Pupuk Indonesia Teken Mou Dengan Pertamina dan Mitsubishi Kembangkan Bisnis Hidrogen dan Blue Ammonia

Oleh : Hariyanto | Jumat, 04 Maret 2022 - 10:51 WIB

Penandatanganan MoU Pupuk Indonesia Dengan Pertamina dan Mitsubishi
Penandatanganan MoU Pupuk Indonesia Dengan Pertamina dan Mitsubishi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) kian serius mendukung program dekarbonisasi pemerintah yang diwujudkqn melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang mengembangkan bisnis Green Hydrogen dan Green Ammonia Value Chain serta Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) dengan  PT Pertamina (Persero) dan Mitsubishi Corporation.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman mengatakan bahwa pengembangan bisnis hidrogen dan green maupun blue amonnia ini sejalan dengan program besar pemerintah dalam menurunkan emisi sebesar 29 persen pada tahun 2030.

Lebih lanjut Bakir mengatakan bahwa kegiatan MoU ini juga merupakan kelanjutan dari kerjasama yang juga telah ditandatangani antara Pupuk Indonesia, Pertamina dan PT PLN.

“Oleh karena itu, Pupuk Indonesia dengan senang hati menyambut, dan akan mendukung penuh kerjasama dengan Pertamina dan Mitsubishi ini untuk pengembangan lebih lanjut green hydrogen, green ammonia dan blue ammonia,” kata Bakir dalam keteranganya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (4/3/2022).

Green Hydrogen adalah hidrogen yang dihasilkan dari pembangkit listrik energi terbarukan (EBT) seperti tenaga surya, bayu atau air. Sementara Green dan Blue Amonnia bisa menjadi bahan bakar produksi seperti pupuk hingga alat berat.

Pupuk Indonesia, dikatakan Bakir merupakan salah satu produsen utama amoniak di dunia, dengan begitu dirinya mengaku sangat optimistis bahwa kerjasama mengembangkan bisnis Green Hydrogen dan Green Ammonia Value Chain serta Carbon Capture Utilization and Storage berdampak baik bagi semua pihak yang terlibat.

Bakir menceritakan bahwa proses mengangkut hidrogen saat ini masih sulit dan mahal. Sehingga melalui kerjasama ini proses pengangkutan hidrogen dilakukan dalam bentuk amonnia sebagai metode transportasi alternatif utama agar lebih terjangkau.

Menurut Bakir, Pupuk Indonesia sangat berpengalaman mengoperasikan pabrik amoniak, dengan begitu Pupuk Indonesia akan mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan dan realisasi pabrik amoniak hijau dan amoniak biru di Indonesia.

“Kita semua telah mengetahui bahwa Mitsubishi adalah perusahaan terkemuka baik sebagai investor maupun offtaker amonia. Maka dari itu, kami sangat berharap MoU ini dapat segera direalisasikan menjadi sesuatu yang lebih konkrit, tidak hanya sekedar kajian tetapi juga pengembangan proyek,” kata Bakir.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengatakan bahwa kerjasama antara Pupuk Indonesia, Pertamina, dan Mitsubishi merupakan bentuk nyata menjalankan program dekarbonisasi yang sebelumnya juga merupakan bagian dari misi Green Industry Cluster yang telah disepakati dan diresmikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Pertamina, dan Pupuk Indonesia sebelumnya.

Pahala menekankan, pada kegiatan Presidensi G20 yang akan berlangsung Oktober mendatang, pemerintah Indonesia dan BUMN ingin menunjukan kepada dunia tentang keberhasilan transisi energi yang tengah digarap, salah satunya dengan melakukan pensiun dini (early retirement) PLTU batu bara. Namun, itu semua, dapat terwujud dengan adanya kolaborasi dan sinergi yang kuat antar negara dan swasta. 

“Kami sangat berkomitmen untuk memastikan Indonesia bisa mengurangi emisi gas rumah kaca berdasarkan National Determined Contribution (NDC) hingga 29% pada 2030, tetapi kami tidak bisa melakukannya sendirian. Kami tahu bahwa untuk mewujudkannya, kuncinya adalah Partnership," ujar Pahala.

Perlu diketahui, kesepakatan kerja sama ini ditandatangani  Direktur Strategi, Portofolio & Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rachman, Direktur Portofolio & Pengembangan Usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) Jamsaton Nababan dan Kepala Perwakilan Jakarta – Indonesia, Takuji Konzo, di Jakarta, Selasa, 1 Maret 2022.

Selain Wakil Menteri BUMN I, Pahala N. Mansury , hadir juga dalam penandatangan kerja sama ini yaitu Asisten Deputi Bidang Industri Energi, Minyak dan Gas Kementerian BUMN, Abdi Mustakim dan Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN, Zuryati Simbolon.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pendapatan Bersih tumbuh 106,23%, Segmen Penjualan Unit Alat Berat Tumbuh 135,49%

Senin, 16 Mei 2022 - 17:53 WIB

Dahsyat Tembus 295%, Pertumbuhan Laba Bersih KOBEX pada Triwulan I-2022

Jakarta – PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) penyedia alat berat terintegrasi, membukukan pencapaian positif pada tiga bulan pertama 2022.

Mantan Politikus Laksamana Sukardi Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak.

Senin, 16 Mei 2022 - 17:42 WIB

Mantan Politikus Laksamana Sukardi Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak.

Mantan politikus PDIP dan Menteri BUMN Kabinet Gotong Royong, Laksamana Sukardi (LS), menggandeng seniman Harry Tjahjono untuk membuat konten youtube ramah anak.

Destinasi Wisata Cicalengka Dreamland, Bandung, Jawa Barat ( Instagram/@pianpian)

Senin, 16 Mei 2022 - 17:30 WIB

Genjot Pariwisata, Bandung Harus Punya Ciri Khas Sebagai Kota Wisata

Salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut sejumlah tempat wisata yang ada di Ibu Kota Jawa Barat itu perlu memiliki ciri khas yang…

Petugas memeriksa kesehatan mulut Sapi

Senin, 16 Mei 2022 - 16:51 WIB

Untuk Kurban, HPDKI Persiapkan Ternaknya Aman dan Sehat dari PMK

Terkait dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa kabupaten di Jawa Timur dan di Aceh, Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) gerak cepat mengkoordinasikan seluruh…

Perancis Hapus Pajak Progresif, CPO Dalam Negeri Naik

Senin, 16 Mei 2022 - 16:50 WIB

Para pemangku Kelapa Sawit Desak Pemerintah Evaluasi Larangan CPO dan produk turunannya

Jakarta – Sejumlah indikator makro ekonomi Indonesia melemah pada periode April dan Mei tahun ini. Cadangan devisa nasional turun dan nilai tukar rupiah mulai melemah terhadap dolar AS.