INDUSTRY.co.id, Jakarta - Untuk mendukung peningkatan kualitas kepariwisataan Indonesia, salah satunya dibidang Sumber Daya Manusia (SDM), maka dari itu Kementerian Pariwisata dan Korea International Cooperation Agency (KOICA) mengadakan kesepakatan mengenai Tenaga Sukarela World Friends KOICA.
Menurut Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Prof. Dr. H.M. Ahman Sya mengatakan bahwa, fokus dalam kesepakatan diantara Kementerian Pariwisata bersama dengan KOICA befokus pada Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang pariwisata.
"Kami sudah bekerjaaama dengan Korea sudah lama apalagi dalam pembinaan SDM, dan Kami bersungguh-sungguh dan lebih insentif karena turis asal Korea mempunyao potensi yang besar untuk berkunjung ke Indonesia," ujarnya di Hotel Harris Vertue Harmoni, Jakarta, Selasa (13/6/2017).
Bahwa, tambah Dia, untuk mencapai kunjungan wisatawan, Indonesia memiliki 10 Bali Baru yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo.
"Dari 10 Destinasi Prioritas, kita tetapkan 3 top-nya yaitu Borobudur, Danau Toba dan Mandalika," sambungnya.
Ahman mengungkapkan, saat ini tenaga volunteer dari KOICA sudah ada 43 orang yang tersebar di 10 Destinasi Prioritas. Tetapi, saat ini difokuskan kepada top 3 destinasi prioritas tersebut.
Selain itu, menurut Country Director KOICA indonesia Office, Oh Gi Youn menyatakan, "Pihaknya akan berupaya untuk membantu pariwisata Indonesia khususnya dalam kepariwisataan dalam bidang pemanfataan Sumber Daya Manusia (SDM)," paparnya.
Adapun kegiatan yang diselenggaakan para voulenteer KOICA di Indonesia, yakni kegiatan Korean Language for Tourist Guide, Korean Language for Tourism Institute, Korean Culinary and Patisserie, Information and Communication Techonologi on Tourism, Tourism Marketing and Promotion dan, Tourism Product Development.
"Diharapkan, dengan kesepakatan ini para voulenteer asal Korea jika balik ke negara asalnya bisa mempromosikan pariwisata Indonesia, dan kunjungan wistawan ke Indonesia meningkat," pungkas Ahman Sya