Buka Munas HKI ke-VIII, Menko Airlangga Sebut Kawasan Industri Bakal jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Oleh : Ridwan | Kamis, 09 September 2021 - 19:09 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Himpunan Kawasan Industri (HKI) secara resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VIII yang berlangsung mulai tanggal 9-10 September 2021.

Munas VIII HKI tahun ini secara resmi dibuka oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual. 

Dalam sambutannya, Menko Airlangga menekankan bahwa pemerintah telah menargetkan pengembangan kawasan industri yang difokuskan di luar Pulau Jawa sebanyak 27 kawasan dan 9 diantaranya merupakan kawasan industri prioritas yaitu kawasan industri Sei Mangkei, kawasan industri Bintan, kawasan industri Galang, kawasan industri Ketapang, kawasan industri Teluk Weda, kawasan industri Teluk Bintuni dan 18 kawasan lainnya.

"Tentunya pemerintah melihat kawasan-kawasan tersebut perlu terus didorong dan perlu terus menarik investasi karena sebagian kawasan-kawasan tersebut pertumbuhannya sedikit terbatas akibat pandemi Covid-19," ujar Airlangga saat membuka Munas VIII HKI secara virtual, Kamis (9/9/2021).

Untuk itu, lanjut Airlangga, diperlukan peningkatan daya saing dan daya tarik investasi demi terciptanya iklim usaha yang kondusif dan efisien.

"Tidak hanya didukung infrastruktur saja, tetapi kawasan-kawasan industri juga diharapkan memiliki pasar-pasar yang jelas dan akses logistik yang memadai," terangnya.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan, pemerintah telah memberikan berbagai insentif baik fiskal maupun nonfiskal untuk mendorong pemerataan kawasan industri di seluruh Indonesia.

Dari segi fiskal, lanjutnya, pemerintah telah memberikan insentif baik itu terkait dengan tax holiday, insentif pengurangan PPH maupun berbagai insentif pembebasan tarif PPN serta pembebasan bea masuk sesuai dengan wilayah peruntukan industrinya.

"Dari sisi nonfiskal, pemerintah menyediakan sarana prasarana penunjang terutama dalam industri-industri yang dikategorikan sebagai obyek vital nasional dan pemerintah telah memberikan kemudahan administratif," paparnya.

Airlangga memandang kawasan industri memberikan peran penting untuk menunjang pertumbuhan infrastruktur di sektor industri guna menjaga kesesuaian ruang dan agromerasi industri.

Namun, Airlangga meminta seluruh pengelola kawasan industri untuk tetap mempertimbangkan keberlangsungan lingkungan hidup, sehingga kawasan-kawasan industri bisa menjadi kawasan yang berkelanjutan.

Disisi lain, Menko Airlangga berharap Himpunan Kawasan Industri (HKI) dapat turut serta menyukseskan agenda pembangunan nasional terutama di sektor industri.

"Tentunya ini perlu dijaga kerja sama baik dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," kata Airlangga.

Dengan begitu, Airlangga optimis HKI bisa menjadi sentral daripada pertumbuhan ekonomi nasional dan masyarakat.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →