa yang harus disiapkan sebelum nanti menikah, perlu pendampingan calon calon pengantin agar setelah menikah itu bisa tahu apa yang harus dilakukan,” ucapnya.
Presiden juga menekankan soal pentingnya gizi anak agar target pemerintah menurunkan angka stunting dapat tercapai. “Yang kedua tadi juga intervensi gizi anak-anak, urusan pemberian makanan tambahan pada anak,” ungkapnya.
Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa rata-rata kasus stunting terjadi pada rumah-rumah yang tidak layak huni.
“Rumah-rumah yang kita tahu, rata-rata memang yang stunting itu tinggal di rumah yang tidak layak huni, dan ini yang juga akan kita intervensi,” ujar Presiden.
Kepala Negara juga menambahkan, untuk menurunkan kasus stunting hingga di bawah 14 persen, perlu adanya intervensi terpadu dari pemerintah dan masyarakat, di antaranya urusan air.
Dalam rangka itu, Menyambut bulan suci Ramadan 1443 Hijriah, SiCepat Ekspres melalui Corporate Social Responsibility (CSR) memanfaatkan momentum dengan berbagi kebaikan dalam tema #YukSelaluBerbagi. Melalui program ini, SiCepat Ekspres berkolaborasi bersama Dinas Sosial Kota Semarang dalam membagikan 1000 paket bantuan sembako kepada masyarakat di wilayah Semarang (Kamis, 31/03/2022).
Paket bantuan sembako ini ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana alam, lansia, kelompok disabilitas, tenaga kebersihan, dan anak dengan penderita stunting di Kota Semarang.
Penyerahan simbolis paket bantuan diterima oleh Drs. Mukhamad Khadik, M.Si selaku Sekretariat Daerah, Asisten Pemerintahan Kota Semarang, Drs. Margo Haryadi, M.M. selaku Sekretaris Kecamatan Semarang Utara dan Rangga Andriana selaku perwakilan SiCepat Ekspres di Balai Kota Semarang.
Drs. Mukhamad Khadik, M.Si, Asisten Pemerintahan Kota Semarang, menyampaikan, ‘’Saya mewakili Walikota Semarang mengucapkan terima kasih kepada SiCepat Ekspres atas partisipasi dan kepedulian yang diberikan kepada warga kami di Kota Semarang. Hal ini merupakan salah satu bentuk kerja sama untuk memajukan Kota Semarang. Kami juga mendoakan agar SiCepat
Ekspres semakin sukses agar dapat melanjutkan pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan”.
Drs. Margo Haryadi menyebutkan bahwa bantuan paket sembako SiCepat Ekspres didistribusikan kepada pengidap stunting dikarenakan wilayah Kelurahan Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara memiliki kasus stunting tertinggi di Kota Semarang.
Di waktu yang bersamaan, SiCepat Ekspres juga menyalurkan 500 paket sembako sebagai bentuk dukungan program sentra vaksinasi yang diselenggarakan oleh Polsek Pademangan Jakarta Utara. Penyerahan simbolis dilakukan oleh perwakilan tim Corporate Social Responsibility SiCepat Ekspres bersama Inspektur Polisi Satu Beni Simbolon, SH. MA selaku Kanit Intelkam Polsek Pademangan dan dan AKP Sukiyanto SH selaku Wakapolsek Pademangan di Balai RW 04 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada SiCepat Ekspres atas bantuan berupa 500 paket sembako yang diberikan sebagai bentuk kolaborasi dengan Polsek Pademangan dalam percepatan vaksinasi booster. Hal ini juga sejalan dengan program kami ke depannya, yaitu membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi booster sebelum Hari Raya Idul Fitri yang ditargetkan kepada 80% masyarakat. Program pemberian paket sembako di masa pandemi ini bermanfaat untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.’’ jelas Inspektur Polisi Satu Beni Simbolon, SH. MA.
The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres menyampaikan, “Menjelang bulan suci Ramadan, SiCepat Ekspres berkomitmen untuk terus menyebarkan kebaikan kepada masyarakat sejalan dengan campaign #YukSelaluBerbagi. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di bulan puasa.”