INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ikatan Pranata Humas Indonesia (Iprahumas) secara resmi menggelar 'Kick of Meeting' dengan mengusung tema GPR Together, GPR Stronger pada Sabtu 29 Januari 2022.

Tema tersebut sengaja dipilih untuk menyemangati seluruh humas pemerintah agar bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama, serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Selain ituzm, tema tersebut juga sejalan dengan tema Presidensi G20 Indonesia yang merupakan perhelatan besar Bangsa Indonesia di Tahun 2022.

Ditektur Jenderal Informasi dan Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) Usman Kansong yang turut hadir dalam acara tersebut secara virtual mengajak Iprahumas untuk ikut serta menggaungkan Presidensi G20 Indonesia yang berlangsung hampir sepanjang tahun 2022.

"Kita perlu mengorkestrasi agenda komunikasi publik nasional agar visi utama presidensi G20 tercapai. Peran kehumasan sangat sentral dan strategis dalam hal ini termasuk peran rekan-rekan Pranata Humas, menjadi punggawa pengelola kanal media layanan informasi di instansi masing-masing,” kata Usman.

Sementara itu, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Alex Denni berharap kepengurusan Iprahumas periode 2022-2024 dapat mendorong peningkatan kapasitas Pranata Humas Indonesia sehingga lebih adaptif dan agile dalam menyampaikan program kerja pemerintah dan semakin responsif terhadap dinamika masyarakat.

"Karena itu perlu untuk terus meningkatkan kompetensi dan daya saing bukan hanya pada tingkat nasional namun juga di tingkat global agar mampu memberikan kontribusi signifikan kepada pembangunan SDM di Indonesia," kata Alex.

Ketua Umum Iprahumas, Thoriq Ramdani menegaskan, tema yang di angkat pada kick off meeting ini menunjukan adanya peran strategis humas pemerintah.

“Ini salah satu bentuk komitmen Iprahumas Indonesia untuk mendukung dan menyukseskan Presidensi G20 Indonesia,” ujarnya.

Acara yang digelar secara hybrid di Kantor Kementerian Agama, Jakarta tersebut dirangkai dengan dua sesi talkshow. Tema Orkestrasi GPR untuk Narasi Tunggal, sebagai bahasan sesi pertama, mengedepankan bagaimana Iprahumas siap mendukung perhelatan Presidensi G20 Indonesia.

Talkshow sesi berikutnya mengajak mitra dan calon mitra Iprahumas dalam diskusi program kerja nasional. Pada sesi ini, Ketua Umum Iprahumas memaparkan gambaran program kerja nasional ‘Kabinet Terpesona BerAkhlak (Terpercaya, Profesional, Bertalenta-Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif)' untuk diketahui para calon mitra kerja sama.

Sesi pertama hadir secara daring, Dewan Pengarah dan Dewan Kehormatan Iprahumas, di antaranya Deputi IV Kantor Staf Presiden Juri Adrianto, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo Hasyim Gautama, Kepala Biro Humas Setneg Eddy Cahyono Sugiarto, Ketua Umum Iprahumas 2016-2018 Endah Kartikawati, dan Ketua Umum Iprahumas 2019–2021 Meylani Siahaan.

Sebagai informasi, acara ini juga dihadiri berbagai pengurus organisasi, di antaranya Perhumas, Awrago, Abdi Negara Muda, Ikatan Penerjemah Pemerintah Indonesia (IPPI), Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia, LSP PRI, Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Jurnal PRofesi Unpad, dan Monash University.