INDUSTRY.co.id - Jakarta - Zyllem, perusahaan SaaS (Software as a Service) terdepan dalam pengelolaan logistik, telah mengumumkan ekspansi di tengah pesatnya perkembangan pasar e-commerce di Indonesia.

Zyllem merupakan perangkat lunak berbasis cloud yang dapat membantu perusahaan untuk mengelola dan mengoperasikan seluruh jaringan distribusi logistik secara efisien, mudah, dan transparan. Zyllem juga sudah dipercaya berbagai perusahaan besar di Indonesia, seperti PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), Datascrip, dan Garudafood.
 
Lisa Nguyen, Chief Operations Officer dan Co-founder Zyllem mengatakan, ekonomi digital Asia Tenggara telah didorong oleh pesatnya digitalisasi baik dari konsumen maupun pelaku usaha dan perkembangan ini belum pernah terjadi sebelum pandemi. Zyllem siap mendukung pertumbuhan ini melihat banyaknya bisnis yang membutuhkan optimasi pengelolaan logistik guna memenuhi kebutuhan pelanggan.

"Meskipun demikian, Indonesia masih menduduki peringkat sebagai salah satu negara dengan biaya logistik tertinggi di Asia. Hal ini merupakan hambatan sekaligus peluang bagi Zyllem untuk memberikan solusi efisien dan terjangkau bagi bisnis lokal," kata Lisa yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (11/2/2022).
 
Joanna Pawluczuk, Head of Sales Zyllem mengatakan bahwa Indonesia memiliki jaringan logistik yang rumit dengan berbagai tantangan di setiap proses pemenuhan rantai pasokan. Menurutnya, Zyllem dapat memberikan solusi optimal dengan mencatat seluruh kegiatan operasional logistik ke dalam sebuah dasbor yang dapat dilihat dan diatur secara langsung oleh pengguna.

"Melalui solusi tersebut, Zyllem dapat mengurangi waktu perencanaan hingga 85% dan memungkinkan untuk meningkatkan produktivitas hingga 30% per hari. Sistem pengiriman yang lebih cepat dan pelacakan real-time juga membuat pengalaman nyaman dan mengurangi keluhan bagi pelanggan,” kata Joanna.

Johannes Setiadharma, Supply Chain Director PT Sinar Niaga Sejahtera mengungkapkan bahwa Zyllem telah memudahkan kegiatan operasional logistik perusahaan sehingga dapat memantau dan membuat perubahan rute yang diperlukan untuk pengiriman secara real time. "Hasil dan efisiensi yang dibawa oleh Zyllem telah membantu kami dalam mengoptimalkan operasi rantai pasokan dengan baik," katanya.

Zyllem telah bekerja sama dengan berbagai sektor usaha; F&B, farmasi, logistik, dan ritel dalam memecahkan masalah rantai pasokan mereka di seluruh Asia. Berkantor pusat di Singapura, Zyllem telah beroperasi di delapan negara di Asia dan mengelola dua juta pesanan setiap bulannya; serta 60% kegiatan tersebut berasal dari Indonesia. Wavemaker Partners, perusahaan modal ventura terkemuka juga menjadi salah satu investor utama Zyllem.