INDUSTRY.co.id, Jakarta - Jember Fashion Carnaval (JFC) 2017 saat ini sudah mulai sangat eksis di nasional, dan sudah layak untuk dipromosikan ke kancah mancanegara. Oleh karena itu, menjelang JFC 2017 pada 6 hingga 13 Agustus mendatang, dan Jember akan ditetapkan sebagai Kota Karnaval.
"JFC selama 16 tahun sudah menginspirasi banyak karnaval di tanah air, dan semua orang mengakui JFC sudah berkelas duni," ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Senin (5/6/2017)
Karena itu, Menpar Arief akan mengeluarkan SK (Surat Keputusan) untuk mengangkat Jember go international. Dari sisi cultural value, kreativitas JFC itu sudah layak dijadikan magnet untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Dengan menaikkan status, menjadi event dunia, berstandar international, ini akan mengkat JFC dan Kota Jember itu sendiri
Kemasan acaranya, fasilitasnya harus berstandar dunia, tidak lagi terkotak-kotak oleh birokrasi yang sempit. Bagi Arief Yahya, hal itu perlu dilakukan lantaran cultural value Indonesia sudah terkenal hingga ke seluruh dunia.
"Kreasi kostum karnaval Indonesia memang bagus-bagus. Dari Jember Carnaval, Banyuwangi Ethno Carnaval, Malang Carnival, Batik Solo Carnaval, nama-namanya sudah mendunia. Jadi persiapannya harus sungguh-sungguh," ujar Menpar Arief Yahya.
Jika berhubungan dengan penerbanga, tambah Dia, Jember sukses menjadi bandara peranta. Jumlah hotel di sana sudah ada sekitar 35 unit. Selanjutnya, Jember perlu mengembangkan destinasi-destinasi lainnya karena dunia sudah mengenal JFC.
"Agustus selalu ramai sekali, lalu kembali sepi sehingga JFC perlu menyiasati untuk menjual paket-paket wisata lainnya," kata Menpar.
Menurut Presiden JFC Dynand Fariz menyandang nama Kota Karnaval akan menjadikan Kota Jember lebih kreatif dan lebih bersemangat dalam bersaing di skala internasional.
Untuk tahun ini JFC 2017 mengusung tema 'Victory' yang artinya kemenangan, karena JFC telah menorehkan kemenangan tingat dunia.
Bahkan, sebagai kiblat fashion art wear JFC hanya kalah dengan Notting Hill (USA) dan (Reunion) France pada International Carnaval de Victoria 2016” di Seychelles-Afrika.
Dynand mengungkapkan, tiap perhelatan JFC selalu menyedot perhatian wisatawan asing. Bahkan para kontestan dengan wajah ceria dan penuh kreasi di catwalk jalanan kerap menjadi daya tarik media asing untuk meliput.
Sementara, Anang Hermansyah, Artis sekaligus anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IV Jember-Lumajang, menginginkan perhatian publik nasional maupun internasional bisa mengarah ke JFC, maka dari itu akan berpengaruh terhadap perekonomian di Jember dan sekitarnya.
Saya ingin membuat pameran berbentuk ekonomi kreatif Jember, jadi warga Jember dan pihak penyelenggara diminta dengan sektor lainnya seperti kuliner, UMKM, pariwisata, pendidikan, pertanian dan sektor unggulan lainnya.
mensinergikan
"Saya membayangkan, makanan dan buah-buahan yang disajikan di JFC adalah seluruhnya produk lokal Jember. Selain itu, souvenir bagi pengunjung JFC adalah produk UKM dari Jember, dan pastinya JFC akan menjadikan Jember sebagai pentas duni," pungkasnya Anang. (Kemenpar)