INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengapresiasi kesiapan Pertamina menghadapi musim mudik tahun ini. Salah satu inovasinya adalah motor satuan tugas (satgas) Pertamina yang akan digunakan untuk 'jemput bola' mengantisipasi pasokan BBM di jalur mudik.

"Saya apresiasi inovasi-inovasi dari Pertamina untuk mengamankan pasokan BBM jelang lebaran 2017. Salah satunya adalah adanya motor yang membawa drum Pertamax dan Pertamax Dex ini," kata Jonan ketika mengunjungi Depo BBM di Plumpang, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Untuk melayani mudik tahun ini, Pertamina juga menyediakan 61 titik Kios Pertamax agar pemudik dapat membeli Bahan Bakar Khusus (BBK) Pertamax Series dalam kemasan. Bagi mereka yang membutuhkan tempat istirahat, Pertamina menyiapkan Serambi Pertamax yang berada di 10 SPBU.

Dalam rangka mengantisipasi kemacetan, Pertamina juga menempatkan 90 motor Satgas BBM dan Tanki Flow Station di Jawa Barat (2) , Jawa Tengah (9) dan Jawa Timur (1). Mobil tersebut akan berada di titik rawan seperti di jalur fungsional Brexit sampai Gringsing.

Pemerintah dan Pertamina akan melakukan pemantauan langsung kesiapan pasokan BBM dan LPG di berbagai daerah, termasuk di Jakarta dan Jawa Barat. �Berdasarkan hasil pemantauan, kami melihat kesiapan BBM dan LPG oleh Pertamina sudah cukup baik", katanya.

Dalam hal kesiapan distribusi BBM, lanjut Jonan, Pertamina memiliki konsep skenario antisipasi yang disebut Reguler Alternative Emergency (Alih Supply Antar Depot) atau RAE Plan jika terjadi lonjakan permintaan BBM oleh konsumen. "Secara khusus Kementerian ESDM mengapresiasi kerjasama yang sudah dibangun Pertamina dengan beberapa pihak seperti Kepolisian dan Dinas Perhubungan guna mengamankan jalur distribusi BBM. Tidak saja di Jakarta dan Jawa Barat tapi juga di seluruh wilayah Indonesia" ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Massa Manik mengatakan, Pertamina telah membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas) untuk pemantauan ketersediaan BBM dan LPG serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat konsumen, baik di Kantor Pusat maupun setiap kantor Region Pertamina. Langkah lainnya adalah memonitor stok BBM dan Avtur di seluruh Terminal BBM dan DPPU, khususnya di sepanjang jalur mudik utama, yaitu jalur Pantura, Jawa Tengah, dan Selatan Jawa, di Banyuwangi untuk penyeberangan menuju Bali, dan Merak menuju Sumatera. "Kami ingin memastikan kebutuhan BBM untuk pemudik terpenuhi," ujarnya.

Selain itu, Pertamina terus menjaga stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi aman. Ketahanan stok Premium akan mencapai 24 hari, Solar 26 hari, Dex 37 hari, Avtur 22 hari, dan LPG 16 Hari. Seiring dengan peningkatan konsumsi Pertamax dan Pertalite, Pertamina menjaga stok Pertamax 24 hari, Pertamax Turbo 22 hari, dan Pertalite 21 hari.(ant)