Menperin Agus Gumiwang: Kawasan Industri Jadi Senjata Baru RI Hadapi Krisis Global

Oleh : Ridwan | Rabu, 20 Mei 2026 - 19:50 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) resmi membuka kantor sekretariat barunya di Gedung Tempo Scan Tower Lantai 21, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 3–4, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). 

Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap percepatan industrialisasi nasional.

Momentum peresmian kantor baru HKI ini berlangsung bertepatan dengan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI yang menegaskan pentingnya penguatan industrialisasi dan hilirisasi nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen berdaya saing global.

"Kawasan industri memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan infrastruktur industri yang terintegrasi," kata Menperin Agus Gumiwang.

Ia menyebut penguatan sektor manufaktur dan hilirisasi sumber daya alam akan menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

Sementara itu, Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan, kantor baru tersebut menjadi simbol semangat baru HKI dalam memperkuat peran kawasan industri sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Peresmian kantor baru ini bukan sekadar perpindahan lokasi organisasi, tetapi menjadi simbol semangat baru HKI untuk terus memperkuat peran kawasan industri sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Akhmad Ma’ruf Maulana dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, kawasan industri memiliki posisi strategis dalam mendorong investasi, mempercepat hilirisasi industri, menciptakan lapangan kerja, hingga memperkuat ekspor manufaktur Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Selain membahas penguatan industrialisasi, HKI juga menyoroti dinamika nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir akibat tantangan global, mulai dari ketegangan geopolitik hingga perlambatan ekonomi dunia.

Meski demikian, HKI optimistis Indonesia masih menjadi tujuan investasi yang menarik bagi investor domestik maupun internasional.

Akhmad Ma’ruf Maulana menilai investasi yang terus masuk ke sektor industri nasional akan menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas rupiah.

“Kami memandang situasi ini dengan realistis namun tetap optimistis. Indonesia memiliki pasar domestik yang besar, bonus demografi, posisi strategis di rantai pasok global, serta kebutuhan industrialisasi yang masih sangat besar,” katanya.

Menurut HKI, penguatan sektor industri dan investasi produktif akan berdampak langsung terhadap meningkatnya aktivitas manufaktur, penyerapan tenaga kerja, hingga peningkatan devisa ekspor nasional.

HKI juga mendorong pemerintah mempercepat perizinan investasi, memastikan kepastian tata ruang, memperkuat infrastruktur energi dan logistik, serta menyinkronkan kebijakan pusat dan daerah demi menjaga kepercayaan investor.

“Kepercayaan investor lahir dari kepastian dan konsistensi kebijakan. Ketika iklim investasi dijaga dengan baik, industri akan bergerak, lapangan kerja tumbuh, ekspor meningkat, dan ekonomi nasional akan semakin kuat menghadapi tekanan global,” tutup Akhmad Ma’ruf Maulana.